Home Cari

mujahidin 2014 - Hasil Pencarian

Jika Anda merasa hasil pencarian kurang akurat, coba deh cari dengan kata kunci yang berbeda :)

Mujahidin 2014


We provide another result for Mujahidin 2014 at other webs or blogs around the world. This page powered by Google, Yahoo and Bing. You can search anything or different keyword using our powerful Search Form below:


Article Mujahidin 2014 on other source:

0 6
foto ilustrasi

PAKISTAN (Arrahmah.com) – Mujahid Fazle Ar-Rahman Khalil, Amir Harakah Al-Mujahidin yang berbasis di Pakistan dan terdaftar sebagai Organisasi “Teroris” Asing pada tahun 1997, telah ditambahkan ke dalam daftar Khusus “Teroris” Internasional AS.

Khalil dilaporkan turut menandatangani fatwa Syaikh Usamah bin Ladin pada tahun 1998 yang menyatakan perang terhadap salibis Amerika Serikat dan zionis “Israel”, lansir LWJ pada Selasa (30/9/2014).

Jadi saat ini, Departemen Keuangan AS telah menambahkan Khalil ke dalam daftar Khusus “Teroris” Internasional.

Harakah Al-Mujahidin diklaim AS sebagai organisasi teroris yang melatih militan dan mendukung kegiatan banyak kelompok-kelompok “ekstremis brutal” paling dikenal dan termasuk Al-Qaeda.

Penunjukan Khalil berlangsung kurang dari dua bulan setelah Departemen Luar Negeri AS memperbarui Harakah Al-Mujahidin ke dalam daftar Organisasi “Teroris” Asing.

Dalam pembaruan itu, AS mencatat bahwa Harakah Al-Mujahidin “beroperasi di Pakistan, dan terlibat dalam kegiatan ‘teroris’ di Kashmir, India, Pakistan, dan Afghanistan” dan “juga mengoperasikan kamp-kamp pelatihan ‘teroris’ di Afghanistan timur.”

(banan/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/10/01/salibis-as-memasukan-amir-harakah-al-mujahidin-ke-dalam-daftar-teroris-internasional.html

Category: berita

0 10
Tentara Israel ketakutan - 1

PALESTINA (Arrahmah.com) – Polisi militer “Israel” telah membuka penyelidikan setelah tiga anggota unit militer mereka melakukan aksi bunuh diri, sejumlah sumber mengungkapkan pada Senin (29/9/2014), seperti dilansir MEMO.

Para tentara pengecut dari Brigade Givati​​ tersebut telah mengambil bagian dalam operasi darat selama agresi “Israel” baru-baru ini di Gaza. Mereka melakukan bunuh diri setelah perang “Israel” yang menindas rakyat Gaza itu berakhir.

Menurut harian Maariv “Israel“, dalam tiga kasus ini diketahui bahwa peluru dari senjata pribadi mereka sendirilah yang menyebabkan kematian mereka. Dua tentara menembak dirinya di pangkalan militer di sepanjang perbatasan Jalur Gaza.

Ketiga kasus itu serupa, kata surat kabar itu, karena adanya senjata pribadi yang ditemukan di samping para tentara yang tewas, sementara investigasi diharapkan bisa mengungkap bagaimana bunuh diri itu mereka lakukan.

Maariv melaporkan seorang perwira militer kejiwaan senior mengatakan ada delapan tentara mereka yang bunuh diri tahun lalu, angka terendah sejak dibentuknya kesatuan tentara “Israel”.

Militer “Israel” telah meluncurkan serangan terhadap warga sipil yang tak berdosa selama 51 hari agresi di Jalur Gaza. Mujahidin Brigade Asy-Syahid Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas, dengan gencar terus melawan serangan biadab penjajah zionis Yahudi dengan menembakkan sejumlah roket selama hari-hari pertempuran hingga membuat stres para tentara pengecut “Israel” itu.

(banan/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/10/01/stres-hadapi-mujahidin-tiga-tentara-penjajah-israel-bunuh-diri-setelah-perang-di-gaza.html

Category: berita

0 8
aqap003

PAKISTAN (Arrahmah.com) – Mujahidin Al-Qaeda di Anak Benua India atau Al Qaeda in the Indian Subcontinent (AQIS), cabang terbaru dari organisasi jihad global Al-Qaeda, telah merilis sembilan halaman pernyataan yang menjelaskan operasi penargetan mereka terhadap angkatan laut Amerika dan India pada Sabtu (6/9/2014) lalu.

AQIS mengatakan operasi itu adalah bagian dari “rencana untuk menyerang kekuatan militer Amerika di lautan” yang dipersiapkan “atas perintah [Amir Al-Qaeda] Syaikh Aiman Az-Zhawahiri,” lansir LWJ.

Juru bicara AQIS, Usamah Mahmud menyatakan bahwa pemerintah Pakistan telah menutup-nutupi operasi tersebut dan liputan media yang sejauh ini tidak menjelaskan secara akurat apa yang terjadi sebenarnya. Oleh karena itu, Usamah telah merilis respon Al-Qaeda terkait hal ini pada akun Twitter-nya.

Berikut ini adalah sebuah ringkasan dari rilisan AQIS. Tidak satu pun dari rincian ini yang dikabarkan atau dikonfirmasi secara terbuka oleh pejabat intelijen AS.

Semua kutipan ini berasal dari pernyataan yang dikeluarkan oleh Usamah. AQIS mengungkapkan bahwa operasi mereka telah menyebabkan kerusakan yang lebih parah dari yang diakui oleh pemerintah Pakistan.

“Operasi itu digambarkan sebagai serangan terhadap galangan kapal angkatan laut oleh ‘orang luar’ yang telah menyusup terhadap fasilitas tersebut,” tapi AQIS mengungkapkan bahwa “operasi ini berlangsung di bawah pimpinan dua bersaudara dari Al-Qaeda di Anak Benua [India], yaitu Oweis Jakhrani (mantan Letnan Kedua di Angkatan Laut Pakistan) dan Zeeshan Rafik (Letnan Kedua).”

aqap002

Kanan ke kiri: Mujahid Oweis Jakhrani (mantan Letnan Kedua di Angkatan Laut Pakistan) dan Mujahid Zeeshan Rafik (Letnan Kedua)

Dokumen AQIS memasukkan foto-foto keduanya, Jakhrani dan Rafik. Jakhrani bukanlah tentara AL aktif pada saat melakukan serangan, menurut AQIS, sebab dia “baru saja mengundurkan diri dari AL Pakistan karena iman dan semangatnya.” Semua anggota Al-Qaeda lainnya “yang mendapatkan syahid [InsyaaAllah] selama operasi ini sedang bertugas sebagai tentara di AL Pakistan.”

Tujuan dari operasi ini adalah untuk “mengambil kendali dua kapal perang penting milik AL Pakistan,” PNS Zulfiqar dan PNS Aslat. “Ada beberapa Mujahid di dalam kedua kapal itu dan mereka dilengkapi senjata yang diperlukan dan bahan peledak yang dibutuhkan untuk operasi ini,” tulis AQIS.

Tim Al-Qaeda pertama berada di kapal PNS Zulfiqar, yang meninggalkan Karachi pada 3 September dan diduga dijadwalkan “untuk mengisi bahan bakar di kapal pasokan USS (kapal tanker minyak AS), yang merupakan salah satu kapal angkatan laut Amerika yang paling penting setelah kapal induk.”

“Saat PNS Zulfiqar sedang mengisi bahan bakar, beberapa Mujahid muncul dan menyerang serta menghancurkan kapal tanker minyak Amerika dengan senjata anti-pesawat 72 mm terhadap kapal mereka.”

Selain itu, mujahidin lainnya di kapal PNS Zulfiqar bersiap untuk “menargetkan kapal perang Amerika yang melindungi kapal tanker menggunakan empat rudal kendali anti-kapal,” jika mereka berhasil, tim Al-Qaeda lainnya akan menggunakan senjata apa pun yang tersisa untuk menyerang atau menghancurkan kapal perang Amerika dan koalisi yang ada di sekitarnya, dan berjuang hingga meraih syahid.”

Tim penyerang kedua berada di kapal PNS Aslat “dengan senjata dan bahan peledak.” Menurut rencana, tim mujahidin kedua akan mengambil alih PNS Aslat, “yang berada dekat pantai Karachi,” dan mengarahkannya ke arah perairan India untuk menyerang kapal perang India dengan rudal anti-kapal.” “Jika kebetulan bertemu kapal lainnya, termasuk kapal perang Amerika, maka Mujahidin AQIS akan menggunakan PNS Aslat untuk menyerang mereka.

AQIS melanjutkan dengan mengungkapkan kejadian sebenarnya secara rinci dan sangat berbeda dari apa yang dikatakan oleh sumber-sumber militer Pakistan.

Kelompok jihad ini mengatakan bahwa PNS Zulfiqar berangkat dari Karachi pada 3 September dan menyiratkan bahwa baku tembak antara Mujahidin Al-Qaeda dan tentara di Angkatan Laut Pakistan terjadi jauh di Samudera Hindia. Sedangkan sumber Pakistan mengatakan bahwa serangan itu terjadi di galangan kapal Angkatan Laut di Karachi.

AQIS mempertanyakan waktu pengumuman Angkatan Laut Pakistan setelah serangan itu terjadi, AQIS mengatakan, mengapa menunggu beberapa hari untuk memberitakannya ke publik. Pernyataan itu berbunyi: “Apakah penundaan pengumuman dikarenakan butuh waktu tiga hari untuk menghapus bukti baku tembak di kapal PNS Zulfiqar dan memperbaiki kerusakan di kapal tersebut? Atau karena butuh waktu tiga hari untuk kapal itu kembali ke Karachi setelah pertempuran terjadi di kapal?”

Selain itu, AQIS juga mengatakan bahwa serangan terhadap PNS Aslat adalah operasi yang dilakukan orang dalam dan kapal itu “tidak diserang dari luar,” sebagaimana yang diklaim oleh militer Pakistan. AQIS mengatakan bahwa Pakistan menutupi keberhasilan Mujahidin dan kerugian moral dan material serta kerusakan yang mereka derita. Pakistan tidak ingin publik tahu bahwa seruan untuk berjihad kini mulai menarik bahkan tentara dari Angkatan Bersenjata.”

AQIS mengatakan bahwa pemerintah Pakistan juga menyembunyikan identitas para penyerang lainnya dari masyarakat, karena ingin menghindari rasa malu lebih lanjut atas fakta bahwa sisa dari para syuhada adalah anggota dari AL Pakistan.

Kata pengantar pernyataan AQIS ini menjelaskan motivasi mereka di balik serangan yang direncanakan pada dua kapal penyerang Pakistan. AQIS menjelaskan, bahwa Pakistan mengambil bagian dalam Rencana Kampanye Koalisi Maritim (CMCP), yang menjadikan Pakistan termasuk dari bagian koalisi perang salib terhadap Islam.

Selain mengamankan “rute-rute perdagangan maritim untuk pengiriman komersial Amerika dan negara-negara besar lainnya, CMCP juga berpartisipasi dalam apa yang disebut dengan perang melawan teror (yaitu Perang Salib yang dipimpin Amerika terhadap dunia Muslim” dan mencegah “kemungkinan serangan Mujahidin dari lautan.” CMCP juga menyediakan dukungan logistik untuk pasukan Amerika dan sekutunya (NATO) yang menjajah Afghanistan dan mengkonsolidasikan “cengkeraman mereka di perairan dunia Islam” sambil “mengepung dunia Muslim dari arah lautan.”

Pernyataan AQIS diakhiri dengan beberapa pesan. Yang pertama ditujukan kepada umat Islam di Gaza, dan menyeru untuk membalas “darah yang tertumpah di wilayah Palestina yang diduduki penjajah. Pesan lain ditujukan kepada umat Islam dan para mujahid, agar tidak lupa pula mengobarkan jihad di lautan menjadi salah satu prioritas mereka,” ungkap AQIS.

Dan pesan terakhir kepada “Perwira dan Tentara di Angkatan Bersenjata di Negara (mayoritas) Muslim.” AQIS mengatakan, tentara Angkatan Laut Pakistan bertanggung jawab atas dua serangan pada 6 September, dan agar itu menjadi contoh bagi seluruh Muslim yang bertugas di angkatan bersenjata. AQIS juga menyalahkan Angkatan Darat Pakistan, dan mengatakan bahwa para jenderalnya telah menunjukkan loyalitas seorang budak kepada tuannya (AS) dan telah mengabdikan seluruh Angkatan Bersenjata untuk membela kepentingan Amerika.

AQIS menyimpulkan dengan mengatakan bahwa semua Muslim yang bertugas di angkatan bersenjata harus berjihad jika mereka ingin masuk surga dan menghindari neraka.

Berikut ini adalah beberapa foto yang dirilis AQIS dalam pernyataan ini:

AQIS menyatakan bahwa salah satu anggotanya memantau pergerakan Jenderal Ashfaq Pervez Kiyani, mantan Kepala Angkatan Darat Pakistan, saat dia mengunjungi sebuah kapal perang Amerika. AQIS mengatakan bahwa anggotanya telah melacak Kiyani pada layar komputer dari sistem kontrol rudal yang terpasang pada kapal perang Pakistan. Ini menunjukkan bahwa AQIS melakukan serangan dari dalam bersama anggota AL Pakistan yang bertaubat dan bergabung dengan mujahidin.

aqap005

Foto kapal tanker AS mengisikan bahan bakar kapal pengawal

aqap004

Foto kapal PNS Aslat

(banan/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/10/01/mujahidin-aqis-merilis-pernyataan-terkait-operasi-terhadap-angkatan-laut-as.html

Category: berita

0 7
aleppo 2

DAMASKUS (Arrahmah.com) – Mujahidin Islam pada hari Selasa (30/9/2014) berhasil merebut markas cabang Dinas Intelijen Suriah di pinggiran Damaskus, Al-Jazeera melaporkan.

Para aktivis melaporkan mujahidin Jabhah Nushrah dan mujahidin Liwa’ Ummul Qura berhasil merebut markas cabang Dinas Intelijen Angkatan Udara Suriah yang terletak di antara kota Harasta dan kota Arben, distrik Ghautah Timur. Kedua kelompok jihad Islam tersebut juga berhasil merebut markas militer rezim Nushairiyah yang terletak di antara desa Jaubar dan desa Qabun, ibukota Damaskus.

Kedua kelompok jihad tersebut merebut markas cabang Dinas Intelijen Angkatan Udara setelah menggelar operasi gabungan sejak Selasa (30/9/2014) pagi. Pada awal pertempuran sengit, mujahidin berhasil menguasai gedung An-Nufus yang berhadapan dengan gedung markas cabang Dinas Intelijen Angkatan Udara. Setelah itu mujahidin menggempur dan menduduki markas cabang Dinas Intelijen Angkatan Udara.

Kemenangan ini merupakan kemajuan pesat yang berhasil diraih oleh mujahidin di propinsi pinggiran Damaskus. Markas cabang Dinas Intelijen Angkatan Udara selama ini menjadi batu sandungan terpenting bagi pergerakan maju mujahidin Islam menuju ibukota Damaskus dari arah timur laut.

Beberapa jam setelah mujahidin Islam merebut markas cabang Dinas Intelijen Angkatan Udara, kawasan tersebut mendapatkan lebih dari 16 kali serangan udara oleh rezim Nushairiyah. Serangan udara tersebut disusul oleh bombardir rudal dan artileri yang massif oleh rezim Nushairiyah.

Al-Jazeera melaporkan jatuhnya markas cabang Dinas Intelijen Angkatan Udara ke tangan mujahidin terjadi beberapa hari setelah rezim Nushairiyah merebut kembali kota Adra, dan merebut kembali kota Malihah beberapa pekan sebelumnya.

(muhib al majdi/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/10/01/allahu-akbar-mujahidin-merebut-markas-cabang-dinas-intelijen-di-pinggiran-damaskus.html

Category: berita

0 8
tank jabhah

DAMASKUS (Arrahmah.com) – Kelompok jihad Jaisyul Islam, salah satu unsur dalam Jabhah Islamiyah, mengumumkan anggotanya pada hari Ahad (26/9/2014) berhasil menyerang sebuah menara pengawas yang dikuasai oleh pasukan rezim Nushairiyah Suriah di desa Jaubar, ibukota Damaskus.

Mujahidin Jaisyul Islam menyerang menara pengawas militer tersebut dengan tembakan beberapa buah tank. Serangan gencar itu menewaskan puluhan tentara Bashar Asad, Ad-Durar Asy-Syamiyah melaporkan.

Mujahidin Jaisyul Islam juga mengumumkan telah berhasil menghancurkan sebuah truk militer dan menewaskan empat tentara Nushairiyah di dalam truk tersebut. Peristiwa itu terjadi dalam pertempuran sengit antara mujahidin Jaisyul Islam dan pasukan Nushairiyah di wilayah pertanian desa Deir Ashafier, pinggiran Damaskus.

Jaisyul Islam dibawah pimpinan amirnya Syaikh Zahran Al-Alusy adalah kelompok jihad pertama di Suriah yang membentuk pasukan tank, setelah sukses merebut markas pasukan tank rezim Nushairiyah Suriah di propinsi pinggiran Damaskus.

(muhib al majdi/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/10/01/mujahidin-jabhah-islamiyah-menewaskan-puluhan-tentara-rezim-di-desa-jaubar-damaskus.html

Category: berita

0 13
AR-AQAP3

YAMAN (Arrahmah.com) – Mujahidin Al-Qaeda di Jazirah Arab atau Al-Qaeda di Arabian Peninsula (AQAP) menyatakan bertanggung jawab atas empat serangan terpisah yang menargetkan militer boneka Yaman dan pemberontak Syiah Houtsi, yang baru-baru ini telah menguasai sebagian besar ibukota Sana’a. Serangan-serangan tersebut dilancarkan di Shabwa, Marib, dan provinsi Baydha dan mengakibatkan kematian lebih dari 20 musuh, lansir LWJ.

Serangan awal AQAP dilancarkan pada Ahad (28/9/2014) menargetkan tentara boneka Yaman saat mereka mengendarai truk bermuatan logistik sepanjang jalan yang menghubungkan kota-kota Gol Al-Raydah dan Rudhoum di wilayah Mayfa’a provinsi Shabwa.

Menurut pernyataan AQAP, para pejuang mereka melaju bersama truk itu sebelum melancarkan tembakan senapan mesin pada delapan tentara boneka Yaman di lokasi. AQAP menyatakan bahwa lima tentara boneka Yaman tewas dan tiga lainnya luka-luka akibat serangan tersebut.

Selain itu, pernyataan AQAP juga menyampaikan bahwa serangan kelompok pada personil militer dan fasilitas tentara boneka Yaman di wilayah Mayfa’a Shabwa telah merenggut nyawa lebih dari 50 tentara boneka Yaman dalam waktu sekitar satu bulan.

Serangan awal AQAP pada Ahad (28/9) secara khusus menargetkan pemberontak Syiah Houtsi yang telah mengkonsolidasikan kekuasaan mereka di Sana’a selama lebih dari seminggu. AQAP telah menyerukan perang terbuka terhadap para pemberontak Houtsi.

Serangan kedua pada hari itu berlangsung sepanjang sore hari di wilayah Majzar Marib, ketika seorang Mujahidin AQAP melancarkan serangan syahid menggunakan bom mobil yang menargetkan Rumah Sakit Al-Jafra yang diduduki pemberontak Syiah Houtsi.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis di Twitter oleh sebuah akun yang berafiliasi dengan AQAP, kelompok jihad ini menyatakan bertanggung jawab atas serangan di Marib dan mengidentifikasi mujahid yang melancarkan operasi istisyadiyah sebagai Abu Jandal Al-Sana’ani -semoga Allah menerimanya sebagai syuhada-.

Pernyataan itu mengatakan bahwa Rumah Sakit Al-Jafra menjadi sasaran operasi karena Syiah “Houtsi telah mengubahnya menjadi markas bagi mereka, di mana sebelumnya fasilitas itu dimanfaatkan untuk kepentingan untuk umat Islam di wilayah ini.”

Pernyataan itu melanjutkan, “Penargetan mujahidin terhadap pertemuan [Syiah] Houtsi di titik-titik Al-Jafra karena digunakan untuk kepentingan strategis bagi [Houtsi],” yang diduga menggunakan rumah sakit itu sebagai titik pertemuan bagi para pemberontak di wilayah tersebut.

Pernyataan AQAP, serta liputan media-media lokal, menegaskan bahwa puluhan Syiah Houtsi tewas dan terluka dalam serangan Marib. AQAP juga menyatakan bahwa pemberontak Houtsi menderita kerugian material dari operasi istisyadiyah, termasuk penghancuran empat truk, tiga kendaraan lapis baja, dan dua kendaraan militer lapis baja.

Pada Ahad (28/9) malam, AQAP terus menargetkan pemberontak Syiah Houtsi dengan melakukan penyergapan di jalan strategis di provinsi Al-Baydha di pusat Yaman. Sebuah pernyataan AQAP mengenai serangan itu mengatakan bahwa para pejuang mereka melakukan serangan di sepanjang jalan yang menghubungkan kota Baydha ke Rada’.

Pada pukul 07:00 waktu setempat, mobil Vitara merah yang membawa pemberontak Syiah Houtsi melewati lokasi penyergapan saat mereka meninggalkan Baydha di mana para pejuang AQAP kemudian “menghujani rentetan peluru” pada mobil itu “yang mengakibatkan kematian mereka yang berada di kendaraan tersebut.” AQAP menyatakan bahwa enam Syiah Houtsi tewas dan bahwa kendaraan mereka dihancurkan sebelum mujahidin meninggalkan lokasi dengan aman.

Sekitar tiga jam kemudian, Mujahidin AQAP kembali melancarkan penyergapan lain di sepanjang jalan yang sama, kali ini sekitar tiga ratus meter dari pos pemeriksaan Hayd Al-Samaa yang diawaki oleh militer boneka Yaman, menurut pernyataan AQAP. Kali ini, mujahidin menghentikan kendaraan Syiah Houtsi dan melakukan identifikasi terhadap para penumpangnya untuk menargetkan Syiah Houtsi.

Pernyataan AQAP mengatakan bahwa para pejuang mereka telah menewaskan sebagian besar Syiah Houtsi di dalam kendaraan itu sebelum pengemudi melesat hingga menjatuhkan kendaraan yang dikemudikannya dari tebing dan menewaskan mereka yang tersisa. Akibatnya, Mujahidin AQAP mengatakan bahwa “kami tidak bisa menghitung jumlah mereka [yang tewas] secara akurat.”

Gambar berikut merupakan operasi penyergapan pertama AQAP di Baydha yang dipublikasikan melalui akun Twitter yang berafiliasi dengan AQAP:

aqap112

(banan/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/09/30/mujahidin-aqap-melancarkan-4-serangan-terpisah-menewaskan-lebih-dari-20-pemberontak-syiah-houtsi.html

Category: berita

0 10
menteri luar negeri belanda

ARSAL (Arrahmah.com) – Masih hangat dalam ingatan ketika bulan Agustus lalu Jabhah Nushrah (JN) beserta pasukan Mujahidin faksi lainya melawan pasukan Libanon dan hizbu syaithon yang membantai pengungsi Suriah di kota Arsal. Kini, dengan licik Libanon menuduh JN sebagai pelaku penyerangan saat itu. Hal tersebut mendorong Belanda membantu Libanon dengan mengirimkan bantuan militernya pada Senin (29/9/2014), sebagaimana dilansir The Daily Star.

Persenjataan senilai 3,2 juta dolar AS telah dikirimkan pemerintah Belanda ke Libanon untuk perangi Jabhah Nusrah (JN) pada Senin (29/9). Sesuai pernyataan yang diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri Belanda, hal tersebut merupakan salah satu dukungan Amsterdam kepada Libanon dalam pertempuran melawan JN dan menangani krisis pengungsi Suriah.

Pada bulan Januari, bantuan serupa diberikan Arab Saudi, berupa dana sebesar tiga miliar dolar. Sebagai salibis sejati, Perancis juga mengirimkan sebesar satu miliar dolar dan perlengkapan senjata selama musim panas, diikuti bantuan Negara Teluk lainnya.

Tak ketinggalan, Amerika Serikat (AS) juga turut menyumbangkan berbagai peluncur roket dan senapan serbu dan sedang dalam proses pengalihan sejumlah helikopter Huey II kepada militer Libanon demi memerangi Jabhah Nushrah. Subhanallah. (adibahasan/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/09/30/belanda-bantu-libanon-memerangi-mujahidin-jabhah-nushrah.html

Category: berita

0 17
dakwah 1

ALEPPO (Arrahmah.com) – Departemen Keuangan Amerika Serikat pada hari (25/9/2014) memasukkan dua kelompok mujahidin di Suriah, Harakah Syam Al-Islam dan Jaisyul Muhajirin wal Anshar, ke dalam daftar kelompok teroris, laporan CNN.

Dua kelompok jihad di Suriah tersebut selama ini tergabung dalam aliansi Jabhah Anshar Ad-Dien. Jabhah Anshar Ad-Dien sendiri terdiri dari empat kelompok jihad di Suriah, yaitu Harakah Syam Al-Islam, Jaisyul Muhajirin wal Anshar, Katibah Khadhra’ dan Harakah Fajr Asy-Syam Al-Islamiyah. Jabhah Anshar Ad-Dien baru terbentuk pada hari Jum’at, 27 Ramadhan 1435 H bertepatan dengan 25 Juli 2014 M.

Meskipun baru dideklarasikan pada akhir Juli 2014, keempat kelompok jihad dalam aliansi Jabhah Anshar Ad-Dien telah memiliki pengalaman panjang jihad di Suriah. Mereka terlibat dalam operasi-operasi jihad di banyak propinsi Suriah, jauh sebelum pendeklarasian Jabhah Anshar Ad-Dien.

Disamping aktif melaksanakan operasi jihad dan ribath, Jabhah Anshar Ad-Dien juga melaksanakan kegiatan dakwah, pendidikan dan kemanusiaan di Suriah. Salah satunya adalah kegiatan dakwah Jabhah Anshar Ad-Dien di propinsi Aleppo, Idlib dan Lattakia. Baru-baru ini Jabhah Anshar Ad-Dien merilis foto-foto kegiatan dakwah mereka di ketiga propinsi Suriah tersebut. Foto-foto tersebut disiarkan ulang oleh situs-situs revolusi Suriah seperti Arin Al-Mujahidin, Tsuwar Asy-Syam, Shada Asy-Syam dan lainnya.

Halaqah hafalan Al-Qur’an pada pondok pesantren yang didirikan oleh Jabhah Anshar Ad-Dien di wilayah pinggiran Aleppo utara

dakwah 2

Halaqah hafalan Al-Qur’an pada pondok pesantren yang didirikan oleh Jabhah Anshar Ad-Dien di wilayah pinggiran Aleppo utara

dakwah 3

Salah seorang ulama Jabhah Anshar Ad-Dien menyampaikan khutbah Jum’at pada salah satu masjid di kota Taftanaz, pinggiran Idlib

dakwah 4

Salah seorang ulama Jabhah Anshar Ad-Dien menyampaikan khutbah Jum’at pada salah satu masjid di kota Taftanaz, pinggiran Idlib

dakwah 5

Salah seorang ulama Jabhah Anshar Ad-Dien memberikan pelajaran pada salah satu pondok pesantren yang didirikan Jabhah Anshar Ad-Dien di pinggiran Lattakia

dakwah 6

Kegiatan dakwah keliling dalam acara perkemahan dakwah di wilayah pesisir Suriah (Lattakia) yang diadakan oleh Jabhah Anshar Ad-Dien

(muhib al majdi/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/foto/foto-kegiatan-dakwah-dan-pendidikan-mujahidin-jabhah-anshar-ad-dien-di-suriah.html

Category: berita

0 13
paktia

PAKTIA (Arrahmah.com) – Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (IIA) menyerang markas pemerintah boneka di provinsi Paktia, menewaskan 12 orang, saat negara tersebut sedang mempersiapkan pelantikan presiden baru mereka.

Seorang pejuang menabrakkan kendaraan yang sarat dengan bahan peledak di pintu masuk markas di distrik Zurmat, provinsi Paktia pada Senin (29/9/2014) yang akhirnya meletuskan pertempuran sengit antara Mujahidin dengan pasukan keamanan boneka
Afghanistan.

Sedikitnya empat polisi, dua staf intelijen dan beberapa orang lainnya tewas dalam serangan tersebut, menurut klaim polisi Afghanistan. Mujahidin IIA mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, lansir Al Jazeera.

Serangan Mujahidin IIA meningkat tajam beberapa hari terakhir saat negara boneka tersebut tengah mempersiapkan pelantikan presiden baru, Ashraf Ghani. (haninmazaya/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/09/30/mujahidin-iia-lancarkan-operasi-syahid-di-provinsi-paktia-belasan-orang-dilaporkan-tewas.html

Category: berita

0 9
kapten faisal al-ghamdi

RIYADH (Arrahmah.com) – Bertolak belakang dengan rekan kerjanya, Mariam Hassan Salam si pilot wanita UEA durhaka yang didepak keluarga Al-Manshuri, satu kapten pemberani ini berhasil membuktikan keberpihakannya kepada Muslimin Suriah. Mengutip laporan @Khorasan313 dalam Asian Defence News pada Sabtu (27/9/2014), Kapten Faisal Al-Ghamdi ditahan Pemerintah Arab Saudi setelah menolak tugas mengebom Mujahidin dan warga sipil Suriah.

Sebuah sumber resmi dari Royal Saudi Air Force (RSAF) menyatakan dengan syarat anonimitas bahwa RSAF berpartisipasi dalam operasi militer di Suriah melawan “Al-Daaish” -sebutan untuk ISIS- untuk mendukung oposisi Suriah yang moderat. Mereka tergabung dalam koalisi internasional untuk memerangi “terorisme”, yang dianggap AS sebagai penyakit mematikan.

Namun, Kapten Faisal menolak melakukan tugasnya, sebab ia berpikir bahwa dengan melakukan pengeboman melalui serangan udara, tidak akan mendukung rakyat Suriah untuk memulihkan keamanan, kesatuan dan pengembangan dari negeri yang diberkahi Allah ini.

Semoga Akhuna Kapten Faisal Al-Ghamdi dilindungi Allah Subhanahu wa Ta’ala atas integritasnya dalam membela saudara-saudaranya sesama Muslim di Suriah. Aamiin. (adibahasan/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/09/29/arab-saudi-penjarakan-kapten-faisal-al-ghamdi-setelah-tolak-mengebom-mujahidin-dan-warga-sipil-suriah.html

Category: berita

0 10
zulfikar (1)

(Arrahmah.com) – Al-Qaeda di Anak Benua India atau Al-Qaeda in the Indian Subcontinent (AQIS), cabang terbaru dari organisasi jihad global Al-Qaeda, telah menyatakan bertanggung jawab serangan kedua mereka di Pakistan selama minggu pertama operasi jihadnya.

Serangan yang menargetkan Angkatan Laut AS itu dilancarkan pada Sabtu (6/9/2014) lalu. Dalam pernyataan yang dirilis pada Selasa (16/9) ini, juru bicara resmi untuk AQIS, Usamah Mahmud, menyampaikan alasan dan tujuan penargetan Amerika dan angkatan laut dalam operasi mereka kali ini.

Berikut terjemahan pernyataan beliau terkait operasi terhadap Angkatan Laut Amerika yang dilancarkan oleh Mujahidin di Pakistan tersebut.

***

Al-Qaeda di Anak Benua India

SIARAN PERS, 16 September 2014

Operasi terhadap Angkatan Laut Amerika oleh Mujahidin

Alasan dan Tujuan

Usamah Mahmud (semoga Allah melindunginya)

Juru Bicara Al-Qaeda di Anak Benua India

Dengan nama Allah. Segala puji bagi Allah. Damai dan shalawat tercurah atas Rasulullah (Shalallahu ‘alaihi wasallam).

Dengan rahmat Allah, rencana yang luar biasa dan sangat berani disiapkan oleh Mujahidin Al-Qaeda di Anak Benua India – cabang baru Al-Qa’eda- untuk menargetkan militer Amerika dan sekutunya di lautan. Segala puji hanya bagi Allah yang membimbing Mujahidin untuk melakukan operasi ini dan menjalankan rencana hingga tahap akhir eksekusi. Angkatan Bersenjata Pakistan -melalui corong mereka, ISPR (Inter Services Public Relations) – dengan sengaja berusaha menutupi dasar dan target sebenarnya dari operasi ini. Dalam sebuah upaya untuk mencoba menyembunyikan kegagalan kebijakan pro-Amerika dan menyesatkan dunia, serangan ini diklaim oleh ISPR dan juru bicara Angkatan Laut Pakistan sebagai serangan semata-mata pada Angkatan Laut Pakistan – khususnya galangan kapal Angkatan Laut di Karachi. Kenyataannya adalah bahwa target sebenarnya dari operasi ini ialah armada Angkatan Laut Amerika di Samudera Hindia, yang menjadi sasaran menggunakan Kapal perang Pakistan, termasuk PNS Zulfiqar. Para penyerang digambarkan sebagai orang luar yang telah menyusupi instalasi angkatan laut Pakistan; sedangkan semua peserta operasi berani ini adalah perwira Angkatan Laut Pakistan.

Kami salut atas kedalaman keyakinan dan keberanian para perwira ini. Allah Yang Mulia diberikan mereka keberuntungan membaca Kitab Allah dengan kontemplasi dan refleksi. Mereka menanggapi seruan dari para ulama Jihad dan bergabung dengan barisan Mujahidin untuk memenuhi kewajiban masing-masing. Para perwira ini menolak untuk menjadi bagian dari perlombaan tikus [mengejar] ‘pemangkatan dan keuntungan’, dan lebih memilih untuk melakukan jihad melawan Amerika dan sekutu-sekutunya. Ini bukan hanya sebuah operasi melawan Amerika, tetapi yang lebih penting, ini juga pemberontakan oleh para perwira Angkatan Laut Pakistan terhadap kebijakan perbudakan ekstrim dan sikap tunduk kepada Amerika yang sedang diburu oleh Angkatan Bersenjata Pakistan dan lembaganya. Dengan rahmat Allah, ini adalah perpecahan nyata pertama di kain rapuh Pasukan Bersenjata Pakistan; dan Insyaa Allah, ini tidak akan menjadi yang terakhir.

Dengan upaya berani mereka untuk menargetkan kapabilitas angkatan laut Amerika di perairan-perairan regional, para perwira tersebut telah mengajarkan sebuah pelajaran berharga untuk semua orang di Angkatan Darat, Angkatan Udara dan Angkatan Laut [Pakistan] yang masih memiliki beberapa pandangan iman yang tersisa di hati mereka: yaitu, bahwa mentaati Allah dan melayani agama-Nya merupakan hal yang jauh lebih tinggi dari mematuhi perintah komandan mereka untuk melayani Amerika. Pemberontakan ini juga harus menginspirasi para perwira dan tentara [Pakistan] yang sudah bertahun-tahun menekan ketidaksepakatan pahit mereka dengan kebijakan pro-Amerika pada Angkatan Bersenjata untuk berdiri dalam perlawanan terhadap sikap tunduk yang disengaja ini ke Amerika dan menawarkan darah mereka untuk membela Islam, daripada membuang-buang hidup mereka untuk melindungi sistem yang berdasarkan kekafiran.

Alasan Penargetan Amerika

Al-Qaeda di Anak Benua India mengikuti metodologi syuahada Islam, Syaikh Usamah bin Ladin, dalam mempertimbangkan Amerika sebagai musuh utama dan target utama atas kapabilitas mereka. Alasan-alasan untuk ini adalah sebagai berikut:

  • Amerika menganggap Islam sebagai musuh utama dan ancaman terhadap dasar-dasar eksistensi mereka. Mereka telah mengobarkan perang terus-menerus terhadap Islam dan umat Islam yang telah menjadi semakin terbuka selama dua dekade terakhir. Amerika menganggap menjadi tugas utama mereka untuk menghancurkan setiap gerakan Islam yang berjuang untuk kemenangan Islam.
  • Amerika adalah patron-in-chief (pelindung) “Israel” dan penyebab nyata keberadaan penindasan ini dan entitas Zionis yang jahat. Amerika bertanggung jawab atas setiap tindakan penindasan yang dilakukan terhadap saudara-saudara kita di Gaza dan seluruh Palestina.
  • Amerika bertanggung jawab atas penumpahan darah Muslim di Suriah, Irak, Yaman, Mali, Burma, Bangladesh, Afghanistan, Pakistan, India, dan seluruh dunia Islam.
  • America juga memikul tanggung jawab atas kezaliman, penindasan dan kemiskinan yang menyebabkan umat Muslim dari wilayah-wilayah ini menderita. Pada masa neo-kolonialisme ini, Amerika memiliki koloni yang didirikan di dunia Muslim melalui penguasa-penguasa boneka dan tentara murtad. [Dengan] menggunakan penguasa-penguasa boneka ini, Amerika merampas kekayaan dan sumber daya umat Islam; sedangkan mayoritas umat Islam hidup dalam kemiskinan.
  • Dalam sebuah paya untuk menumbangkan agama umat Muslim, Amerika membela dan mendukung individu, gerakan, dan organisasi yang menyebarkan sekularisme dan kesesatan dalam Dunia Islam.

Mengapa Sasaran Angkatan Laut yang Dipilih?

  • Hal ini karena kekuatan angkatan laut yang Amerika dan sekutu-sekutunya miliki telah mampu memaksakan sebuah cengkeraman militer dan ekonomi di dunia Islam, khususnya bumi Mekah dan Madinah. Kemampuan militer angkatan laut Amerika merupakan tulang punggung kerajaan penindasan global mereka. Menggunakan tujuh komando angkatan laut mereka, Amerika menguasai lautan dan samudra dari dunia; dan dengan cara ini, Amerika mampu mengendalikan rute perdagangan maritim yang vital dan selat di dunia Muslim serta menjarah sumber daya Umat. Sumber daya yang sama kemudian dipekerjakan oleh Amerika untuk mengabadikan agresi mereka terhadap dunia Islam.
  • Dari pangkalan angkatan laut Amerika lah jet-jet tempur lepas landas sampai menhujani kematian dan kehancuran terhadap orang-orang yang tertindas di Afghanistan, Pakistan, Yaman, Irak dan negara-negara Muslim lainnya. Dan tentara Salib yang berperang melawan Imarah Islam Afghanistan juga memberikan dukungan logistik menggunakan kekuatan angkatan laut ini.

Inilah sebabnya mengapa kami mengatakan kepada Amerika: Selama kalian terus berperang melawan Islam, dan bertahan dalam dukungan kalian untuk negara Zionis “Israel” serta rezim murtad yang telah membebankan dengan paksaan pada umat Islam, hamba-hamba yang taat pada Tuhan mereka, seperti Mayor Nidal Hasan dan para perwira tersebut dari Angkatan Laut Pakistan akan terus muncul dari jajaran kalian dan jajaran sekutu kalian untuk membuat mimpi terburuk kalian menjadi kenyataan.

Rincian lebih lanjut dari operasi ini akan dirilis dalam beberapa hari dan minggu mendatang, dengan izin Allah.

Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengerti.”

Dan semoga shalawat serta salam tercurah untuk hamba-Nya yang terbaik, Muhammad (Shalallahu ‘alaihi wasallam), dan para keluarga serta sahabatnya.

(banan/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/09/28/pernyataan-aqis-terkait-operasi-terhadap-angkatan-laut-amerika-oleh-mujahidin-di-pakistan.html

Category: berita

0 12
wanita3

SHAN’A (Arrahmah.com) – Mujahidin AQAP pada Sabtu (27/9/2014) malam menyerang gedung kedutaan besar penjajah salibis Amerika Serikat di ibukota Shan’a dengan roket jenis Lo, Akhbar Anshar Syariah Yaman dan Marshad Al-Jihad Al-Alami melaporkan.

Koresponden Akhbar Anshar Syariah Yaman melaporkan dari ibukota Shan’a bahwa informasi-informasi awal menyebutkan serangan mujahidin AQAP tersebut mengenai sejumlah tentara pengawal gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat dan melumpuhkan sebuah panser milik kedutaan besar.

Serangan roket tersebut dilakukan mujahidin AQAP sebagai reaksi atas serangan drone AS terhadap anak-anak kaum muslimin di propinsi Jauf pada hari Jum’at (26/9/2014) malam. Bombardir biadab drone AS tersebut mencederai anak-anak kaum muslimin yang tak berdosa.

(muhib al majdi/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/09/28/roket-mujahidin-aqap-menghantam-kedutaan-besar-amerika-di-shana.html

Category: berita

0 8
aqap grup

SYABWAH (Arrahmah.com) – Lima orang tentara rezim boneka Yaman tewas dan tiga tentara lainnya cedera oleh operasi penyergapan yang dilakukan oleh mujahidin AQAP di propinsi Syabhwah.

Koresponden Akhbar Anshar Syariah Yaman melaporkan mujahidin AQAP pada hari Sabtu, 3 Dzulhijah 1435 H bertepatan dengan 27 September 2014 M, menyerang konvoi kendaraan pasokan logistik tentara boneka Yaman jenis Helux saat melintas di Syaqah Ma’in, di jalan raya yang menghubungkan kota Jaul Ar-Raidah dan kota Ar-Radhum, di kota Maifa’ah, propinsi Syabwah.

Mujahidin AQAP berjalan melewati samping konvoi kendaraan militer Yaman tersebut, sebelum mujahidin melepaskan berondongan tembakan terhadap tentara Yaman. Delapan orang tentara Yaman yang berada di atas kendaraan pun bertumbangan, lima orang tewas seketika dan tiga lainnya mengalami cedera parah.

Mujahidin AQAP sejak sebulan terakhir secara berkesinambungan melakukan serangan-serangan serentak dalam waktu yang bersamaan terhadap markas-markas militer Yaman di kota Maifa’ah, propinsi Syabwah, sehingga menewaskan lebih dari 50 tentara boneka Yaman.

(muhib al majdi/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/09/28/delapan-tentara-yaman-tewas-dan-cedera-oleh-operasi-penyergapan-mujahidin-aqap.html

Category: berita

0 14
aqap mujahid

ADEN (Arrahmah.com) – Mujahidin Al-Qaeda in Arabian Peninsula (AQAP) atau dikenal juga dengan nama Anshar Syari’ah Yaman pada Selasa (2/9/2014) mengumumkan telah berhasil menangkap Rasyid Abdullah Mahdi Al-Habsyi, seorang perwira tinggi Dinas Intelijen Nasional Yaman dan pemimpin tertinggi operasi Dinas Intelijen Propinsi Hadramaut.

Perwira ini telah mengikuti sejumlah training intelijen di Amerika Serikat dalam rangakaian kerjanya dengan Dinas Intelijen Amerika Serikat (CIA). Ia terlibat dalam sejumlah operasi gabungan keji Dinas Intelijen Amerika Serikat di Yaman, diantaranya yang terpenting adalah pengoperasi pesawat drone AS untuk membombardir mujahidin dan kaum muslimin di Yaman. Ia adalah penanggung jawab langsung sejumlah operasi bombardir oleh pesawat drone Amerika Serikat di propinsi Hadramaut.

Berikut ini terjemahan pernyataan resmi mujahidin AQAP terkait hal tersebut, sebagaimana dirilis oleh Yayasan Media Al-Malahim, sayap media mujahidin AQAP, dan Al-Fajr Media Center.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Tanzhim Qa’idatul Jihad di Semenanjung Arab

Penjelasan no. 82

Penjelasan tentang menawan seorang pejabat tinggi intelijen dalam Dinas Intelijen Nasional Yaman

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada nabi dan rasul yang paling mulia, keluarganya dan seluruh sahabatnya. Amma ba’du.

Dalam rangkaian usaha keras mujahidin yang berlangsung terus menerus untuk memerangi komando operasi militer [Amerika-Yaman] dan jaringan intelijen yang mendukung operasi serangan pesawat drone Amerika Serikat, dan dalam sebuah operasi kwalitas yang diberkahi, mujahidin berhasil menangkap seorang perwira bernama Rasyid Abdullah Mahdi Al-Habsyi. Ia adalah salah seorang pejabat tinggi Dinas Intelijen Nasional, anggota Komisi Deputi yang berada di bawah naungan Dinas Intelijen Nasional, salah seorang pendiri Dinas Intelijen di propinsi Hadramaut dan penangungg jawab nomor satu dari operasi Dinas Intelijen di wilayah lembah dan padang pasir Hadramaut sejak bulan Maret 2010 M.

Perwira ini telah mengikuti sejumlah training intelijen di Amerika Serikat dalam rangakaian kerjanya dengan Dinas Intelijen Amerika Serikat (CIA). Ia terlibat dalam sejumlah operasi gabungan keji Dinas Intelijen Amerika Serikat di Yaman, diantaranya yang terpenting adalah pengoperasi pesawat drone AS untuk membombardir mujahidin di Yaman.

Selama beberapa tahun terakhir ia menjadi supervisor bagi pemantauan intelijen di lapangan dan pengefektifan jaringan intelijen untuk mendukung operasi pesawat drone Amerika Serikat yang membunuhi kaum muslimin di Yaman. Ia adalah penanggung jawab langsung sejumlah operasi bombardir oleh pesawat drone Amerika Serikat di propinsi Hadramaut.

Perwira ini telah mengakui rencana-rencana, personil-personil, dan jaringan-jaringan intelijen yang bekerja untuk Amerika Serikat di Yaman, sehingga —atas karunia Allah semata— sejumlah rencana keji Amerika Serikat terbongkar dan berhasil digagalkan di Yaman, dan operasi-operasi intelijen mereka terhadap mujahidin berhasil dipatahkan.

Dalam kesempatan ini, kami memperingatkan setiap perwira Dinas Intelijen dan agen-agen Dinas Intelijen yang terlibat dalam dalam kerjasama dengan Dinas Intelijen Amerika Serikat untuk bertaubat kepada Allah dan meninggalkan perbuatan hina mereka tersebut yang memerangi agama Islam, umat Islam dan rakyat Yaman.

Jika mereka tidak mau, maka hendaklah mereka menyiapkan kain kafan mereka dan hendaklah mereka mengawasi leher mereka. Karena tangan-tangan mujahidin dan orang-orang mulia dari kalangan umat Islam akan mencengkeram leher mereka, cepat maupun lambat. “Dan makar jahat tidak akan menimpa kecuali pelakunya sendiri.” (QS. Fathir [35]: 43)

Doakanlah saudara-saudara kalian mujahidin

Saudara-saudara kalian

Tanzhim Qa’idatul Jihad di Semenanjung Arab

6 Dzulqa’dah 1435 H / 2 September 2014 M

Sumber: Al-Fajr Media Center

(muhib al majdi/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/jihad/mujahidin-aqap-menawan-pejabat-tinggi-intelijen-rezim-boneka-yaman.html

Category: berita

0 19
Mujahidin AQAP

YAMAN (Arrahmah.com) – Pada Senin (22/9/2014), Mujahidin Al-Qaeda di Jazirah Arab atau Al-Qaeda in the Arabian Peninsula (AQAP) menyatakan bertanggung jawab atas dua serangan terpisah yang dilakukan sebelumnya pada hari itu.

Sebuah operasi istisyadiyah di utara provinsi Sa’adah Yaman dan sebuah pemboman di Sana’a tersebut menargetkan para pemberontak Syiah Houtsi yang telah memimpin pemberontakan terbuka di ibukota Yaman selama beberapa hari terakhir, lansir LWJ.

AQAP melaporkan bahwa operasi syahid di Sa’adah dilakukan oleh seorang mujahid bernama Mu’awiyah Al-San’ani – semoga Allah menerimanya sebagai syuhada – tepat pukul 5:00 sore waktu setempat saat ia meledakkan sebuah truk bermuatan satu setengah ton bahan peledak.

Serangan syahid itu menargetkan pertemuan pemberontak Syiah Houtsi di depan pengadilan setempat yang dikelola oleh sekte Syiah Zaidi di wilayah Beqa’ di tepi provinsi Sa’adah dan Jawf yang merupakan benteng Syiah Houtsi.

“Adalah penting untuk menyebutkan,” laporan berita yang dirilis oleh AQAP menyimpulkan, “bahwa operasi syahid tersebut dilancarkan sehari setelah kejahatan yang dilakukan oleh kelompok milisi Rafidah [Syiah] Houtsi terhadap kaum Sunni di ibukota Yaman, Sana’a.”

Dalam menindaklanjuti laporan ini, AQAP menyatakan bahwa lebih dari 50 pemberontak Syiah Houtsi telah tewas dalam serangan itu.

Dalam pernyataannya, AQAP juga menyatakan bahwa mereka “menargetkan sebuah unit militer Houtsi” pada sore hari tanggal 22 September dengan perangkat peledak improvisasi atau improvised explosive device (IED).

(banan/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/09/27/mujahidin-aqap-menyatakan-bertanggung-jawab-atas-2-serangan-terhadap-pemberontak-syiah-houtsi-di-saadah-dan-sanaa.html

Category: berita

0 8
Damt1

YAMAN (Arrahmah.com) – Al-Qaeda di Jazirah Arab atau Al-Qaedain the Arabian Peninsula (AQAP) dikabarkan mengumumkan pada Kamis (25/9/2014) bahwa anggotanya telah mengeksekusi direktur intelijen Yaman di provinsi pusat Al-Dale’.

Direktur intelijen, yang diidentifikasi sebagai Mohammad Taher Al-Shami, tewas bersama dengan empat rekan-rekannya di kota Rada’. Beberapa laporan mengidentifikasi Al-Shami sebagai direktur keamanan politik di provinsi tersebut, lansir LWJ.

AQAP tengah aktif berjuang di provinsi Al-Dale’. Pekan lalu, kelompok jihad ini mengumumkan bahwa mereka telah menawan delapan orang pemberontak Syiah Houtsi, setelah mereka memecah konsentrasi pengepungan para pemberontak kota Damt.

Menurut laporan-laporan media, di antara delapan orang yang ditawan oleh AQAP adalah direktur intelijen dan rekan-rekannya yang dieksekusi tersebut. Penawanan itu terjadi ketika Al-Shami dan pasukannya memukul mundur para pejuang AQAP dari Damt, membunuh empat diantara mereka.

Tak lama setelah penawanan pekan lalu, Mujahidin AQAP menuntut balas atas terbunuhnya empat pejuang mereka yang terbunuh, di samping 20 juta riyal (sekitar $ 93.000) sebagai tebusan bagi para sandera.

Pengumuman AQAP atas penangkapan delapan pemberontak Syiah Houtsi pekan lalu dirilis setelah ketegangan meningkat di negara itu akibat kehadiran pemberontak Syiah Houtsi di Sana’a. Pemberontak Houtsi melakukan protes besar-besaran di ibukota Yaman selama akhir pekan dan bentrok keras dengan milisi Sunni yang sejajar dengan partai Sunni utama negara itu, Islah.

AQAP kemudian mengeluarkan pernyataan pada Selasa (23/9) yang mendeklarasikan perang terbuka pada pemberontak Syiah Houtsi dan menyerukan kaum Sunni untuk mengangkat senjata untuk melawan mereka.

Gambar-gambar berikut dipublikasikan oleh seorang yang mengidentifikasi diri sebagai anggota AQAP di Twitter:

Tweet yang menyertai gambar di atas berbunyi: “Eksekusi direktur keamanan politik di #Damt Mohammad Taher Al-Shami dan rekan-rekannya di Rada’. Inilah ganjaran untuk rafidah [Syiah], sehingga singa-singa [para pejuang AQAP] menawan mereka di Damt.”

damt2

Tweet yang menyertai gambar di atas berbunyi: “Al-Shami, si murtad, direktur keamanan politik yang ditangkap oleh singa-singa Al-Qaeda dengan rekan-rekannya dalam pertempuran Damt melawan rafidah [Syiah], mereka menggali kuburan mereka dengan tangan mereka [sendiri]. “

(banan/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/09/27/mujahidin-aqap-mengeksekusi-direktur-intelijen-yaman.html

Category: berita

0 13
ghazni

GHAZNI (Arrahmah.com) – Ratusan pejuang Imarah Islam Afghanistan (IIA) menyerbu sebuah distrik yang berlokasi di barat daya ibukota Afghanistan dan para pejabat mengatakan daerah tersebut dalam bahaya jatuh ke kelompok bersenjata setelah
lima hari pertempuran.

Pertempuran di Ajrestan, provinsi Ghazni masih berlangsung hingga saat ini, lapor Al Jazeera pada Jum’at (26/9/2014). Sedikitnya 70 orang dilaporkan tewas dalam pertempuran tersebut.

Mujahidin IIA mengatakan kepada Al Jazeera pada Jum’at (26/9) bahwa mereka berniat menguasai distrik yang berlokasi sekitar 300 km dari ibukota Kabul dan telah mengirimkan ratusan pejuang ke daerah itu untuk mencapai tujuan mereka.
Menurut Mujahidin, 40 polisi boneka Afghanistan telah tewas dalam operasi ini.

“Ini adalah bagian dari pola yang telah kita lihat di seluruh negeri pada musim panas ini di mana Taliban mencoba untuk mengambil kendali dari pusat provinsi,” ujar reporter Al Jazeera yang melaporkan dari Kabul.

Para pejabat polisi boneka mengatakan mereka telah mengirimkan 400 petugas ke daerah tersebut dalam 24 jam terakhir, namun tidak mampu memasuki pusat Ajrestan karena Mujahidin IIA telah menguasai banyak jalan menuju ke sana.

Wakil Gubernur boneka, Mohammad Ali Ahmadi menyerukan dukungan lebih dari pemerintah pusat, menurutnya tanpa serangan udara, Mujahidin IIA bisa menguasai pusat distrik. (haninmazaya/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/09/27/mujahidin-iia-serang-distrik-di-barat-daya-kabul-dan-berusaha-untuk-menguasainya.html

Category: berita

0 7
Statement1

YAMAN (Arrahmah.com) – Di tengah sepekan meletusnya pertempuran sengit antara para pejuang Muslim Ahlussunnah (Sunni) melawan milisi pemberontak Syiah Houtsi di Sana’a, Mujahidin Al-Qaeda di Jazirah Arab atau Al-Qaeda in the Arabian Peninsula (AQAP) merilis pernyataan terbaru yang ditujukan kepada umat Islam, lansir LWJ.

“Pernyataan Mengenai Kejahatan dari Fraksi Houtsi Terhadap Kaum Sunni,” yang juga diberi subjudul “Seruan kepada Ahlussunnah” tersebut disebarkan pada Selasa (23/9/2014) melalui akun Twitter AQAP.

Pernyataan ini dimulai dengan mendeskripsikan tindakan Syi’ah Houtsi baru-baru ini di Sana’a sebagai tindakan mencari “menyelesaikan proyek Rafidah [Syi'ah] (Persian) di Yaman”. Sejumlah pemimpin komunitas Sunni, serta ulama dan tokoh Islam, disebut dalam pernyataan itu telah membantu dan bersekongkol membantu musuh.

“Hal ini terjadi akibat mereka menutup mata terhadap mereka [Syiah Houtsi] dan dengan tetap diam terhadap kejahatan yang mereka lakukan terhadap kaum Sunni di Sa’ada dan di tempat lainnya,” ungkap pernyataan itu, “dan dengan [bantuan] pertahanan mereka [tokoh Sunni] terhadap mereka [Syiah Houtsi] dalam pengikisan revolusi, mereka mengklaim bahwa mereka [Syiah Houtsi] adalah bagian dari rakyat dan bagian dari revolusinya.”

Pernyataan itu merangkum, “Dengan cara itu, racun menyebar, dan Persia menikam kami dengan belati beracun (Syiah Houtsi) mereka yang diwarisi dari moyang Majusi mereka (Abu Lu’lu’).”

Pernyataan AQAP kemudian memaparkan sejarah akar pemberontakan Syiah Houtsi. Mereka memulainya dengan menjabarkan sejarah Islam di Persia. Setelah penaklukan Arab, “tanah Persia berlindung di bawah naungan syariat” dan Persia “dijinakkan oleh keadilan Islam dan rahmat serta masuk ke dalam agama Allah. Semuanya baik-baik saja sampai Khomeini menipu Persia, menciptakan “Revolusi Rafidi Dua Belas,” dan mulai mencari cara untuk menyebarkannya ke negeri-negeri Muslim lainnya.

AQAP menyatakan bahwa Hussein Badreddin Al-Houtsi, pendiri kelompok Syiah Houtsi, “membawa bendera Rafidi di bumi Yaman” dengan alasan palsu dan sering berubah. Pernyataan AQAP ini menggambarkan pemimpin Houthi Abdul Malik Al-Houtsi “bahkan lebih besar kebohongan, khayalan, dan keberanian dalam kepalsuan nya” dan mengutuk dia karena mempersekutukan dirinya dengan diktator Bashar Assad serta Nouri Al-Maliki melawan kepentingan Kaum Muslimin.

“Wahai Ahlussunnah, kalian harus bangun dari mimpi dan tidur kalian,” seru AQAP. Waktu untuk faksionalisme dan tribalisme telah berlalu dan sekarang adalah waktunya untuk “persatuan di bawah bendera rakyat Ahlusunnah [Islam].” Pernyataan itu kemudian mengingatkan pembacanya bahwa “konsekuensi dari pengkhianatan begitu berat” sementara “kemuliaan membantu seorang Muslim begitu besar.”

AQAP kemudian menyampaikan seruan untuk mengangkat senjata. “Wahai Ahlussunnah [Sunni], angkatlah senjata kalian, ambilah jalan perjuangan [jihad], dan ketahuilah bahwa apa yang telah jatuh hanya bisa kembali dengan mengangkat senjata.”

Pernyataan itu menyimpulkan dengan meyakinkan umat Islam Ahlussunnah (Sunni) bahwa kemenangan yang diraih akan menjadi sumber kenyamanan dan mengingatkan mereka tentang berbagai upaya yang telah AQAP lakukan untuk membela mereka.

Dalam ancaman akhir untuk pemeberontak Syiah Houtsi, AQAP menegaskan, “Kami datang [melawan] kalian, membawa jiwa-jiwa kami di bahu kami dan kami memandangnya sebagai membelanjakannya di jalan Allah [yaitu mati syahid] pengorbanan terbesar kepada Allah.”

(banan/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/09/26/mujahidin-aqap-serukan-umat-islam-angkat-senjata-melawan-milisi-pemberontak-syiah-houtsi.html

Category: berita

0 8
Statement1

YAMAN (Arrahmah.com) – Di tengah sepekan meletusnya pertempuran sengit antara para pejuang Muslim Ahlussunnah (Sunni) melawan milisi pemberontak Syiah Houtsi di Sana’a, Mujahidin Al-Qaeda di Jazirah Arab atau Al-Qaeda in the Arabian Peninsula (AQAP) merilis pernyataan terbaru yang ditujukan kepada umat Islam, lansir LWJ.

“Pernyataan Mengenai Kejahatan dari Fraksi Houtsi Terhadap Kaum Sunni,” yang juga diberi subjudul “Seruan kepada Ahlussunnah” tersebut disebarkan pada Selasa (23/9/2014) melalui akun Twitter AQAP.

Pernyataan ini dimulai dengan mendeskripsikan tindakan Syi’ah Houtsi baru-baru ini di Sana’a sebagai tindakan mencari “penyelesaian proyek Rafidah [Syi'ah] (Persian) di Yaman”. Sejumlah pemimpin komunitas Sunni, serta ulama dan tokoh Islam, disebut dalam pernyataan itu telah membantu dan bersekongkol membantu musuh.

“Hal ini terjadi akibat mereka menutup mata terhadap mereka [Syiah Houtsi] dan dengan tetap diam terhadap kejahatan yang mereka lakukan terhadap kaum Sunni di Sa’ada dan di tempat lainnya,” ungkap pernyataan itu, “dan dengan [bantuan] pertahanan mereka [tokoh Sunni] terhadap mereka [Syiah Houtsi] dalam pengikisan revolusi, mereka mengklaim bahwa mereka [Syiah Houtsi] adalah bagian dari rakyat dan bagian dari revolusinya.”

Pernyataan itu merangkum, “Dengan cara itu, racun menyebar, dan Persia menikam kami dengan belati beracun (Syiah Houtsi) mereka yang diwarisi dari moyang Majusi mereka (Abu Lu’lu’).”

Pernyataan AQAP kemudian memaparkan sejarah akar pemberontakan Syiah Houtsi. Mereka memulainya dengan menjabarkan sejarah Islam di Persia. Setelah penaklukan Arab, “tanah Persia berlindung di bawah naungan syariat” dan Persia “dijinakkan oleh keadilan Islam dan rahmat serta masuk ke dalam agama Allah. Semuanya baik-baik saja sampai Khomeini menipu Persia, menciptakan “Revolusi Rafidi Dua Belas,” dan mulai mencari cara untuk menyebarkannya ke negeri-negeri Muslim lainnya.

AQAP menyatakan bahwa Hussein Badreddin Al-Houtsi, pendiri kelompok Syiah Houtsi, “membawa bendera Rafidi di bumi Yaman” dengan alasan palsu dan sering berubah. Pernyataan AQAP ini menggambarkan pemimpin Syiah Houtsi, Abdul Malik Al-Houtsi “bahkan lebih besar kebohongan, khayalan, dan keberanian dalam kepalsuannya” dan mengutuk dia karena mempersekutukan dirinya dengan diktator Bashar Assad serta Nouri Al-Maliki melawan kepentingan Kaum Muslimin.

“Wahai Ahlussunnah, kalian harus bangun dari mimpi dan tidur kalian,” seru AQAP. Waktu untuk faksionalisme dan tribalisme telah berlalu dan sekarang adalah waktunya untuk “persatuan di bawah bendera rakyat Ahlusunnah [Islam].” Pernyataan itu kemudian mengingatkan pembacanya bahwa “konsekuensi dari pengkhianatan begitu berat” sementara “kemuliaan membantu seorang Muslim begitu besar.”

AQAP kemudian menyampaikan seruan untuk mengangkat senjata. “Wahai Ahlussunnah [Sunni], angkatlah senjata kalian, ambilah jalan perjuangan [jihad], dan ketahuilah bahwa apa yang telah jatuh hanya bisa kembali dengan mengangkat senjata.”

Pernyataan itu menyimpulkan dengan meyakinkan umat Islam Ahlussunnah (Sunni) bahwa kemenangan yang diraih akan menjadi sumber kenyamanan, serta mengingatkan mereka tentang berbagai upaya yang telah AQAP lakukan untuk membela mereka.

Dalam ancaman akhir untuk pemeberontak Syiah Houtsi, AQAP menegaskan, “Kami datang [melawan] kalian, membawa jiwa-jiwa kami di bahu kami dan kami memandangnya sebagai membelanjakannya di jalan Allah [yaitu mati syahid] pengorbanan terbesar kepada Allah.”

(banan/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/09/26/mujahidin-aqap-menyeru-umat-islam-angkat-senjata-melawan-milisi-pemberontak-syiah-houtsi1.html

Category: berita

0 11
drone AS

YAMAN (Arrahmah.com) – Pejabat lokal di provinsi selatan Yaman, Shabwa, melaporkan bahwa serangan pesawat tak berawak Salibis Amerika membunuh sedikitnya empat Mujahidin Al-Qaeda di Jazirah Arab atau Al-Qaeda in the Arabian Peninsula (AQAP) pada Kamis (25/9/2014).

Serangan tersebut adalah serangan mereka yang kedua di Yaman pada bulan ini. Sebelumnya AS juga menargetkan Mujahidin AQAP di provinsi Shabwa pada 11 September lalu, lansir LWJ.

Serangan udara yang diluncurkan oleh “predator” yang dikemudikan jarak jauh itu menargetkan kendaraan AQAP yang melintasi sepanjang jalan gunung di wilayah Al-Kardoum yang berbatasan dengan wilayah Nisab Shabwa timur. Lokasi serangan dilaporkan sekitar 570 kilometer tenggara ibukota Yaman, Sana’a, yang berbatasan dengan provinsi Hadramout.

Laporan lain dalam pers Arab mengklaim bahwa 5 Mujahidin AQAP gugur dalam serangan itu. Saksi mata mengatakan kepada media berbahasa Arab bahwa kendaraan yang ditargetkan hancur. Pemerintah Yaman belum mengeluarkan pernyataan tentang operasi tersebut.

Shabwa telah lama menjadi benteng bagi AQAP. Militer Yaman pernah menyerang mujahidin dari provinsi selatan Yaman, terutama dengan serangan pada tahun 2012 dan 2014. Baru-baru ini, AQAP telah berusaha untuk mengkonsolidasikan kekuatannya di provinsi Hadramout timur yang berbatasan dengan lokasi serangan di wilayah Nisab Shabwa ini.

(banan/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/09/26/salibis-as-meluncurkan-serangan-drone-kedua-di-shabwa-4-mujahidin-aqap-dilaporkan-gugur.html

Category: berita