Home Cari

afrika tengah mujahidin - Hasil Pencarian

Jika Anda merasa hasil pencarian kurang akurat, coba deh cari dengan kata kunci yang berbeda :)

Afrika Tengah Mujahidin


We provide another result for Afrika Tengah Mujahidin at other webs or blogs around the world. This page powered by Google, Yahoo and Bing. You can search anything or different keyword using our powerful Search Form below:


Article Afrika Tengah Mujahidin on other source:

0 158
ar-pembantaian bangui

AFGHANISTAN (Arrahmah.com) – Penyerangan terhadap umat Islam di Republik Afrika Tengah atau Central African Republic (CAR) oleh ekstrimis Kristen telah menyebabkan berjatuhannya ribuan korban jiwa, sementara ribuan lainnya terpaksa mengungsi. Pembantaian keji terhadap kaum Muslimin ini telah menjadi sorotan dunia, khususnya dunia Islam, tak terkecuali Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (IIA).

Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis Shahamat pada Sabtu (22/2/2014), Mujahidin IIA menyampaikan keprihatinan atas apa yang dialami oleh saudara-saudara Muslimnya di CAR dan mengecam keras pembantaian yang terjadi.

“Genosida kaum Muslimin telah terjadi di tangan-tangan para penjahat Kristen selama tiga bulan terakhir di Republik Afrika Tengah,” menurut pernyataan itu.

“Foto-foto mengerikan yang disebarkan oleh jaringan media jelas-jelas menunjukkan bagaimana gerombolan kriminal para kriminal yang bersifat kebinatangan tanpa ampun membunuh kaum Muslimin di jalan-jalan, desa-desa, pasar-pasar dan bahkan tempat-tempat shalat dan pusat-pusat keagamaan sebelum kemudian jasad mereka dibakar!” tambah pernyataan itu.

Mujahidin IIA menyayangkan negara-negara dan organisasi kemanusiaan internasional yang menganggap diri mereka sebagai “juara” dan “pelindung” manusia dan kemanusiaan tetapi hanya duduk diam melihat pembantaian Muslim di CAR. Dan diamnya mereka memungkinkan penindasan Muslim CAR terus berlanjut, yang bukan hanya mengancam keberadaan Muslim tetapi juga merusak kehidupan damai antara warga Muslim dan Kristen di negara tersebut.

Selain mengecam keras pembantaian Muslim di CAR, IIA juga menyeru bangsa Muslim, PBB, Komite HAM Internasional dan bahkan para petinggi Kristen di Vatikan untuk melakukan langkah untuk menghentikan pembantaian yang terjadi.

“Oleh karena itu IIA, selain menganggap pembebasan kaum Muslimin yang tertindas di Republik Afrika tengah ini menjadi kewajiban (yang bersifat) kemanusiaan dan etis di seluruh dunia dan khususnya kewajiban Syari’ah umat Muslim, mengecam dengan keras pembantaian tanpa ampun di tangan para milisi yang haus darah itu, juga menyeru kepada Konferensi Islam (OKI), Organisasi PBB, Komite Hak Asasi Manusia Internasional, Uni Afrika dan para petinggi agama Kristen di Vatikan untuk mengambil langkah dalam mencegam pembunuhan massa Muslim di CAR dan untuk memenuhi kewajiban kemanusiaan dan etis mereka dalam hal ini.” (siraaj/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/02/22/mujahidin-iia-mengecam-pembantaian-muslim-di-republik-afrika-tengah1.html

0 15
AQIS Flag

(Arrahmah.com) – Sejarah berulang, sebagaimana dinasihatkan Abu Ubaidah radhi Allohu ‘anhu pada Perang Yarmuk,

“Wahai hamba Allah, bantulah agama Allah, pasti Dia akan membantu kalian dan mengokohkan kaki kalian, sesungguhnya janji Allah adalah benar.”

maka kini Allah ijinkan bersatunya para pembela agama Allah di bumi India, Kasymir, Bangladesh, Asaam, Gujarat, Ahmad Abad dan Burma atau Rohingya (Anak Benua India/ABI) yang tertindas.

Demikian tersirat dalam tahniah yang disampaikan AQAP (Al-Qaeda Semenanjung Arab) atas bersatunya Mujahidin yang tersebar di wilayah Anak Benua India dalam tubuh AQIS. AQAP berharap semoga AQIS menjadi bukti bahwa janji Allah benar, bahwa niat para Mujahidin membantu Diinullah akan mengokohkan barisan yang memperjuangkan pembebasan kaum Muslim bumi India, Kasymir, Bangladesh, Asaam, Gujarat, Ahmad Abad dan Burma atau Rohingya dari tirani Kufar durjana.

Semoga itsar para Sahabat Rasulullah shalallohu’alayhi wasallam dalam Perang Yarmuk dapat menjadi ibroh dan bekal semangat yang mengokohkan iman dalam perjuangan kalian, wahai Mujahid AQIS melawan musuh yang bengis.

***

بسم الله الرحمن الرحيم

TANZHIM AL-QAEDA DI JAZIRAH ARAB (AQAP)
Penjelasan No. 84

UMAT ISLAM MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS BERSATUNYA PARA MUJAHIDIN ANAK BENUA INDIA KE DALAM SEBUAH JAMAAH

Segala puji bagi Allah yang telah mengkarunia kaum muslimin nikmat jihad dan kesyahidan. Shalawat serta salam kepada hamba dan Rasul-Nya Muhammad bin Abdullah, serta kepada keluarga dan para sahabatnya, amma ba’du:

Ummat Islam telah banyak merasakan penderitaan dan orang-orang kafir dan para pendengki masih terus menguasai umat, itu disebabkan karena hasrat mereka untuk mengembalikan kaum muslimin dari agama mereka sebisa mungkin, dalam hal ini Allah Azza wa Jalla berfirman di dalam Kitab-Nya yang mulia,

“..mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup..” [Qs. Al Baqarah: 217]

Hakekat ini tidak susah untuk dimengerti, ia dapat diketahui oleh orang yang netral dan dapat dimengerti oleh orang awam sekalipun, apalagi bagi orang-orang yang faham. Sesungguhnya dengan melihat sekilas kondisi kaum muslimin di Cina, Chechnya, India, Kashmir, Palestina, Afrika Tengah dan negara-negara lain, maka cukup sudah untuk mengetahui hakikat yang menyakitkan ini, laa hawla wa laa quwwat illa billah.

Karena sebab itulah Allah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk bersatu padu melawan musuh-musuh mereka, Allah berfirman:

“dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa”

[Qs. At -Taubah: 36],

Menjadikan perang di jalannya dalam satu barisan merupakan sebab-sebab yang dapat mendatangkan kecintaan dari Rabb mereka dan meraih ridha-Nya, Allah berfirman:

“Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh”

[Qs. Ash Shaf: 4]

Bahkan Allah yang Maha Penyayang juga menambahkan kepada para hamba-Nya, agar mereka menghindari perselisihan dan perpecahan, karena ia menyebabkan timbulnya kelemahan dan terpecahnya kekuatan, sehingga akan menimbulkan kekalahan, maka Allah melarang semua itu di dalam firman-Nya:

“…janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu..” [Qs. Al Anfal: 46].

Wahai umat Islam, ucapan selamat keluar dari hati para putra kalian, yaitu para Mujahidin Jamaah Qaidatul Jihad di Jazirah Arab (AQAP) seiring dengan bersatunya para mujahidin Anak Benua India di bawah naungan sebuah jamaah yang bernama: “Jamaah Qaidatul Jihad di Wilayah Anak Benua India”.

Dalam kesempatan ini kami juga memberikan ucapan selamat yang khusus ditujukan kepada saudara-saudara kami para Mujahidin di berbagai medan pertempuran, atas anugerah Allah yaitu bersatunya saudara-saudara kita para Mujahidin di wilayah Anak Benua India, dalam kesempatan ini kami katakan:

Sesungguhnya orang yang menyaksikan kondisi kaum muslimin di Burma, Bangladesh, Assam, Gujarat, Ahmadabad dan Kashmir yang kesemuanya merupakan bagian dari wilayah Anak Benua India, hatinya haruslah turut merasakan pilu atas apa yang menimpa mereka. Mulai dari makar, tipu daya, penyembelihan, pembakaran, pengusiran dan pemusnahan tempat tinggal. Tidak ada alasan apapun kecuali bahwa mereka adalah kaum muslimin yang bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak diibadahi kecuali Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah.

Maka dari itu setiap muslim yang tulus dalam mencintai Allah dan Rasul-Nya harus membela mereka dengan perbuatan dan perkataan semampu mereka, dan kami berharap bahwa saudara-saudara kami para Mujahidin Jamaah Qaidatul Jihad di Wilayah Anak Benua India adalah yang menjadi benteng terdepan untuk melindungi saudara-saudara mereka kaum Muslimin yang ada di daerah perang memilukan yang ada di sebelah timur negeri-negeri umat Islam, nahsabuhum kadzalika dan kami tidak memberikan pujian terhadap seorangpun melebihi pujian kepada Allah. Kami meminta kepada Allah agar memberikan kesabaran kepada mereka, meneguhkan langkah mereka dan memenangkan mereka dari orang-orang kafir, Allahumma aammiin.

Terakhir kami ingin mengatakan kepada Ummat Islam : Bergembiralah, karena sebentar lagi mentari kemenangan akan terbit, dan putra-putramu para Mujahidin telah berjuang demi menjunjung tinggi kehormatanmu, dan berusaha untuk menegakkan agama, dan mengembalikan hukum syariat, dan membalas serangan orang-orang musyrik dan murtad dengan segenap jiwa dan raga. Dan dengan izin Allah, mereka tidak akan dapat dihentikan dengan keputusan apapun dan kehidupan yang mewah tidak akan dapat menyurutkan langkah mereka, hingga Islam berkuasa di bumi bagian timur dan barat dengan memuliakan yang mulia dan merendahkan yang hina. Yakni memuliakannya dengan Islam beserta pemeluknya dan merendahkannya dengan kesyirikan dan pengikutnya, Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya.

TANZHIM AL-QAEDA DI JAZIRAH ARAB
Ahad, 12 Dzul Qa’dah 1435 H – 7 September 2014

(adibahasan/muqawamah/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/jihad/tahniah-aqap-atas-terkokohkannya-barisan-mujahidin-anak-benua-india-di-dalam-aqis.html

Category: berita

0 19
audio gaza 2

KHURASAN (Arrahmah.com) – Pada awal bulan Syawwal 1435 H, di tengah gencarnya peperangan melawan agresi militer penjajah zionis Yahudi “Israel” ke Jalur Gaza dan sebelumnya tercapainya gencatan senjata untuk jangka waktu yang lama, Yayasan Media As-Sahab merilis pesan audio ulama dan tokoh senior Tanzhim Al-Qaeda, Syaikh Abu Dujanah Basya hafizhahullah.

Dalam pesan audio berdurasi 13 menit tersebut, Syaikh Abu Dujanah Basya menyampaikan seruan kepada penduduk dan mujahidin Gaza untuk berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan As-sunnah, bersandar kepada Allah, sabar dan tegar dalam jihad melawan agresi “Israel”.

Beliau juga menyerukan kepada umat Islam dan mujahidin di seluruh dunia untuk membantu penduduk Gaza dengan harta, nyawa, dan segala hal yang mampu mereka usahakan. Secara khusus beliau juga menyerukan kepada para ulama dan juru dakwah untuk menunaikan kewajiban mereka terhadap kaum muslimin di Gaza. Bukan hanya dengan ceramah, doa dan bantuan harta; namun juga dengan secara langsung memimpin jihad umat Islam melawan rezim-rezim murtad yang selama ini menjadi “anjing penjaga” bagi keselamatan dan keamanan penjajah “Israel”.

Berikut ini terjemahan dari pesan audio Syaikh Abu Dujanah Basya yang dirilis resmi oleh Yayasan Media As-Sahab dan Al-Fajr Media Center tersebut.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Yayasan Media As-Sahab

mempersembahkan

Pesan audio Syaikh Abu Dujanah Basya hafizhahullah

dengan judul

Pesan pertolongan untuk penduduk kami di Gaza

Segala puji bagi Allah Penakluk orang-orang yang menyombongkan diri dan Penolong orang-orang yang tertindas. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada orang yang senantiasa murah senyum lagi ahli berperang, nabi kasih sayang sekaligus nabi peperangan; juga kepada keluarganya, sahabatnya dan umatnya yang mengikutinya dengan baik sampai hari pembalasan. Amma ba’du.

Kepada umat Islam, umat jihad dan memburu syahid, umat yang dikehendaki [oleh musuh-musuh] untuk tunduk dan menyerah kepada orang-orang yang menyombongkan diri, meskipun dengan cara menenggelamkan mereka ke dalam lautan darah, dan menjadikan putra-putra umat Islam sebagai gunung tengkorak dan tulang belulang.

Kepada umat kami yang mulia…

Inilah pernyataan kami kepadamu, kami menyampaikannya dari lubuk hati kami yang terluka, akibat pembantaian demi pembantaian yang kami lihat telah dilakukan terhadap kaum muslimin di belahan bumi timur dan belahan bumi barat…di Syam, Mesir dan Irak, Afghanistan dan Pakistan, Burma dan Bangladesh, Chechnya dan Turkistan, juga Afrika dan negeri-negeri Islam lainnya.

Lalu inilah kami kembali disakiti oleh pembantaian terbaru terhadap penduduk kami di Gaza, setelah adanya blokade yang mematikan dari pihak Yahudi dan pemerintah-pemerintah murtad yang menjadi sekutu mereka, dimana mereka sedikit pun tidak merasa belas kasihan kepada anak-anak maupun wanita, orang tua renta maupun orang yang sakit.

Dengan hati yang dipenuhi oleh kesedihan dan duka cita, kami mengikuti perkembangan peristiwa yang menimpa penduduk kami di Gaza, pembantaian demi pembantaian dan kebiadaban demi kebiadaban yang sulit dijelaskan dengan kata-kata dan membuat setiap orang merdeka tercengang. Di Gaza anak-anak, wanita, orang tua dan pria dewasa dibunuhi; rumah-rumah diledakkan sehingga menimpa para penghuninya, masjid-masjid yang didalamnya banyak disebutkan nama Allah diruntuhkan, dalam sebuah pemandangan yang secara jelas mengungkapkan kondisi umat ini dan sejauh mana ketertindasan yang mereka alami. Sekaligus mengungkapkan sejauh mana kejahatan musuh-musuh Allah dari kalangan Yahudi, Salibis Nashrani dan orang-orang murtad. Allah Ta’ala telah menyingkap rahasia mereka dan menjelaskan kepalsuan slogan-slogan mereka.

Peristiwa yang terjadi di Gaza menunjukkan dengan sangat jelas solusi yang tiada solusi lagi selainnya, yaitu berpegang teguh dengan agama Allah, dan berjihad untuk menolong orang-orang yang tertindas dan menolak agresi para agresor. Sekali-kali tidak ada yang bisa menghentikan kejahatan-kejahatan ini selain jihad fi sabilillah. Sekali-kali tidak ada yang bisa mengembalikan tanah-tanah suci dan negeri-negeri kaum muslimin selain jihad yang bersih lagi lurus. Dengan sarana selain jihad di jalan Allah, kita hanya akan terus memetik kehinaan dan kerendahan. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam:

إِذَا تَبَايَعْتُمْ بِالْعِينَةِ وَأَخَذْتُمْ أَذْنَابَ الْبَقَرِ وَرَضِيتُمْ بِالزَّرْعِ وَتَرَكْتُمْ الْجِهَادَ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ذُلًّا لَا يَنْزِعُهُ حَتَّى تَرْجِعُوا إِلَى دِينِكُمْ

Jika kalian telah berjual beli dengan cara ienah [salah satu jenis jual beli yang mengandung riba], kalian mengikuti ekor sapi, kalian puas dengan bercocok tanam dan kalian meninggalkan jihad, niscaya Allah Ta’ala akan menimpakan kepada kalian kehinaan yang tidak akan Allah cabut dari diri kalian, sampai kalian kembali kepada ajaran agama kalian.” (HR. Abu Daud, Ahmad dan Al-Baihaqi)

Maka dakwah apapun yang tidak mengajak kepada jihad dan peperangan di jalan Allah, adalah kebohongan dan penyimpangan dari agama Allah, adalah pembangkangan terhadap syariat, realita dan sejarah; adalah pengkhianatan terhadap umat Islam dan putra-putra umat Islam yang darah mereka ditumpahkan setiap hari [oleh musuh-musuh Islam] tanpa ada harganya.

Sesungguhnya pada hari ini kita menerjuni peperangan antara Islam dan kekafiran, antara kebenaran dan kebatilan, tiada tempat untuk solusi pertengahan, tidak ada ruang untuk menghindar dari syariat-syariat agama Islam.

Sesungguhnya diantara yang membangkitkan harapan dalam menghadapi nestapa-nestapa ini adalah apa yang kita lihat berupa ketegaran penduduk Gaza di hadapan kejahatan penjajah zionis dan ketabahan mereka di hadapan agresi yang biadab tersebut. Semoga Allah menjayakan bangsa mujahid ini, yang ketabahannya telah menorehkan ketauladanan paling indah bagi kaum muslimin dan menempatkan banyak kaum muslimin dalam posisi yang sulit. Dimanakah gerangan pertolongan kaum muslimin terhadap penduduk Gaza? Dimanakah gerangan pengorbanan kaum muslimin? Dimanakah gerangan jihad kaum muslimin? Padahal semua kaum muslimin melihat kehancuran, pembantaian-pembantaian, darah, dan tercerai berainya tulang belulang anak-anak, wanita dan kaum pria di Gaza.

Wahai penduduk Gaza…

Wahai orang-orang mulia dan terhormat, ketahuilah sesungguhnya saudara-saudara kalian dan putra-putra kalian mujahidin satu hari pun tidak pernah melupakan kalian. Jihad mereka adalah untuk menolong kalian. Pengorbanan-pengorbanan mereka adalah untuk membela kalian.

Mereka telah berjihad untuk menegakkan kekuasaan dien ini dan untuk menolong kaum muslimin yang tertindas, khususnya kaum muslimin di negeri Palestina yang tercinta, di atas jalan jihad ini mereka telah mempersembahkan hal yang terbaik dan hal yang termahal yang mereka miliki, yaitu gugurnya para pemimpin dan pasukan mujahidin. Mereka berjihad di Afghanistan, Pakistan, Maghrib Islam, Syam, Irak, Yaman, Mesir, Somalia, Chechnya, dan wilayah-wilayah perbatasan negeri Islam lainnya; sementara pandangan mata mereka tertuju kepada Palestina, lubuk hati mereka berada di Palestina, dan seluruh harapan mereka adalah semoga Allah memberikan karunia kepada mereka untuk mampu berjihad melawan Yahudi di Palestina.

Imam jihad abad ini, asy-syaikh asy-syahid Usamah bin Ladin —demikian persangkaan kami kepada beliau— telah mengucapkan sumpahnya yang terkenal, mewakili setiap orang mujahid, agar penduduk kita di Gaza merasakan aman dan penduduknya yang tertindas merasakan kemuliaan.

Wahai umat Islam…

Sesungguhnya jihad melawan Amerika dan sekutu-sekutunya dari kalangan kekuatan salibis dan rezim-rezim murtad, merupakan kewajiban pertama untuk menolong penduduk kita di Gaza. Sebab mereka adalah pemimpin kekafiran, tiang-tiang utama kebatilan dan musuh-musuh umat Islam. Amerika adalah pendukung pertama bagi semua kejahatan zionis terhadap penduduk kita di Gaza. Perkara ini sudah sangat jelas, seterang matahari di siang hari bolong, tidak memerlukan bukti lagi.

Semua pihak juga melihat peranan keji yang dilakukan oleh rezim-rezim murtad dan peranan yang dimainkan oleh pentolan-pentolan pengkhianatan terhadap umat Islam, seperti Abdel Fattah As-Sisi dan sekutu-sekutunya dari klan Alu Sa’ud [penguasa Arab Saudi] dan Alu Nahyan [penguasa Uni Emirat arab], juga para pemimpin kemurtadan dan tiang-tiang utama agen musuh Islam lainnya.

Mereka tidak saja mendukung Yahudi dan salibis secara sembunyi dan terang-terangan. Lebih dari itu, mereka secara terang-terangan menampakan permusuhan mereka kepada rakyata mereka sendiri. Mereka membunuh setiap kebaikan yang nampak di tengah rakyatnya dan memerangi sikap keksatriaan yang mengalir dalam urat nadi rakyatnya.

Kejahatan-kejahatan para penguasa tersebut, khususnya perampok bumi Kinanah [Mesir, yaitu As-Sisi] dan para tentaranya, menampakkan dengan sangat jelas sejauh mana permusuhan para penguasa murtad tersebut dan tentara mereka terhadap umat Islam. Atas dukungan para penguasa murtad tersebut, Yahudi melakukan kerusakan di muka bumi, menjulurkan tangannya ke Palestina untuk membunuh siapa saja yang ia kehendaki dengan cara apa saja yang ia kehendaki.

Dengan harta kekayaan yang dirampok oleh para agen musuh-musuh Islam tersebut dari kaum muslimin, dan dengan penghasilan “negara” yang diraih oleh para agen tersebut dari sektor riba, pelacuran, kebejatan moral dan kerusakan; Islam diperangi dan penduduk muslim dibantai, baik di Gaza, Mesir, Libya, Mali maupun negeri-negeri kaum muslimin lainnya.

Ini merupakan konspirasi yang sangat jelas terhadap kaum muslimin dan kejahatan yang tiang-tiang utamanya sempurna, yang dilakukan oleh seluruh kekuatan kekafiran dunia, dipimpin oleh para pembesar kriminal internasional dan diikuti oleh ekor-ekor mereka dari kalangan manusia-manusia rendah yang secara dusta mengaku beragama Islam.

Wahai kaum muslimin di setiap tempat….

Telah tiba saatnya untuk menolong dan berjihad, maka wajib bagi kalian untuk menolong penduduk kita di Gaza dan negeri-negeri kaum muslimin lainnya. Kami tidak mendapatkan udzur bagi kalian jika kalian menelantarkan nasib mereka, pada saat mereka dalam kondisi yang sangat membutuhkan pertolongan kalian.

Bantulah mereka dengan harta, senjata, tenaga petempur dan doa.

Bantulah mereka dengan mempersembahkan nyawa dan harta kalian secara murah di jalan Allah.

Bantulah mereka dengan menargetkan kepentingan-kepentingan Yahudi dan Amerika di setiap tempat.

Bantulah mereka dengan cara berjihad melawan para penguasa murtad, yang telah dan masih terus mendukung agresi-agresi zionis terhadap penduduk kita di Gaza, dan mereka memblokade penduduk Gaza agar mati kelaparan orang-orang yang tidak gugur oleh meriam-meriam zionis.

Berjihadlah melawan para penguasa murtad, karena mereka adalah pangkal penyakit dan sumber bencana, mereka adalah orang-orang yang memerangi umat Islam dan bersekongkol dengan musuh-musuh Islam dalam memerangi umat Islam. Mereka adalah orang-orang yang membunuh rakyat yang tertindas dan memerangi mujahidin. Mereka adalah orang-orang yang menodai kehormatan para wanita muslimah yang menjaga kesuciannya dan memburu serta memenjarakan orang-orang yang bertauhid.

Mereka adalah orang-orang yang menjaga keselamatan Yahudi dan mencegah mujahidin dari mencapai penjajah Yahudi.

Sekali-kali kita tidak akan menemukan jalan sejati untuk menolong penduduk kita di Gaza dan Palestina, kecuali setelah kita melenyapkan para penguasa murtad tersebut dan balatentara mereka para anjing penjaga Yahudi, dan kecuali setelah kita melemahkan dan mengalahkan Amerika pentolan kekafiran internasional, pemimpin kejahatan, kezaliman dan kerusakan di zaman ini.

Kemudian kami katakan…

Dimanakah para ulama rabbani? Dimanakah para juru dakwah yang tulus? Dimanakah peran mereka, bahkan dimanakah jihad mereka dengan ucapan dan senjata? Kami mengajak kepada mereka untuk menunaikan kewajiban mereka dalam membangkitkan semangat umat Islam untuk berjihad, lebih dari itu menunaikan kewajiban mereka untuk berjihad dengan nyawa dan harta mereka, sebagai bentuk memenuhi seruan Allah Azza wa Jalla:

انْفِرُوا خِفَافًا وَثِقَالًا وَجَاهِدُوا بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Berangkatlah kalian untuk berperang baik dalam keadaan ringan maupun berat, dan berjihadlah kalian dengan harta dan jiwa kalian di jalan Allah. Hal itu lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui. (QS. At-Taubah [9]: 41)

Dan firman-Nya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى تِجَارَةٍ تُنْجِيكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ (10) تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (11)

Hai orang-orang yang beriman, sukakah kalian Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kalian dari azab yang pedih? (yaitu) kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa kalian. Itulah yang lebih baik bagi kalian, jika kalian mengetahui.(QS. Ash-Shaff [61]: 10-11)

Wahai para ulama….

Inilah agama Allah diinjak-injak, syariat Islam dilenyapkan, kondisi umat direpresentasikan oleh Gaza dan derita-derita kaum muslimin. Tiada yang tersisa bagi kalian kecuali kewajiban kalian memimpin umat untuk berjihad dan berperang melawan Yahudi, melawan Amerika dan Barat, dan melawan para penguasa murtad, agar pembantaian-pembantaian ini berhenti, kejayaan kembali ke pangkuan umat Islam dan keamanan kembali hadir di negeri-negeri kaum muslimin.

Wahai para ulama umat…

Sesungguhnya negeri-negeri Islam merintih akibat kezaliman, mengadukan kepada Rabbnya kezaliman kerabat dekat sebelum kezaliman orang-orang jauh, mengadukan kezaliman kawan sebelum kezaliman lawan, mengadukan kepada Rabbnya sikap banyak kaum muslimin yang menelantarkannya, terkhusus lagi para ulama di zaman ini. Maka takutlah kalian kepada Allah atas musibah yang menimpa agama Allah dan hamba-hamba Allah yang tertindas di berbagai penjuru dunia.

Adapun kalian, wahai para singa, mujahidin, murabithin, di Baitul Maqdis dan serambi Baitul Maqdis…wahai para tentara Thaifah Manshurah di zaman sekarang…

Tolonglah penduduk di Gaza dengan segala personal dan harta yang kalian miliki. Perangilah Yahudi dan para “satpam” mereka dari kalangan penguasa murtad dan balatentaranya.

Kami ucapkan selamat kepada kalian karena kalian telah memerangi para penguasa thaghut dan durjana tersebut.

Kami ucapkan selamat kepada kalian dengan sabda Nabi kalian Shallallahu ‘alaihi wa salam:

لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ لَعَدُوِّهِمْ قَاهِرِينَ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ إِلَّا مَا أَصَابَهُمْ مِنْ لَأْوَاءَ حَتَّى يَأْتِيَهُمْ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ كَذَلِكَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَأَيْنَ هُمْ قَالَ بِبَيْتِ الْمَقْدِسِ وَأَكْنَافِ بَيْتِ الْمَقْدِسِ

“Akan senantiasa ada satu kelompok dari umatku yang berada di atas kebenaran dan mereka meraih kemenangan, mereka mengalahkan musuh mereka, tidak membahayakan mereka orang yang memusuhi mereka, kecuali sedikit penderitaan yang menimpa mereka, demikianlah keadaan mereka sampai datang keputusan Allah kepada mereka.”

Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, dimanakah gerangan kelompok tersebut?

Beliau menjawab: “Mereka berada di Baitul Maqdis dan serambi Baitul Maqdis.” (HR. Ahmad)

Kami ucapkan selamat kepada kalian dengan kabar gembira dari Nabi kalian Shallallahu ‘alaihi wa salam, akan suatu hari yang pasti akan datang, hari dimana Allah melegakan sakit hati kaum beriman, hari dimana:

يَقُولُ الْحَجَرُ أَوْ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ

“Bebatuan dan pepohonan berkata: ‘Wahai muslim, wahai hamba Allah, inilah di belakangku bersembunyi seorang Yahudi. Kemarilah dan bunuhlah dia!” (HR. Muslim dan Ahmad)

Sebagai penutup, kami katakan kepada penduduk kami di Gaza…

Kalian memiliki Allah, wahai penduduk Gaza. Dialah Rabb kami, Rabb kalian, dan Rabb orang-orang yang tertindas.

Mintalah pertolongan kepada Rabb kalian, berserah dirilah kepada-Nya, janganlah kalian bersandar kepada selain-Nya, sebab Dialah satu-satunya Yang menolong orang-orang yang tertindas, Yang menghinakan orang-orang yang menyombongkan diri, dan Yang mengalahkan orang-orang zalim. Dialah Yang berfirman:

وَكَانَ حَقًّا عَلَيْنَا نَصْرُ الْمُؤْمِنِينَ

“Dan telah menjadi kewajiban Kami untuk menolong orang-orang yang beriman.”(QS. Ar-Ruum [30]: 47)

Jadilanlah jihad kalian semata-mata untuk meraih ridha Allah, di atas jalan Allah, untuk membebaskan negeri kalian dan menegakkan syariat Rabb kalian.

Berpegang teguhlah kalian kepada kitab Allah dan sunnah Nabi-Nya Shallallahu ‘alaihi wa salam. Inilah pintu keselamatan di dunia dan akhirat, inilah jalan kemenangan dan jalan kekuasaan. Sekali-kali agama Islam tidaklah akan menang dan berkuasa, kecuali dengan cara kebenaran yang telah diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa salam. Bukan dengan cara cenderung kepada orang-orang zalim dari kalangan Rafidhah, murtad dan munafik. Bukan dengan cara perundingan-perundingan dan menyerah kalah. Bukan dengan rela melepaskan ajaran-ajaran baku dalam syariat Islam. Bukan dengan meremehkan [tidak serius] dalam masalah kedaulatan syariat Islam. Bukan dengan cara parlemen-parlemen syirik. Bukan dengan “rekonsilisasi nasional”. Dan bukan dengan slogan-slogan jahiliyah lainnya. Sekali-kali agama Islam tidak akan meraih kekuasaan dan sekali-kali orang-orang yang tertindas tidak akan merasakan keamanan, kecuali dengan berjuang untuk menerapkan hukum Allah dan bersatu di sekitar kalimat tauhid, dengan seluruh kandungan makna dan konskuensinya.

Ketahuilah wahai penduduk Gaza…

Sesungguhnya kalian memiliki saudara-saudara, yaitu mujahidin, mereka menebus kalian dengan nyawa mereka, dan mereka mendekatkan diri kepada Allah dengan menolong kalian, dengan cara mempersembahkan nyawa dan tulang belulang mereka di jalan Allah.

Ya Allah, Yang menghilangkan marabahaya dan mengabulkan doa, singkirkanlah bahaya dari penduduk kami di Gaza dan negeri-negeri kaum muslimin lainnya.

Ya Allah, lenyapkanlah bencana mereka, kasihanilah orang-orang lemah diantara mereka, sembuhkan orang-orang yang terluka diantara mereka, terimalah orang-orang yang syahid diantara mereka, bebaskan orang-orang yang tertawan diantara mereka, teguhkanlah hati mereka, turunkanlah kesabaran dan ketenangan batin ke dalam jiwa mereka, wahai Dzat yang paling penyayang.

Ya Allah, tolonglah mereka dalam menghadapi musuh mereka, satukanlah kalimat dan barisan mereka diatas kebenaran, wahai Dzat yang paling mulia.

Akhir dari seruan kami adalah segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam.

Yayasan Media As-Sahab

Syawwal 1435 H

Sumber: Al-Fajr Media Center

(muhib al majdi/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/video/pesan-audio-dukungan-pemimpin-al-qaeda-untuk-penduduk-dan-mujahidin-gaza.html

Category: berita

0 29
audio gaza

KHURASAN (Arrahmah.com) – Pada awal bulan Syawwal 1435 H, di tengah gencarnya peperangan melawan agresi militer penjajah zionis Yahudi “Israel” ke Jalur Gaza dan sebelumnya tercapainya gencatan senjata untuk jangka waktu yang lama, Yayasan Media As-Sahab merilis pesan audio ulama dan tokoh senior Tanzhim Al-Qaeda, Syaikh Abu Dujanah Basya hafizhahullah.

Dalam pesan audio berdurasi 13 menit tersebut, Syaikh Abu Dujanah Basya menyampaikan seruan kepada penduduk dan mujahidin Gaza untuk berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan As-sunnah, bersandar kepada Allah, sabar dan tegar dalam jihad melawan agresi “Israel”.

Beliau juga menyerukan kepada umat Islam dan mujahidin di seluruh dunia untuk membantu penduduk Gaza dengan harta, nyawa, dan segala hal yang mampu mereka usahakan. Secara khusus beliau juga menyerukan kepada para ulama dan juru dakwah untuk menunaikan kewajiban mereka terhadap kaum muslimin di Gaza. Bukan hanya dengan ceramah, doa dan bantuan harta; namun juga dengan secara langsung memimpin jihad umat Islam melawan rezim-rezim murtad yang selama ini menjadi “anjing penjaga” bagi keselamatan dan keamanan penjajah “Israel”.

Berikut ini terjemahan dari pesan audio Syaikh Abu Dujanah Basya yang dirilis resmi oleh Yayasan Media As-Sahab dan Al-Fajr Media Center tersebut.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Yayasan Media As-Sahab

mempersembahkan

Pesan audio Syaikh Abu Dujanah Basya hafizhahullah

dengan judul

Pesan pertolongan untuk penduduk kami di Gaza

Segala puji bagi Allah Penakluk orang-orang yang menyombongkan diri dan Penolong orang-orang yang tertindas. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada orang yang senantiasa murah senyum lagi ahli berperang, nabi kasih sayang sekaligus nabi peperangan; juga kepada keluarganya, sahabatnya dan umatnya yang mengikutinya dengan baik sampai hari pembalasan. Amma ba’du.

Kepada umat Islam, umat jihad dan memburu syahid, umat yang dikehendaki [oleh musuh-musuh] untuk tunduk dan menyerah kepada orang-orang yang menyombongkan diri, meskipun dengan cara menenggelamkan mereka ke dalam lautan darah, dan menjadikan putra-putra umat Islam sebagai gunung tengkorak dan tulang belulang.

Kepada umat kami yang mulia…

Inilah pernyataan kami kepadamu, kami menyampaikannya dari lubuk hati kami yang terluka, akibat pembantaian demi pembantaian yang kami lihat telah dilakukan terhadap kaum muslimin di belahan bumi timur dan belahan bumi barat…di Syam, Mesir dan Irak, Afghanistan dan Pakistan, Burma dan Bangladesh, Chechnya dan Turkistan, juga Afrika dan negeri-negeri Islam lainnya.

Lalu inilah kami kembali disakiti oleh pembantaian terbaru terhadap penduduk kami di Gaza, setelah adanya blokade yang mematikan dari pihak Yahudi dan pemerintah-pemerintah murtad yang menjadi sekutu mereka, dimana mereka sedikit pun tidak merasa belas kasihan kepada anak-anak maupun wanita, orang tua renta maupun orang yang sakit.

Dengan hati yang dipenuhi oleh kesedihan dan duka cita, kami mengikuti perkembangan peristiwa yang menimpa penduduk kami di Gaza, pembantaian demi pembantaian dan kebiadaban demi kebiadaban yang sulit dijelaskan dengan kata-kata dan membuat setiap orang merdeka tercengang. Di Gaza anak-anak, wanita, orang tua dan pria dewasa dibunuhi; rumah-rumah diledakkan sehingga menimpa para penghuninya, masjid-masjid yang didalamnya banyak disebutkan nama Allah diruntuhkan, dalam sebuah pemandangan yang secara jelas mengungkapkan kondisi umat ini dan sejauh mana ketertindasan yang mereka alami. Sekaligus mengungkapkan sejauh mana kejahatan musuh-musuh Allah dari kalangan Yahudi, Salibis Nashrani dan orang-orang murtad. Allah Ta’ala telah menyingkap rahasia mereka dan menjelaskan kepalsuan slogan-slogan mereka.

Peristiwa yang terjadi di Gaza menunjukkan dengan sangat jelas solusi yang tiada solusi lagi selainnya, yaitu berpegang teguh dengan agama Allah, dan berjihad untuk menolong orang-orang yang tertindas dan menolak agresi para agresor. Sekali-kali tidak ada yang bisa menghentikan kejahatan-kejahatan ini selain jihad fi sabilillah. Sekali-kali tidak ada yang bisa mengembalikan tanah-tanah suci dan negeri-negeri kaum muslimin selain jihad yang bersih lagi lurus. Dengan sarana selain jihad di jalan Allah, kita hanya akan terus memetik kehinaan dan kerendahan. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam:

إِذَا تَبَايَعْتُمْ بِالْعِينَةِ وَأَخَذْتُمْ أَذْنَابَ الْبَقَرِ وَرَضِيتُمْ بِالزَّرْعِ وَتَرَكْتُمْ الْجِهَادَ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ذُلًّا لَا يَنْزِعُهُ حَتَّى تَرْجِعُوا إِلَى دِينِكُمْ

Jika kalian telah berjual beli dengan cara ienah [salah satu jenis jual beli yang mengandung riba], kalian mengikuti ekor sapi, kalian puas dengan bercocok tanam dan kalian meninggalkan jihad, niscaya Allah Ta’ala akan menimpakan kepada kalian kehinaan yang tidak akan Allah cabut dari diri kalian, sampai kalian kembali kepada ajaran agama kalian.” (HR. Abu Daud, Ahmad dan Al-Baihaqi)

Maka dakwah apapun yang tidak mengajak kepada jihad dan peperangan di jalan Allah, adalah kebohongan dan penyimpangan dari agama Allah, adalah pembangkangan terhadap syariat, realita dan sejarah; adalah pengkhianatan terhadap umat Islam dan putra-putra umat Islam yang darah mereka ditumpahkan setiap hari [oleh musuh-musuh Islam] tanpa ada harganya.

Sesungguhnya pada hari ini kita menerjuni peperangan antara Islam dan kekafiran, antara kebenaran dan kebatilan, tiada tempat untuk solusi pertengahan, tidak ada ruang untuk menghindar dari syariat-syariat agama Islam.

Sesungguhnya diantara yang membangkitkan harapan dalam menghadapi nestapa-nestapa ini adalah apa yang kita lihat berupa ketegaran penduduk Gaza di hadapan kejahatan penjajah zionis dan ketabahan mereka di hadapan agresi yang biadab tersebut. Semoga Allah menjayakan bangsa mujahid ini, yang ketabahannya telah menorehkan ketauladanan paling indah bagi kaum muslimin dan menempatkan banyak kaum muslimin dalam posisi yang sulit. Dimanakah gerangan pertolongan kaum muslimin terhadap penduduk Gaza? Dimanakah gerangan pengorbanan kaum muslimin? Dimanakah gerangan jihad kaum muslimin? Padahal semua kaum muslimin melihat kehancuran, pembantaian-pembantaian, darah, dan tercerai berainya tulang belulang anak-anak, wanita dan kaum pria di Gaza.

Wahai penduduk Gaza…

Wahai orang-orang mulia dan terhormat, ketahuilah sesungguhnya saudara-saudara kalian dan putra-putra kalian mujahidin satu hari pun tidak pernah melupakan kalian. Jihad mereka adalah untuk menolong kalian. Pengorbanan-pengorbanan mereka adalah untuk membela kalian.

Mereka telah berjihad untuk menegakkan kekuasaan dien ini dan untuk menolong kaum muslimin yang tertindas, khususnya kaum muslimin di negeri Palestina yang tercinta, di atas jalan jihad ini mereka telah mempersembahkan hal yang terbaik dan hal yang termahal yang mereka miliki, yaitu gugurnya para pemimpin dan pasukan mujahidin. Mereka berjihad di Afghanistan, Pakistan, Maghrib Islam, Syam, Irak, Yaman, Mesir, Somalia, Chechnya, dan wilayah-wilayah perbatasan negeri Islam lainnya; sementara pandangan mata mereka tertuju kepada Palestina, lubuk hati mereka berada di Palestina, dan seluruh harapan mereka adalah semoga Allah memberikan karunia kepada mereka untuk mampu berjihad melawan Yahudi di Palestina.

Imam jihad abad ini, asy-syaikh asy-syahid Usamah bin Ladin —demikian persangkaan kami kepada beliau— telah mengucapkan sumpahnya yang terkenal, mewakili setiap orang mujahid, agar penduduk kita di Gaza merasakan aman dan penduduknya yang tertindas merasakan kemuliaan.

Wahai umat Islam…

Sesungguhnya jihad melawan Amerika dan sekutu-sekutunya dari kalangan kekuatan salibis dan rezim-rezim murtad, merupakan kewajiban pertama untuk menolong penduduk kita di Gaza. Sebab mereka adalah pemimpin kekafiran, tiang-tiang utama kebatilan dan musuh-musuh umat Islam. Amerika adalah pendukung pertama bagi semua kejahatan zionis terhadap penduduk kita di Gaza. Perkara ini sudah sangat jelas, seterang matahari di siang hari bolong, tidak memerlukan bukti lagi.

Semua pihak juga melihat peranan keji yang dilakukan oleh rezim-rezim murtad dan peranan yang dimainkan oleh pentolan-pentolan pengkhianatan terhadap umat Islam, seperti Abdel Fattah As-Sisi dan sekutu-sekutunya dari klan Alu Sa’ud [penguasa Arab Saudi] dan Alu Nahyan [penguasa Uni Emirat arab], juga para pemimpin kemurtadan dan tiang-tiang utama agen musuh Islam lainnya.

Mereka tidak saja mendukung Yahudi dan salibis secara sembunyi dan terang-terangan. Lebih dari itu, mereka secara terang-terangan menampakan permusuhan mereka kepada rakyata mereka sendiri. Mereka membunuh setiap kebaikan yang nampak di tengah rakyatnya dan memerangi sikap keksatriaan yang mengalir dalam urat nadi rakyatnya.

Kejahatan-kejahatan para penguasa tersebut, khususnya perampok bumi Kinanah [Mesir, yaitu As-Sisi] dan para tentaranya, menampakkan dengan sangat jelas sejauh mana permusuhan para penguasa murtad tersebut dan tentara mereka terhadap umat Islam. Atas dukungan para penguasa murtad tersebut, Yahudi melakukan kerusakan di muka bumi, menjulurkan tangannya ke Palestina untuk membunuh siapa saja yang ia kehendaki dengan cara apa saja yang ia kehendaki.

Dengan harta kekayaan yang dirampok oleh para agen musuh-musuh Islam tersebut dari kaum muslimin, dan dengan penghasilan “negara” yang diraih oleh para agen tersebut dari sektor riba, pelacuran, kebejatan moral dan kerusakan; Islam diperangi dan penduduk muslim dibantai, baik di Gaza, Mesir, Libya, Mali maupun negeri-negeri kaum muslimin lainnya.

Ini merupakan konspirasi yang sangat jelas terhadap kaum muslimin dan kejahatan yang tiang-tiang utamanya sempurna, yang dilakukan oleh seluruh kekuatan kekafiran dunia, dipimpin oleh para pembesar kriminal internasional dan diikuti oleh ekor-ekor mereka dari kalangan manusia-manusia rendah yang secara dusta mengaku beragama Islam.

Wahai kaum muslimin di setiap tempat….

Telah tiba saatnya untuk menolong dan berjihad, maka wajib bagi kalian untuk menolong penduduk kita di Gaza dan negeri-negeri kaum muslimin lainnya. Kami tidak mendapatkan udzur bagi kalian jika kalian menelantarkan nasib mereka, pada saat mereka dalam kondisi yang sangat membutuhkan pertolongan kalian.

Bantulah mereka dengan harta, senjata, tenaga petempur dan doa.

Bantulah mereka dengan mempersembahkan nyawa dan harta kalian secara murah di jalan Allah.

Bantulah mereka dengan menargetkan kepentingan-kepentingan Yahudi dan Amerika di setiap tempat.

Bantulah mereka dengan cara berjihad melawan para penguasa murtad, yang telah dan masih terus mendukung agresi-agresi zionis terhadap penduduk kita di Gaza, dan mereka memblokade penduduk Gaza agar mati kelaparan orang-orang yang tidak gugur oleh meriam-meriam zionis.

Berjihadlah melawan para penguasa murtad, karena mereka adalah pangkal penyakit dan sumber bencana, mereka adalah orang-orang yang memerangi umat Islam dan bersekongkol dengan musuh-musuh Islam dalam memerangi umat Islam. Mereka adalah orang-orang yang membunuh rakyat yang tertindas dan memerangi mujahidin. Mereka adalah orang-orang yang menodai kehormatan para wanita muslimah yang menjaga kesuciannya dan memburu serta memenjarakan orang-orang yang bertauhid.

Mereka adalah orang-orang yang menjaga keselamatan Yahudi dan mencegah mujahidin dari mencapai penjajah Yahudi.

Sekali-kali kita tidak akan menemukan jalan sejati untuk menolong penduduk kita di Gaza dan Palestina, kecuali setelah kita melenyapkan para penguasa murtad tersebut dan balatentara mereka para anjing penjaga Yahudi, dan kecuali setelah kita melemahkan dan mengalahkan Amerika pentolan kekafiran internasional, pemimpin kejahatan, kezaliman dan kerusakan di zaman ini.

Kemudian kami katakan…

Dimanakah para ulama rabbani? Dimanakah para juru dakwah yang tulus? Dimanakah peran mereka, bahkan dimanakah jihad mereka dengan ucapan dan senjata? Kami mengajak kepada mereka untuk menunaikan kewajiban mereka dalam membangkitkan semangat umat Islam untuk berjihad, lebih dari itu menunaikan kewajiban mereka untuk berjihad dengan nyawa dan harta mereka, sebagai bentuk memenuhi seruan Allah Azza wa Jalla:

انْفِرُوا خِفَافًا وَثِقَالًا وَجَاهِدُوا بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Berangkatlah kalian untuk berperang baik dalam keadaan ringan maupun berat, dan berjihadlah kalian dengan harta dan jiwa kalian di jalan Allah. Hal itu lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui. (QS. At-Taubah [9]: 41)

Dan firman-Nya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى تِجَارَةٍ تُنْجِيكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ (10) تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (11)

Hai orang-orang yang beriman, sukakah kalian Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kalian dari azab yang pedih? (yaitu) kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa kalian. Itulah yang lebih baik bagi kalian, jika kalian mengetahui.(QS. Ash-Shaff [61]: 10-11)

Wahai para ulama….

Inilah agama Allah diinjak-injak, syariat Islam dilenyapkan, kondisi umat direpresentasikan oleh Gaza dan derita-derita kaum muslimin. Tiada yang tersisa bagi kalian kecuali kewajiban kalian memimpin umat untuk berjihad dan berperang melawan Yahudi, melawan Amerika dan Barat, dan melawan para penguasa murtad, agar pembantaian-pembantaian ini berhenti, kejayaan kembali ke pangkuan umat Islam dan keamanan kembali hadir di negeri-negeri kaum muslimin.

Wahai para ulama umat…

Sesungguhnya negeri-negeri Islam merintih akibat kezaliman, mengadukan kepada Rabbnya kezaliman kerabat dekat sebelum kezaliman orang-orang jauh, mengadukan kezaliman kawan sebelum kezaliman lawan, mengadukan kepada Rabbnya sikap banyak kaum muslimin yang menelantarkannya, terkhusus lagi para ulama di zaman ini. Maka takutlah kalian kepada Allah atas musibah yang menimpa agama Allah dan hamba-hamba Allah yang tertindas di berbagai penjuru dunia.

Adapun kalian, wahai para singa, mujahidin, murabithin, di Baitul Maqdis dan serambi Baitul Maqdis…wahai para tentara Thaifah Manshurah di zaman sekarang…

Tolonglah penduduk di Gaza dengan segala personal dan harta yang kalian miliki. Perangilah Yahudi dan para “satpam” mereka dari kalangan penguasa murtad dan balatentaranya.

Kami ucapkan selamat kepada kalian karena kalian telah memerangi para penguasa thaghut dan durjana tersebut.

Kami ucapkan selamat kepada kalian dengan sabda Nabi kalian Shallallahu ‘alaihi wa salam:

لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ لَعَدُوِّهِمْ قَاهِرِينَ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ إِلَّا مَا أَصَابَهُمْ مِنْ لَأْوَاءَ حَتَّى يَأْتِيَهُمْ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ كَذَلِكَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَأَيْنَ هُمْ قَالَ بِبَيْتِ الْمَقْدِسِ وَأَكْنَافِ بَيْتِ الْمَقْدِسِ

“Akan senantiasa ada satu kelompok dari umatku yang berada di atas kebenaran dan mereka meraih kemenangan, mereka mengalahkan musuh mereka, tidak membahayakan mereka orang yang memusuhi mereka, kecuali sedikit penderitaan yang menimpa mereka, demikianlah keadaan mereka sampai datang keputusan Allah kepada mereka.”

Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, dimanakah gerangan kelompok tersebut?

Beliau menjawab: “Mereka berada di Baitul Maqdis dan serambi Baitul Maqdis.” (HR. Ahmad)

Kami ucapkan selamat kepada kalian dengan kabar gembira dari Nabi kalian Shallallahu ‘alaihi wa salam, akan suatu hari yang pasti akan datang, hari dimana Allah melegakan sakit hati kaum beriman, hari dimana:

يَقُولُ الْحَجَرُ أَوْ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ

“Bebatuan atau pepohonan berkata: ‘Wahai muslim, wahai hamba Allah, inilah di belakangku bersembunyi seorang Yahudi. Kemarilah dan bunuhlah dia!” (HR. Muslim dan Ahmad)

Sebagai penutup, kami katakan kepada penduduk kami di Gaza…

Kalian memiliki Allah, wahai penduduk Gaza. Dialah Rabb kami, Rabb kalian, dan Rabb orang-orang yang tertindas.

Mintalah pertolongan kepada Rabb kalian, berserah dirilah kepada-Nya, janganlah kalian bersandar kepada selain-Nya, sebab Dialah satu-satunya Yang menolong orang-orang yang tertindas, Yang menghinakan orang-orang yang menyombongkan diri, dan Yang mengalahkan orang-orang zalim. Dialah Yang berfirman:

وَكَانَ حَقًّا عَلَيْنَا نَصْرُ الْمُؤْمِنِينَ

“Dan telah menjadi kewajiban Kami untuk menolong orang-orang yang beriman.”(QS. Ar-Ruum [30]: 47)

Jadilanlah jihad kalian semata-mata untuk meraih ridha Allah, di atas jalan Allah, untuk membebaskan negeri kalian dan menegakkan syariat Rabb kalian.

Berpegang teguhlah kalian kepada kitab Allah dan sunnah Nabi-Nya Shallallahu ‘alaihi wa salam. Inilah pintu keselamatan di dunia dan akhirat, inilah jalan kemenangan dan jalan kekuasaan. Sekali-kali agama Islam tidaklah akan menang dan berkuasa, kecuali dengan cara kebenaran yang telah diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa salam. Bukan dengan cara cenderung kepada orang-orang zalim dari kalangan Rafidhah, murtad dan munafik. Bukan dengan cara perundingan-perundingan dan menyerah kalah. Bukan dengan rela melepaskan ajaran-ajaran baku dalam syariat Islam. Bukan dengan meremehkan [tidak serius] dalam masalah kedaulatan syariat Islam. Bukan dengan cara parlemen-parlemen syirik. Bukan dengan “rekonsilisasi nasional”. Dan bukan dengan slogan-slogan jahiliyah lainnya. Sekali-kali agama Islam tidak akan meraih kekuasaan dan sekali-kali orang-orang yang tertindas tidak akan merasakan keamanan, kecuali dengan berjuang untuk menerapkan hukum Allah dan bersatu di sekitar kalimat tauhid, dengan seluruh kandungan makna dan konskuensinya.

Ketahuilah wahai penduduk Gaza…

Sesungguhnya kalian memiliki saudara-saudara, yaitu mujahidin, mereka menebus kalian dengan nyawa mereka, dan mereka mendekatkan diri kepada Allah dengan menolong kalian, dengan cara mempersembahkan nyawa dan tulang belulang mereka di jalan Allah.

Ya Allah, Yang menghilangkan marabahaya dan mengabulkan doa, singkirkanlah bahaya dari penduduk kami di Gaza dan negeri-negeri kaum muslimin lainnya.

Ya Allah, lenyapkanlah bencana mereka, kasihanilah orang-orang lemah diantara mereka, sembuhkan orang-orang yang terluka diantara mereka, terimalah orang-orang yang syahid diantara mereka, bebaskan orang-orang yang tertawan diantara mereka, teguhkanlah hati mereka, turunkanlah kesabaran dan ketenangan batin ke dalam jiwa mereka, wahai Dzat yang paling penyayang.

Ya Allah, tolonglah mereka dalam menghadapi musuh mereka, satukanlah kalimat dan barisan mereka diatas kebenaran, wahai Dzat yang paling mulia.

Akhir dari seruan kami adalah segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam.

Yayasan Media As-Sahab

Syawwal 1435 H

Sumber: Al-Fajr Media Center

(muhib al majdi/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/jihad/surat-dukungan-pemimpin-al-qaeda-untuk-penduduk-dan-mujahidin-gaza.html

Category: berita

0 14
Mujahidin Asy-Syabaab Somalia.  (Foto : AFP)

MOGADISHU (Arrahmah.com) – AS mengklaim telah melakukan operasi militer terhadap Mujahidin Asy-Syabaab di Somalia, menurut pernyataan para pejabatnya tanpa rincian apapun.

Pentagon sedang menilai hasil dari operasi yang mereka klaim dilancarkan pada Senin (1/9/2014), ujar seorang juru bicara seperti dilansir BBC.

Namun seorang pejabat AS yang pernyataannya dikutip media Amerika mengatakan : “Senior asy-Syabaab telah ditargetkan”.

“Kami tengah menilai hasil operasi dan akan memberikan informasi tambahan,” ujar juru bicara Pentagon, John Kirby F dalam sebuah pernyataan.

Tindakan Amerika muncul setelah Mujahidin Asy-Syabaab menyerang sebuah pusat penahanan di Mogadishu pada Ahad (31/8) dalam upaya untuk membebaskan para tahanan Muslim.

Para pejabat Somalia mengklaim tiga tentara Somalia dan dua “warga sipil” tewas dalam serangan tersebut.

Amerika Serikat telah memberikan dukungan kepada pasukan teroris Uni Afrika dan Somalia yang berperang melawan Mujahidin Asy-Syabaab yang berusaha menegakkan Islam di bumi Somalia.

Serangkaian serangan mematikan telah dilancarkan oleh Mujahidin Asy-Syabaab meskipun Somalia mengklaim mereka telah mendapatkan kemenangan dan berhasil mengusir Asy-Syabaab dari berbagai wilayah di Somalia. (haninmazaya/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/09/02/as-mengklaim-telah-melancarkan-operasi-militer-terhadap-mujahidin-asy-syabaab-somalia.html

Category: berita

0 64
AR-AQAP

YAMAN (Arrahmah.com) – Sebuah video yang dirilis oleh Al-Qaeda di Semenanjung Arab atau Al-Qaeda in the Arabian Peninsula (AQAP) pada akhir Maret telah menarik perhatian di media. Video yang berjudul The First Heavy Rain itu menampilkan dua pemimpin AQAP, beserta mujahidin yang meloloskan diri dari penjara Yaman pada bulan Februari 2014.

Syaikh Nasir Al-Wuhayshi, yang merupakan amir AQAP, terlihat tengah berbicara dalam sebuah pertemuan yang dihadiri lebih dari 100 orang. “Saudara-saudaraku, saat ini para salibis masih mempunyai banyak rencana, jadi kita harus ingat bahwa kita selalu melawan musuh terbesar, para pemimpin kafir, dan kita harus menggulingkan para pemimpin itu, kita juga harus menghancurkan salib, dan pembawa salib terbesar adalah Amerika.” tegasnya.

Syaikh Ibrahim Ar-Rubaish, seorang warga Saudi yang pernah ditahan di Guantanamo dan sekarang berperan sebagai pejabat tinggi syariah di AQAP, juga berbicara dalam video tersebut. Syaikh Ibrahim bersyukur atas kebebasan baru yang didapatkan oleh sejumlah mujahidin, termasuk yang terlihat dalam video itu, tetapi dia menyesalkan fakta bahwa ada beberapa mujahidin yang masih dipenjarakan di Guantanamo dan di tempat lainnya.

Video tersebut telah memicu minat media karena menunjukkan kekuatan AQAP di Yaman. Syaikh Nasir adalah orang yang diburu dan dia masuk dalam daftar mujahid yang paling dicari oleh Amerika dan dijadikan target potensial untuk serangan drone salibis. Namun, dia merasa cukup nyaman di negara asalnya untuk memimpin pertemuan para mujahidin yang merupakan pengikutnya.

Syaikh Nasir dulunya menjabat sebagai pembantu Syaikh Usamah bin Ladin dan setelah peristiwa yang penuh berkah 9/11 dia berlindung di Afghanistan. Kemudian dia berangkat ke Iran, tempat di mana dia ditahan, beberapa saat setelah Pertempuran Tora Bora. Akhirnya dia dipindahkan ke penjara Yaman, tetapi dia berhasil meloloskan diri dari penjara pada tahun 2006.

Al-Qaeda telah lama berusaha untuk mengobarkan jihad di negara-negara Muslim yang dianggap berpotensi untuk menjadi ladang jihad. Yaman dan Arab Saudi termasuk dalam daftar pertama negara yang menjadi target dalam operasi Al-Qaeda ini. Namun, gerakan “kontraterorisme” sengit di Arab Saudi yang dimulai pada tahun 2003 menghalangi upaya awal Al-Qaeda di Semenanjung Arab. Pada awalnya, Al-Qaeda juga bersusah payah untuk mendirikan sebuah jama’ah jihad skala penuh di Yaman. Namun pelarian yang lolos dari penjara seperti Syaikh Nasir dan tahanan Guantanamo yang baru kembali seperti Syaikh Rubaish telah mengisi posisi kepemimpinan Al-Qaeda di Semenanjung Arab dan memberikan kontribusi untuk kebangkitan Al-Qaeda.

Pada awal tahun 2009, Syaikh Nasir bersama mujahidin mengumumkan kebangkitan kembali AQAP, dan berbai’at kepada pemimpin senior Al-Qaeda Syaikh Aiman Az-Zhawahiri yang sebelumnya telah mengangkat Syaikh Nasir sebagai pimpinan tertinggi Al-Qaeda di Semenanjung Arab.

Pada musim panas 2013, Syaikh Aiman mengangkat Syaikh Nasir ke posisi amir Al-Qaeda. Penunjukan Syaikh Nasir untuk peran amir itu bersamaan dengan ancaman skala besar agar Amerika menutup kedutaannya di seluruh dunia. AS mengetahui ancaman ini ketika intelijen mendapatkan video komunikasi Syaikh Aiman, melalui sistem berbasis internet yang kompleks, bersama dengan lebih dari 20 anak buahnya, termasuk Syaikh Nasir.

Amir Al-Qaeda bertindak sebagai fungsi inti dalam kelompok tersebut. Peran itu sebelumnya dipegang oleh mujahid senior Asia Selatan. Menurut dokumen rahasia yang dirampas dari kediaman Syaikh Usamah, tugas yang dilakukan oleh amir Al-Qaeda termasuk mengkoordinasikan kegiatan militer dan media, serta berkomunikasi dengan daerah-daerah atau cabang-cabang Al-Qaeda, serta dengan sekutu seperti Taliban Afghanistan dan Pakistan.

Dalam video terbaru lainnya, Syaikh Abu Sulaiman Al-Muhajir, seorang petinggi dewan syariah di Jabhah Nusrah, menjelaskan bahwa Al-Qaeda juga memiliki pemimpin yang mengawasi organisasi di berbagai lokasi geografis, atau wilayah. Jabhah Nusrah adalah cabang resmi Al-Qaeda di Suriah.

“Al-Qaeda menyusun rencana dan strategi berdasarkan apa yang kita sebut Al-Qalim, atau lokasi,” kata Syaikh Sulaiman dalam video itu. Dan seorang pemimpin, yang telah berbai’at kepada Syaikh Aiman Az-Zhawahiri, dipilih untuk mengawasi masing-masing lokasi tersebut. Selain itu, Syaikh Sulaiman juga menjelaskan bahwa Al-Qaeda menunjuk pemimpin lain yang mengawasi semua lokasi tersebut, dan posisi ini disebut Mas’ul Al-Qalim.

Peran kepemimpinan Mas’ul Al-Qalim ini dijelaskan oleh Syaikh Sulaiman diisi oleh orang lain selain amir Al-Qaeda, menurut pejabat intelijen AS. Baik amir maupun Masul Al-Qalim, keduanya memiliki wakil untuk mendukung pekerjaan mereka.

Peran tersebut, dan apa yang mereka katakan tentang betapa sebenarnya Al-Qaeda terorganisir, umumnya tidak tercermin dalam wacana publik. Biasanya mereka berpendapat bahwa otak dari Al-Qaeda di Asia Selatan dan keberadaannya berbeda dari cabang Al-Qaeda di tempat lain. Syaikh Nasir berperan sebagai salah seorang pemimpin paling senior Al-Qaeda dari Yaman. Dan perannya adalah menjadi bagian dari struktur yang dipimpin langsung oleh Syaikh Aiman, wakil lainnya, dan didukung oleh para anggota dewan. Para pemimpin ini tidak hanya berada di Asia Selatan, tetapi juga di tempat lainnya.

Pengaruh dia di jaringan Al-Qaeda dapat dibuktikan dengan berbagai cara. Menurut akun Twitter Wiki Baghdady, yang dianggap merupakan akun dari Daulah Islam Irak dan Syam atau Islamic State of Iraq and the Sham (ISIS), Syaikh Nasir adalah figur yang diminta tolong mengatasi pertikaian antara ISIS dan Jabhah Nusrah. Syaikh Nasir dikabarkan menolak amir ISIS, Abu Bakr Al-Baghdadi, ketika diminta untuk bergabung di ‘kekhalifahan’ yang baru. Syaikh Nasir juga menyarankan Al-Qaeda di Maghrib Islam atau Al-Qaeda in the Islamic Maghreb (AQIM), cabang lain dari Al-Qaeda, untuk menerapkan hukum syariah di wilayah yang berada di bawah kendali AQIM. Pada awalnya AQIM tidak mematuhi saran ini, tapi kemudian dalam beberapa bulan terakhir AQIM merilis pernyataan dan menganjurkan pendekatan yang dijelaskan oleh Syaikh Nasir tersebut.

Di bawah arahan Syaikh Nasir, AQAP membantu Asy-Syaabaab, cabang Al-Qaeda di Somalia, serta Mujahidin Jamaah Ahli Sunnah Liddawati Wal Jihad Nigeria atau yang lebih dikenal dengan sebutan Boko Haram di Nigeria. Kelompok ini juga membantu membangun jaringan Muhammad Jamal, yang didirikan oleh mantan bawahan Syaikh Aiman. Muhammad Jamal mencatat dalam surat-suratnya kepada Syaikh Aiman bahwa dia menerima pendanaan dan dukungan lainnya dari AQAP, yang juga membantu menyalurkan mujahidin ke kamp-kamp Jamal di Mesir dan Libya.

AQAP telah memperluas jangkauannya jauh melampaui perbatasan Yaman. Pada bulan Januari, sebuah laporan yang diterbitkan oleh US Senate Select Committee on Intelligence mencatat bahwa AQAP dan cabang-cabang lain Al-Qaeda telah melakukan pelatihan, membangun jaringan komunikasi, dan memfasilitasi perjalanan mujahidin seluruh Afrika Utara dari tempat persembunyian mereka di bagian timur Libya.

Sementara itu Syaikh Nasir dikenal karena perannya sebagai pemimpin Al-Qaeda di Yaman, perannya di Al-Qaeda menjadikan dia seorang yang berpengaruh di seluruh jaringan internasional Al-Qaeda.

(banan/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/04/21/amir-al-qaeda-yaman-memperingatkan-as-dalam-video-pertemuan-antar-mujahidin.html

0 39
video aqim1

(Arrahmah.com) – Yayasan Media Al-Andalus, sayap media mujahidin Al-Qaeda In Islamic Maghrib (AQIM), pada hari Sabtu, 1 Rabi’u Tsani 1435 H bertepatan dengan 1 Februari 2014 M merilis video terbaru mereka. Video berdurasi 11 menit 47 detik itu berjudul “dan saling memberi wasiat dengan kebenaran: Kampanye Dakwah di wilayah Sahara terbesar”. Al-Fajr Media Center kemudian mempublikasikan video tersebut secara resmi di situs-situs jihad internasional.

Video terbaru AQIM itu mendokumentasikan kegiatan dakwah mujahidin AQIM di wilayah gurun terbesar di benua Afrika, Sahara. Konvoi dakwah mujahidin AQIM menempuh perjalanan di sepanjang dan selebar gurun Sahara di wilayah Afrika Barat dan Afrika Utara, mendatangi suku-suku Arab dan Bar-bar, dan mengajarkan syariat Islam kepada mereka.

Salah seorang juru dakwah mujahidin AQIM, Syaikh Abdullah Walad Hasan Asy-Syinqithi hafizhahullah, mendatangi masyarakat salah satu suku di gurun Sahara dan menyampaikan taushiyah di tengah mereka. Dalam nasehatnya, juru dakwah itu menjelaskan realita perpecahan dan perselisihan kaum muslimin. Kewajiban mujahidin dan setiap muslim adalah menyatukan kaum muslimin di atas agama Allah. Juru dakwah itu juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kebohongan-kebohongan dan berita-berita palsu yang dipublikasikan oleh pasukan salibis Perancis dan sekutu-sekutunya guna mencitrakan mujahidin secara buruk. Mujahidin mengunjungi masyarakat dan beramah tamah dengan mereka sehingga mereka melihat mujahidin apa adanya tidak seperti kampanye pencitraan buruk oleh pasukan salibis Perancis dan sekutu-sekutunya.

Juru dakwah mujahidin AQIM juga mengunjungi masyarakat di pasar. Di tengah masyarakat yang berkumpul di pasar, juru dakwah itu mengingatkan kaum muslimin bahwa kemuliaan seseorang diukur dengan ketakwaannya. Tidak ada kelebihan bangsa Arab atas non-Arab, atau sebuah kelompok atas kelompok lainnya, atau sebuah suku atas suku lainnya, kecuali dengan takwa. Untuk itu kepentingan umat harus diutamakan dari kepentingan kelompok dan suku.

Juru dakwah itu mengingatkan bahwa persatuan suku-suku akan membawa manfaat yang sangat besar. Dengan persatuan, suku-suku dapat melaksanakan proyek-proyek besar seperti penggalian sumur, pembangunan madrasah, pengajian ilmiah dan lain sebagainya. Dengan persatuan kaum muslimin, musuh-musuh Islam tidak akan mampu mengalahkan dan menjajah umat Islam. Persatuan umat Islam menuntut adanya sikap saling membantu dan menolong sesama kaum muslimin. Maka kewajiban umat Islam adalah melindungi agama, nyawa, harta dan kehormatan kaum muslimin lainnya yang tertindas. Persoalan terbesar kaum muslimin menurut beliau adalah tidak diterapkannya syariat Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal yang sangat menggetarkan dari video itu adalah ketika juru dakwah mujahidin membacakan bait-bait syair tentang kepahlawanan Syaikh Usamah bin Ladin rahimahullah di medan jihad dan belasungkawa atas kesyahidan beliau. Beberapa orang kakek nampak meneteskan air mata karena terharu dengan syair tersebut. Usai pembacaan syair, masyarakat tampak menunjukkan kegembiraan mereka. Seorang penduduk bahkan mengatakan kepada mujahidin, “Manhaj Syaikh Usamah adalah manhaj yang kami warisi dari nenek moyang kami.” Perkataan laki-laki itu disambut uraian tawa dan senyum semua orang yang hadir.

Link download

Kwalitas tinggi

118.29 MB
http://archive.org/download/QAFLT-1/QAFLT1.divx

Kwalitas sedang
64.17 MB
http://archive.org/download/QAFLT-1/QAFLT2.mp4

Kwalitas mobile
32.75 MB
http://archive.org/download/QAFLT-1/QAFLT4.3gp

(muhib al majdi/arrahmah.com)

Source: http://www.arrahmah.com/video/video-kegiatan-dakwah-mujahidin-aqim-di-wilayah-gurun-sahara.html

    0 39
    video aqim1

    (Arrahmah.com) – Yayasan Media Al-Andalus, sayap media mujahidin Al-Qaeda In Islamic Maghrib (AQIM), pada hari Sabtu, 1 Rabi’u Tsani 1435 H bertepatan dengan 1 Februari 2014 M merilis video terbaru mereka. Video berdurasi 11 menit 47 detik itu berjudul “dan saling memberi wasiat dengan kebenaran: Kampanye Dakwah di wilayah gurun terbesar Sahara”. Al-Fajr Media Center kemudian mempublikasikan video tersebut secara resmi di situs-situs jihad internasional.

    Video terbaru AQIM itu mendokumentasikan kegiatan dakwah mujahidin AQIM di wilayah gurun terbesar di benua Afrika, Sahara. Konvoi dakwah mujahidin AQIM menempuh perjalanan di sepanjang dan selebar gurun Sahara di wilayah Afrika Barat dan Afrika Utara, mendatangi suku-suku Arab dan Bar-bar, dan mengajarkan syariat Islam kepada mereka.

    Salah seorang juru dakwah mujahidin AQIM, Syaikh Abdullah Walad Hasan Asy-Syinqithi hafizhahullah, mendatangi masyarakat salah satu suku di gurun Sahara dan menyampaikan taushiyah di tengah mereka. Dalam nasehatnya, juru dakwah itu menjelaskan realita perpecahan dan perselisihan kaum muslimin. Kewajiban mujahidin dan setiap muslim adalah menyatukan kaum muslimin di atas agama Allah. Juru dakwah itu juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kebohongan-kebohongan dan berita-berita palsu yang dipublikasikan oleh pasukan salibis Perancis dan sekutu-sekutunya guna mencitrakan mujahidin secara buruk. Mujahidin mengunjungi masyarakat dan beramah tamah dengan mereka sehingga mereka melihat mujahidin apa adanya tidak seperti kampanye pencitraan buruk oleh pasukan salibis Perancis dan sekutu-sekutunya.

    Juru dakwah mujahidin AQIM juga mengunjungi masyarakat di pasar. Di tengah masyarakat yang berkumpul di pasar, juru dakwah itu mengingatkan kaum muslimin bahwa kemuliaan seseorang diukur dengan ketakwaannya. Tidak ada kelebihan bangsa Arab atas non-Arab, atau sebuah kelompok atas kelompok lainnya, atau sebuah suku atas suku lainnya, kecuali dengan takwa. Untuk itu kepentingan umat harus diutamakan dari kepentingan kelompok dan suku.

    Juru dakwah itu mengingatkan bahwa persatuan suku-suku akan membawa manfaat yang sangat besar. Dengan persatuan, suku-suku dapat melaksanakan proyek-proyek besar seperti penggalian sumur, pembangunan madrasah, pengajian ilmiah dan lain sebagainya. Dengan persatuan kaum muslimin, musuh-musuh Islam tidak akan mampu mengalahkan dan menjajah umat Islam. Persatuan umat Islam menuntut adanya sikap saling membantu dan menolong sesama kaum muslimin. Maka kewajiban umat Islam adalah melindungi agama, nyawa, harta dan kehormatan kaum muslimin lainnya yang tertindas. Persoalan terbesar kaum muslimin menurut beliau adalah tidak diterapkannya syariat Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Hal yang sangat menggetarkan dari video itu adalah ketika juru dakwah mujahidin membacakan bait-bait syair tentang kepahlawanan Syaikh Usamah bin Ladin rahimahullah di medan jihad dan belasungkawa atas kesyahidan beliau. Beberapa orang kakek nampak meneteskan air mata karena terharu dengan syair tersebut. Usai pembacaan syair, masyarakat tampak menunjukkan kegembiraan mereka. Seorang penduduk bahkan mengatakan kepada mujahidin, “Manhaj Syaikh Usamah adalah manhaj yang kami warisi dari nenek moyang kami.” Perkataan laki-laki itu disambut uraian tawa dan senyum semua orang yang hadir.

    (muhib al majdi/arrahmah.com)

    Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/02/09/subhanallah-mujahidin-aqim-merilis-video-kegiatan-dakwah-di-wilayah-sahara.html

      0 47
      artileri asy-syabaab

      KISMAYO (Arrahmah.com) – Mujahidin Asy-Syabaab menyerang pangkalan militer pasukan salibis Kenya dalam bandara Kismayo pada hari Kamis, 24 Muharram 1435 H/28 November 2013 M. Berikut ini pernyataan resmi mujahidin Asy-Syabaab terkait dengan serangan-serangan tersebut.

      Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

      Laporan harian untuk hari Kamis, 24 Muharram 1435 H

      Segala puji bagi Allah semata, Yang memuliakan tentara-Nya, memenangkan hamba-Nya dan sendirian mengalahkan golongan-golongan musuh-Nya. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi yang tiada seorang nabi pun sepeninggalnya. Amma ba’du.

      Beberapa berita terpisah:

      1. Menyerang pangkalan-pangkalan militer pasukan salibis Uni Afrika di kawasan Shalahuddin, propinsi Islam Shabelle Bawah.

      2. Menyerang posko pasukan rezim murtad Somalia di kota Jauhar, propinsi Islam Shabelle Tengah dengan lemparan granat.

      3. Menyerang pangkalan pasukan salibis Kenya dalam bandara kota Kismayo, propinsi Islam Juba

      Ya Allah, Yang menurunkan kitab suci, menjalankan awan, dan mengalahkan golongan-golongan musuh, kalahkanlah pasukan salibis dan tentara-tentara murtad yang berkoalisi dengan mereka.

      Ya Allah, jadikanlah mereka dan peralatan perang mereka sebagai harta rampasan perang bagi mujahidin.Ya Allah, hancurkanlah mereka dan goncangkanlah mereka.

      Ya Allah, Engkaulah penguat kami dan Engkaulah penolong kami. Dengan bantuan-Mu semata kami bergerak dan berperang.

      Allahu akbar

      Kemuliaan hanyalah milik Allah, Rasul-Nya dan kaum beriman, akan tetapi orang-orang munafik tidak memahaminya.

      Yayasan Media Al-Kataib
      Gerakan Mujahidin Asy-Syabaab

      Ahad, 19 Shafar 1435 H
      22 Desember 2013 M

      Sumber: Shada Al-Jihad Media Center

      Global Islamic

      (muhib al majdi/arrahmah.com)

      Source: http://www.arrahmah.com/jihad/laporan-jihad-somalia-mujahidin-serang-pangkalan-pasukan-salibis-kenya-di-kismayo.html

      0 65
      al-shabaab

      BARAWE (Arrahmah.com) – Sebagai bentuk salah satu pelayanan terhadap rakyat Somalia, Mujahidin Asy-Syabaab membeton jembatan umum di kota Barawe pada Rabu (30/10/2013), menurut laporan jihad harian Asy-Syabaab yang dirilis pada Desember 2013. Pada hari itu juga Mujahidin menyerang pangkalan militer pasukan salibis Uni Afrika dan pasukan rezim sekuler Somalia di kota Mahdawe dan Senkader. Berikut terjemahan laporannya:

      ****

      Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

      Laporan harian untuk hari Rabu, 25 Dzulhijah 1434 H

      Segala puji bagi Allah semata, Yang memuliakan tentara-Nya, memenangkan hamba-Nya dan sendirian mengalahkan golongan-golongan musuh-Nya.Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi yang tiada seorang nabi pun sepeninggalnya. Amma ba’du.

      Beberapa berita terpisah:

      1. Menyerang pangkalan militer pasukan rezim murtad Somalia di wilayah Senkader, provinsi Islam Shabelle Bawah.

      2. Menyerang pangkalan militer pasukan salibis Uni Afrika dan pasukan rezim murtad Somalia di kota Mahdawe, provinsi Islam Shabelle Tengah.

      3. Melakukan pembetonan terhadap jembatan di kota Barawe, provinsi Islam Shabelle Bawah.

      Ya Allah, Yang menurunkan kitab suci, menjalankan awan, mengalahkan golongan-golongan musuh, kalahkanlah pasukan salibis dan tentara-tentara murtad yang berkoalisi dengan mereka.

      Ya Allah, jadikanlah mereka dan peralatan perang mereka harta rampasan perang bagi mujahidin.

      Ya Allah, hancurkanlah mereka dan goncangkanlah mereka.

      Ya Allah, Engkaulah penguat kami dan Engkaulah penolong kami.

      Dengan bantuan-Mu semata kami bergerak dan berperang.

      Allahu Akbar

      Kemuliaan hanyalah milik Allah, Rasul-Nya dan kaum beriman, akan tetapi orang-orang munafik tidak memahaminya.

      Yayasan Media Al-Kataib Gerakan Mujahidin Asy-Syabaab

      Selasa, 7 Shafar 1435 H 10 Desember 2013 M

      (siraaj/arrahmah.com)

      Source: http://www.arrahmah.com/jihad/laporan-jihad-asy-syabaab-mujahidin-memperbaiki-jembatan-di-kota-barawe.html

      0 61
      uni afrika

      JAUHAR (Arrahmah.com) – Mujahidin Asy-Syabaab menyerang pangkalan-pangkalan militer pasukan salibis Uni Afrika dan pasukan rezim murtad Somalia di tiga provinsi berbeda pada Selasa (22/10/2013), berdasarkan laporan jihad harian Asy-Syabaab yang dirilis pada Desember 2013. Berikut terjemahan laporannya:

      ****

      Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

      Laporan harian untuk hari Selasa, 17 Dzulhijah 1434 H

      Segala puji bagi Allah semata, Yang memuliakan tentara-Nya, memenangkan hamba-Nya dan sendirian mengalahkan golongan-golongan musuh-Nya. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi yang tiada seorang nabi pun sepeninggalnya. Amma ba’du.

      Beberapa berita terpisah:

      1. Membombardir dengan mortar dan menyerang pangkalan-pangkalan militer pasukan salibis Uni Afrika dan pasukan rezim murtad Somalia di kota Jauhar, provinsi Islam Shabelle Tengah.

      2. Membunuh seorang tentara rezim murtad Somalia di kota Kismayo, provinsi Islam Jubam.

      3. Menyerang markas-markas militer pasukan rezim murtad Somalia di kota Baledweine, provinsi Islam Hiraan.

      4. Menyerang pangkalan-pangkalan militer pasukan salibis Kenya dan pasukan rezim murtad Somalia di desa Qauqani, provinsi Islam Juba.

      Ya Allah, Yang menurunkan kitab suci, menjalankan awan, mengalahkan golongan-golongan musuh, kalahkanlah pasukan salibis dan tentara-tentara murtad yang berkoalisi dengan mereka.

      Ya Allah, jadikanlah mereka dan peralatan perang mereka harta rampasan perang bagi mujahidin.

      Ya Allah, hancurkanlah mereka dan goncangkanlah mereka.

      Ya Allah, Engkaulah penguat kami dan Engkaulah penolong kami. Dengan bantuan-Mu semata kami bergerak dan berperang.

      Allahu Akbar

      Kemuliaan hanyalah milik Allah, Rasul-Nya dan kaum beriman, akan tetapi orang-orang munafik tidak memahaminya.

      Yayasan Media Al-Kataib Gerakan Mujahidin Asy-Syabaab

      Sabtu, 4 Shafar 1435 H 7 Desember 2013 M

      Sumber: Shada Al-Jihad Media Center Global Islamic Media Front

      (siraaj/arrahmah.com)

      Source: http://www.arrahmah.com/jihad/asy-syabaab-menyerang-pangkalan-militer-pasukan-salibis-uni-afrika-di-tiga-provinsi-berbeda.html

      0 82
      Ali Hasan Al-Halabi, tokoh murjiah yang diandalkan BNPT untuk men-deradikalisasikan kelompok Islam di Indonesia.

      Oleh : Muhammad Abdullah (Pemerhati isu-isu jihad Islam)

      (Arrahmah.com) – BNPT mendatangkan tiga ulama Timur Tengah dalam rangkaian program deradikalisasi terhadap para narapidana “terorisme” di Indonesia. Ketiga ulama tersebut adalah Ali Hasan Al-Halabi (ulama kelompok salafi Yordania, dikenal luas sebagai tokoh Murjiah kontemporer), dr. Najih Ibrahim (mantan pendiri dan pimpinan Jama’ah Islamiyah Mesir, pernah mendekam 25 tahun penjara di era diktator sekuler Husni Mubarak) dan Hisyam An-Najjar (sumber situs Salafi Mesir menyatakan dia ulama kelompok salafi dan caleg partai Salafi An-Nur dari provinsi Alexandria, namun penerjemah BNPT menyatakan ia adalah mantan jubir resmi Jama’ah Islamiyah Mesir).

      Para ulama BNPT berada di Indonesia dari 8-14 Desember 2013, ketiganya melakukan dialog dengan napi “terorisme” di LP Cipinang dan Nusakambangan, menggelar konferensi Internasional di UI Depok dan melakukan wawancara media dengan Metro TV.
      Ada beberapa hal yang perlu dicatat dari kegiatan “deradikalisasi” ketiga ulama Timteng tersebut di Indonesia.

      Ali Hasan Al-Halabi (ulama kelompok salafi Yordania, dikenal luas sebagai tokoh Murjiah kontemporer)

      Pertama, kehadiran ketiganya di Indonesia adalah atas inisiatif dan undangan BNPT. Maka tujuan ketiganya, walau mereka menegaskan semata-mata datang karena rasa cinta dan menginginkan kebaikan bagi para napi “terorisme” dan kaum Muslimin Indonesia, tak bisa dilepaskan dari agenda dan program-program BNPT. Islam mengajarkan kita untuk menilai seseorang dari zhahirnya. Jika seseorang datang kepada kita di atas kendaraan perang musuh, sudah wajar bahkan seharusnya bagi kita untuk waspada, curiga dan menilai secara lahiriahnya.

      Kedua, ketiga ulama tersebut berbicara tentang dua tema sentral; takfir (pengkafiran) dan tafjir (peledakan). Mereka berkelit bahwa mereka tidak sedang memposisikan para napi “terorisme” sebagai para teroris yang serampangan mengkafirkan kaum muslimin. Mereka berdalih bahwa takfir dan tafjir pada saat ini merupakan perkara yg menjadi gejala umum, bukan saja di Indonesia, namun juga di Mesir, Tunisia, Libya, Yordania, Aljazair dan lain-lain. Setiap hari atau setiap pekan ada penyerangan terhadap tentara dan polisi serta perusakan gereja di Mesir.

      Frame berfikir mereka tersebut jelas-jelas versi Barat dan kelompok anti Islam. Selain juga sangat bertentangan dengan fakta di lapangan, terlebih di Mesir sendiri. Ketiga ulama tersebut masih terkungkung oleh frame Barat dan anti-Islam yang mendefinisikan terorisme sebagai “gerakan yang mengangkat senjata utk membela kaum Muslimin, tanah air kaum Muslimin dan menegakkan syariat Islam.”

      Kasus napi “terorisme” di Indonesia misalnya, sangat beragam latar belakang dan faktanya. Contoh, sebagiannya adalah kasus jihad membela kaum Muslimin dari serangan Nasrani di Poso dan Ambon. Dalam Islam itu adalah jihad membela diri yang disyariatkan. Sebagiannya adalah kasus latihan “militer” di Aceh, dalam Islam terhitung I’dad yang juga diperintahkan Allah Ta’ala. Sebagian lainnya adalah juru dakwah yang mendakwahkan tauhid dan penegakan syariat. Sebagian lainnya adalah kasus anggota POLRI yang terlibat kasus jual beli senjata untuk mengisi kantong pribadi. Dan ada kasus-kasus lainnya yg beragam latar dan faktanya.

      dr. Najih Ibrahim (mantan pendiri dan pimpinan Jama'ah Islamiyah Mesir, pernah mendekam 25 tahun penjara di era diktator sekuler Husni Mubarak)

      dr. Najih Ibrahim (mantan pendiri dan pimpinan Jama’ah Islamiyah Mesir, pernah mendekam 25 tahun penjara di era diktator sekuler Husni Mubarak)

      Memukul rata semua kasus sebagai “terorisme” dan dikait-kaitkan dengan takfir dan tafjir jelas tidak akan dilakukan oleh ulama yang obyektif, jujur, amanah dan paham realita.

      Sangat wajar jika kemudian umat Islam mempertanyakan kepada ketiga ulama tersebut; Kenapa Anda tidak membicarakan penyerangan dan kebiadaban milisi Nasrani terhadap kaum Muslimin di Poso dan Maluku? Kenapa Anda tidak membicarakan hukum syariat dalam masalah latihan “militer”? Kenapa Anda tidak membicarakan latihan militer orang-orang Nasrani dan Syiah di Indonesia? Kenapa pula Anda tidak membicarakan kegigihan rezim Indonesia sejak dulu sampai sekarang dalam memerangi usaha penegakan syariat? Dan banyak pertanyaan lainnya yang sangat layak ditanyakan kepada ketiga ulama tersebut.

      Setidaknya ketiganya berbicara hanya menurut data dan informasi sepihak dari pihak pengundang, BNPTN yg jelas2 sangat anti Islam.

      Ketiga, tentang definisi terorisme dan sosok teroris. Pasca serangan 9/11 para pengamat, illmuwan dan warga negara Barat semakin banyak yang memahami bahwa kebencian kaum Muslimin dan peperangan kaum Muslimin (mujahidin atau biasa dituding “teroris”) terhadap Amerika, Israel, Inggris, Perancis dan Barat bukanlah karena faktor mereka sebagai warga negara Barat. Namun disebabkan kezaliman-kezaliaman dan serangan-serangan Barat sendiri terhadap kaum Muslimin. Utamanya sekali di Palestina, Irak dan Afghanistan.

      Kebiadaban penjajah Yahudi yang menduduki Palestina dengan dukungan Inggris dan restu negara-negara adidaya dunia seperti Amerika, Perancis dan Rusia lewat PBB pada 1948 sampai saat ini. Pembantaian penjajah Yahudi terhadap jutaan kaum Muslimin Palestina, pengusiran penjajah Yahudi terhadap jutaan kaum Muslimin Palestina, agresi militer penjajah Yahudi ke Jalur Gaza, penistaan penjajah Yahudi terhadap kesucian Masjidil Aqsha di kota Al-Quds, penggusuran rumah-rumah warga Muslim Palestina dan penghancuran lahan pertanian mereka oleh penjajah Yahudi di Tepi Barat, blokade ekonomi penjajah yahudi terhadap lebih dari satu juta warga Muslim dan seterusnya adalah kejahatan-kejahatan terorisme.

      Setiap hari seluruh dunia melihat dan mendengar langsung semua kejahatan terorisme penjajah Yahudi di Palestina tersebut. Negara-negara Asia dan Afrika dalam Konferensi Asia Afrika di Bandung pada 1955 telah mengutuk keras penjajah Yahudi tsb sbg imperialis keji. Misi kemanusiaan kapal Mavi Marmara yang berusaha menembus blokade penjajah Yahudi terhadap Gaza ternyata beranggotakan banyak warga negara Barat sendiri. Itu bukti tak terbantahkan bahwa penjajah Yahudi adalah teroris sejati, gembong teroris, tidak berperi kemanusiaan dan tidak berperi keadilan, serta penjajahan yang harus dihentikan kejahatannya; tidak saja menurut ajaran agama Islam, namun juga menurut akal sehat dan hati nurani banyak warga Barat non-Muslim sendiri.

      Bukankah lebih tepat apabila ketiga ulama Timteng tersebut mendatangi pemerintah penjajah Yahudi, beramar ma’ruf nahi mungkar kepada mereka. Dan menasehati mereka untuk menghentikan penjajahan, teror, pembantaian, pengusiran, perampokan dan blokade mereka terhadap penduduk muslim Palestina? Bukankah penjajah Yahudi itu lebih berbahaya terhadap kaum Muslimin dan lebih dekat jaraknya dgn negara asal ketiga ulama Timteng tersebut? Bukankah penjajah Yahudi “Israel” hanya berjarak puluhan kilometer saja dari Mesir dan Yordan? Ataukah gajah di pelupuk mata tidak nampak, kuman di seberang lautan justru kelihatan? Siapa sebenarnya teroris, yang lebih dekat, lebih berbahaya dan lebih wajib dihentikan tindakan terorismenya? Butuh kejujuran dan keberanian memang untuk menjawabnya.

      Kempat, sudah sama-sama diketahui bahwa sejak awal diproklamasikannya negara penjahah Yahudi di Palestina, Amerika Serikat adalah negara pengayom dan pelindung setianya. Amerika menggelontorkan bantuan ekonomi, politik dan militer dalam jumlah yang fantastis kepada negara penjajah Yahudi. Negara penjajah Yahudi adalah anak emas dan sekutu utama AS dan Barat di Timteng, itu sudah berita yang diketahui seluruh dunia. Para pemimpin Amerika dan Barat sendiri yang menegaskannya. Dan hal itu dibuktikan lewat kebijakan lapangan AS dan Barat dari dahulu sampai sekarang. Semua rancangan resolusi DK PBB untuk menjatuhkan sanksi kepada penjajah Yahudi dimentahkan oleh veto AS dan sekutunya. Tegasnya, negara penjajah Yahudi adalah teroris kakap yang aman dan nyaman melakukan terorisme karena dilindungi oleh negara-negara penjajah dan teroris super kakap, AS dan Barat.

      Kita layak mengajukan pertanyaan serupa kepada ketiga ulama timteng tersebut; Bukankah lebih tepat apabila ketiga ulama Tiimteng tersebut mendatangi pemerintah penjajah AS dan Barat, beramar ma’ruf nahi mungkar kepada mereka, dan menasehati mereka untuk menghentikan dukungan, bantuan dan perlindungan mereka kepada negara penjajah teroris Yahudi?

      Kelima, ketiga ulama timteng tersebut sering berbicara tentang Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin. Mereka memaparkan seorang wanita pelacur yang diampuni Allah dan masuk surga karena memberi minum seekor anjing yang kehausan. Sebaliknya seorang wanita masuk neraka karena mengurung seekor kucing tanpa memberinya makan sampai kucing itu mati kelaparan.

      Adalah benar Islam adalah rahmatan lil-alamin. Kedua hadits itu juga shahih, tercantum dalam shahih Bukhari dan shahih Muslim. Pertanyaannya kemudian adalah, sikap pemerintah Mesir yang menanda tangani dan mengakui kedaulatan negara penjajah Yahudi lewat perjanjian Camp David; apakah itu bisa disebut sikap menyayangi jutaan kaum Muslimin Palestina yang dijajah, dibantai, diusir dan diteror oleh negara penjajah teroris Yahudi? Hubungan diplomatik pemerintah Mesir dan pemerintah Yordania secara resmi dengan pemerintah negara penjajah teroris Yahudi; apakah itu bisa disebut sikap menyayangi jutaan kaum Muslimin Palestina yang dijajah, dibantai, diusir dan diteror oleh negara penjajah teroris Yahudi? Dari sekian banyak negara Arab, hanya Mesir dan Yordania yg memiliki Dubes di Tel Aviv dan penjajah teroris Yahudi memiliki Dubes di Kairo dan Amman. Padahal ulama Al-azhar, ulama Palestina dan dunia Islam sejak 1930an telah memfatwakan haram bagi umat Islam palestina menjual tanahnya kepada Yahudi, sampai taraf hukum murtad bagi yang menjual tanah apalagi mengakui hak Yahudi untuk menjajah Palestina.

      Sikap pemerintah Mesir yang membangun tembok beton utk mengisolasi Jalur Gaza dan menghancurkan lebih dari 80 % terowongan di perbatasan Mesir – Jalur Gaza yang selama ini menjadi satu-satunya jalur masuknya sembako dan obat kepada lebih dari satu juta kaum muslimin Jalur Gaza, apakah itu bisa disebut sikap menyayangi jutaan kaum Muslimin Palestina yang dijajah, dibantai, diusir dan diteror oleh negara penjajah teroris Yahudi?

      Ketika pemerintah Mesir dan Yordania bersahabat dengan pemerintah penjajah teroris Yahudi; ; apakah itu bisa disebut sikap menyayangi jutaan kaum Muslimin Palestina yang dijajah, dibantai, diusir dan diteror oleh negara penjajah teroris Yahudi?

      Bukankah lebih tepat apabila ketiga ulama Timteng tersebut mendatangi pemerintah Mesir dan Yordania sendiri, beramar ma’ruf nahi mungkar kepada mereka dan menasehati mereka untuk menghentikan pengkhianatan dan kebiadaban mereka terhadap penduduk Muslim Palestina?

      Keenam, ulama Timteng tersebut mengaitkan motif kedatangannya dengan peristiwa penyerangan terhadap polisi/tentara Mesir dan perusakan gereja yang terjadi hampir tiap pekan di Mesir.

      Sungguh ajaib frame berfikir dan berargumen mereka; menyalahkan reaksi tanpa mau melihat aksi, menyalahkan rakyat yang dizalimi tanpa mencegah penguasa sekuler yang menzalimi.

      Sudah umum diketahui bahwa di Mesir kelompok Jama’ah Jihad pada 1990 an melakukan konfrontasi dengan polisi dan tentara Mesir yang menjadi alat kekuasaan rezim sekuler husni mubarak. Langkah itu berubah total sejak Jama’ah Jihad oleh Amirnya Syaikh Aiman Az-Zawahiri melakukan fusi dgn kelompok Syaikh Usamah bin Ladin pada 1998, sehingga terbentuk kelompok Tandzhim Qa’idatul Jihad yang lebih populer dengan nama singkat Al-Qaeda. Al-Qaeda menahbiskan diri sebagai gerakan jihad global, dengan langkah utama memerangi penjajah salibis Yahudi, AS dan sekutunya yang menjajah Palestina, Afghanistan dan Irak. Sejak itu tidak ada lagi operasi serangan mujahidin Mesir yg menargetkan polisi dan tentara Mesir.

      Saat militer Mesir dengan dukungan Barat, Yahudi, sekuler dan Kristen Koptik melakukan kudeta yang menggulingkan Presiden Muhammad Mursi, terjadilah demonstrasi besar-besaran menentang kudeta militer. Massa demonstran adalah rakyat sipil Mesir yang mendukung presiden Mursi. Secara biadab tentara dan polisi Mesir membubarkan demonstasi damai tersebut dengan kekerasan senjata. Militer Mesir menembak mati lebih dari 1000 demonstran sipil di Rabiah Square, Nahdah Square, Alexandria dan berbagai wilayah lainnya. Militer mesir membunuh ratusan massa demonstran yang menunaikan shalat subuh di Rabiah Square, mayoritas mereka adalah wanita, anak-anak dan orang tua. Militer menyerbu rumah sakit lapangan, membakar jenazah para demonstran dan membunuh mereka yang cedera untuk menghilangkan bukti-bukti kejahatannya. Militer Mesir melakukan operasi militer di Kairo dan Sinai. Rumah-rumah penduduk dan masjid-masjid di Sinai ancur dirudal oleh helikopter tempur Mesir.

      Seluruh dunia menyaksikan hal itu, karena media massa dan media elektronik Mesir dan Internasional meliputnya. Tak heran apabila junta militer Mesir lantas memberangus kebebasan pers dan menyampaikan pendapat. Stasiun TV Al-Jazeera cabang Mesir dan TV-TV Ikhwanul muslimin dibredel dan ditutup dengan cara kekerasan. Ikhwanul Muslimin dinyatakan organisasi terlarang, pemimpin-pemimpinnya ditangkap dan diadili dengan tuduhan penggerak terorisme, demonstrasi anti kudeta militer dianggap kejahatan terorisme dan jam malam diberlakukan.

      Meski militer dan polisi Mesir ganas melibas gerakan demonstrasi damai, Ikhwanul Muslimin tetap menempuh jalur damai. Jama’ah Anshar Baitil Maqdis, kelompok jihad di Sinai, yang merespon kebiadaban junta militer tersebut dengan gerakan jihad. Itupun dengan menargetkan petinggi-petinggi junta militer yaitu mentri dalam negeri, markas intelijen perang di Sinai dan Ismailiyah. Setiap kali melakukan operasi jihad, mereka selalu merilis pernyataan resmi tertulis atau video.

      Di luar itu, serangan dan perusakan bisa diduga adalah operasi intelijen junta militer Mesir sendiri. Perusakan gereja misalnya, pihak gereja Koptik yang jujur pun telah menyampaikan bahwa pelakunya bukan orang Islam atau massa demonstran anti kudeta militer.

      Atau pelakunya adalah intelijen penjajah Yahudi, kelompok nasionalis sekuler atau Kristen Koptik sendiri untuk mendapatkan simpati dan liputan Barat. Hal seperti itu bukan hal asing bagi Yahudi dan Kristen Koptik yang licik.

      Sungguh aneh, ulama Timteng itu meributkan serangan terhada polisi/tentara atau perusakan gereja, padahal sangat mungkin pelakunya bukan umat Islam Mesir sendiri. Sungguh ajaib, mereka ramai membahas hal itu sampai di Indonesia, sementara mereka tidak membahas kebiadaban dan kejahatan junta militer yang tidak berperi kemanusiaan terhadap kaum Muslimin yang notabenenya warga negara Mesir sendiri.

      Sekali lagi, kita sangat layak bertanya kepada para ulama Timteng tersebut. Bukankah lebih tepat apabila ulama Timteng tersebut mendatangi pemerintah Mesir sendiri, beramar ma’ruf nahi mungkar kepada mereka dan menasehati mereka untuk menghentikan pengkhianatan dan kebiadaban mereka terhadap penduduk muslim Mesir? Siapa yang sebenarnya teroris; junta militer Mesir yg membantai ratusan warga Muslim Mesir tak berdosa ataukah Mujahidin Anshar Baitil Maqdis yang menyerang pejabat junta militer demi membela ratusan kaum Muslimin jelata yang dibantai secara biadab? Jika tidak ada api, mungkinkah ada asap? Jika junta militer Mesir tidak membantai ratusan Muslim Mesir yang tak berdosa, bukankah Anshar Baitil Maqdis akan fokus melawan penjajah teroris Yahudi saja?

      Banyak pertanyaan lain yang bisa kita ajukan kepada ketiga ulama Timteng tersebut, namun setidaknya pertanyaan-pertanyaan di atas bisa menjadi renungan bagi kaum Muslimin secara umum. Kita tidak hendak mendiskreditkan ulama, namun kita harus bersikap kritis dan obyektif. Selain itu, ulama dituntut untuk bersikap jujur, amanah, tulus dan obyektif. Wallahu a’lam bi shawab. (arrahmah.com)

      Source: http://www.arrahmah.com/jihad/catatan-pemikiran-ulama-deradikalisasi-bnpt-timur.html

      0 46

      ” Kerjasama dengan rekan-rekan dari lembaga penegak hukum adalah sangat penting , ” kata Putin dalam sebuah wawancara dengan Associated Press dan Channel Rusia Satu televisi bulan lalu . ” Kami memiliki pengaturan yang relevan dengan AS – . FBI dan layanan khusus lainnya , dan mitra Eropa “

      Departemen Luar Negeri AS akan mengirim jumlah yang tidak diungkapkan agen Keamanan Diplomatik ke Sochi untuk membantu menjamin keamanan ribuan atlet Amerika dan sponsor perusahaan , kedutaan di Moskow mengatakan .

      ” Dengan persetujuan host- bangsa , kami menyebarkan petugas penghubung lapangan di tempat-tempat yang ditunjuk untuk berhubungan dengan keamanan tempat dan Team USA , ” kata kedutaan dalam sebuah pernyataan e-mail , tanpa lebih spesifik .

      Google Translate for Business:Translator ToolkitWebsite TranslatorGlobal Market Finder

      Moskow (voa-islam.com) Sekalipun, nyaris terjadi perang antara Rusia-Amerka Serikat, akibat pembelotan pejabat CIA ke Rusia, Edward Snowden yang membocorkan seluruh rahasia kebijakan dari NSA (National Security Agency), tetapi sekarang Putin beralih ke Barack Obama untuk membantu melindungi “Olimpiade Musim Dingin” termahal dari serangan Mujahidin .

      Putin dan Obama sepakat meningkatkan kerjasama keamanan, guna melindungi Olimpiade Musim Dingin, sesudah dua bersaudara etnik Chechnya meledakkan bom di Boston Marathon yang menimbulkan banyak korban. Kerjasama dibidang keamanan ini, berlangsung berkat terjadinya pendekatan yang sangat penting, karena kedua negara merasa menghadapi ancaman keamana nasional mereka.

      Perdana Menteri Inggris Cameron juga sepakat memulihkan hubungan antara intelijen Inggris M16 dan KGB yang dibekukan sejak tahun 2006, akibat terjadinya pembunuhan di London, seorang pembangkang Rusia Alexander Litvinenko.

      “Kerjasama dengan lembaga keamanan, intelijen, dan penegak hukum sangat penting,” kata Putin dalam sebuah wawancara dengan Associated Press dan Channel Rusia Satu televisi bulan lalu. ” Kami memiliki pengaturan yang relevan dengan AS. FBI dan CIA akan menjadi mitra Eropa dan Rusia, menghadapi ancaman teroris”, tambah Putin.

      Departemen Luar Negeri AS akan mengirim sejumlah agen CIA dan Pasukan Khusus, Marinir, sekalipun tidak diungkapkan jumlah ke Sochi untuk membantu menjamin keamanan ribuan atlet Amerika”, unglkap pejabat Kedutaan Amerika di Moskow.

      “Dengan persetujuan Presiden Barack Obama dan Putin, maka akan menyebarkan agen-agen penghubung lapangan di tempat-tempat yang ditunjuk untuk berhubungan dengan keamanan dengan Team USA,” kata pejabat kedutaan Amerika di Moskow.

      Amerika dan Rusia terus menjajagi kerjasama politik dan militer, mengahadapi perubahan situasi regional atau global, terutama semakin meningkatnya pengaruh Gerakan Islam secara global.

      Amerika akan meningkatkan kerjasamanya dengan Moskow, sesudah Amerika menarik pasukannya dari Afghanistan, dan ini pasti akan membawa dampak yang sangat serius bagi keamanan global, terutama bagi kepentingan Amerika di seluruh dunia.

      Nampaknya, Amerika dan Rusia, memerlukan kerjasama dibidang intelijen dan keamanan di seluruh dunia, guna mengantisipasi ancaman dari para teroris (Mujahidin) yang sekarang beroperasi di seluruh kawasan, terutama Timur Tengah, Asia Tengah, dan Afrika.

      Serangan terhadap Mall Westgate di ibukota Kenya, Nairobi yang mengakibatkan tewasnya ratusan pengunjung Mall oleh pejuang al-Shabab, menghentakan para pejabat keamanan di Washington dan Tel Aviv. Putin telah memprediksi ancaman dari para pejuang Chechya yang pernah menyadera para penungjung Gedung Bioskop di Moskow, dan menewaskan banyak korban.

      Baru-baru ini, Amerika bahkan melakukan penyadapan terhadap lebih 7 juta warga Perancis, Jerman, dan Inggris, semuanya guna menghadapi ancaman terorisme. Kematian Duta Besar Amerika di Libya oleh serangan pejuang Muslim di Libya, bahkan mengakibatkan Menteri Luar Negeri Amerika Hallary Clinton, harus rela meninggalkan jabatannhya, dan digantikan oleh John Kerry.

      Amerika dan Rusia bersepakat dengan penyelesaian politik di Suriah, dan tidak mau melakukan tindakan militer terhadap Bashar al-Assad, karena melemahkan kekuatan militer Bashar al-Assad, itu berarti hanya akan memberikan kesempatan kepada kelompok Jabhah al-Nusrah yang sangat ditakuti oleh Amerika, dan dampaknya bagi kepentingan nasional Israel, sangat teracam dengan perubahan di Suriah.

      Karena itu, Amerika rela berpisah dengan sekutu setianya, yaitu Arab Saudi, akibat Amerika ingkar janji dan tidak melakukan tindakan militer terhadap Suriah. Karena Barack Obama sadar, bahwa melakukan serangan militer ke Suriah akan memberikan kemenangan bagi Mujahidin di Suriah. Ini merupakan tindakan bunuh diri.

      Penyelesaian politik, bagaimana Amerka Serikat bersama Rusia yang menjadi “stakeholder”, membagi Suriah bagi kepentingan dua negara itu, dan bagiamana mensiasati agar pemerintahan baru di Suriah, tidak jatuh kepada kelompok fundamentalis, tetapi yang tetap bersekutu dengan Amerika dan Rusia, serta tidak membahayakan bagi keamanan Zionis-Israel di masa depan.

      Jadi, sekarang terjadi perubahan situasi politik global, di mana antara Amerika dan Rusia, nampaknya terjadi re-aprocahmen (pendekatan baru), mengantisipasi pengaruh kekuatan Islam garis keras, dan bangkitnya kekuatan kelompok Jihadis di seluruh kawasan. Wallahu’alam.

      Promosikan produk anda voa-islam.com hanya Rp 20.000/hari atau Rp 500.000/bulan

      Share this post..

      Source: http://www.voa-islam.com/news/opini/2013/10/29/27353/kerjasama-presiden-putin-dan-barack-obama-memerangi-mujahidin/

      0 57

      MOGADISHU (Arrahmah.com) – Mujahidin Asy-Syabaab meresmikan sebuah rumah sakit umum baru di distrik Adam Yepal, provinsi Islam Shabelle Tengah pada Sabtu, 8 Dzulqa’dah 1434 H/14 September 2013 M. Kegiatan itu merupakan wujud pelayanan sosial dari kantor bidang kesehatan mujahidin Asy-Syabaab bagi penduduk Somalia.

      Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

      Laporan harian untuk hari Sabtu, 8 Dzulqa’dah 1434 H

      Segala puji bagi Allah semata, Yang memuliakan tentara-Nya, memenangkan hamba-Nya dan sendirian mengalahkan golongan-golongan musuh-Nya. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi yang tiada seorang nabi pun sepeninggalnya. Amma ba’du.

      Beberapa berita terpisah:

      1. Kantor Bidang Kesehatan Mujahidin Asy-Syabaab membuka rumah sakit umum di kota Adam Yepal, provinsi Islam Shabelle Tengah.

      2. Membakar narkoba dalam jumlah sangat banyak di kota Barderi, provinsi Islam Gedo.

      3. Wakil kepala pemerintahan rezim murtad Somalia di distrik Tortoro menyerahkan diri kepada mujahidin di privinsi Islam Shabelle Bawah.

      4. Membunuh seorang tentara rezim murtad Somalia di kota Afjae, provinsi Islam Shabelle Bawah.

      5. Membunuh seorang tentara rezim murtad Somalia di kawasan Harowa, Mogadishu utara.

      6. Menyerang posko pasukan rezim murtad Somalia di kawasan Wardegli, ibukota Mogadishu dengan lemparan granat.

      7. Menyerang pangkalan pasukan salibis Uni Afrika di kota Merka, provinsi Islam Shabelle Bawah.

      8. Menyerang pangkalan pasukan salibis Uni Afrika di kota Lafole, provinsi Islam Shabelle Bawah.

      9. Menyerang posko pemeriksaan militer rezim murtad Somalia di kawasan Elasa, provinsi Islam Shabelle Bawah dengan lemparan granat.

      10. Menyerang posko pasukan rezim murtad Somalia di kota Merka, provinsi Islam Shabelle Bawah dengan lemparan granat.

      11. Menyerang posko pasukan rezim murtad Somalia di kawasan Harowa, Mogadishu utara.

      Ya Allah, Yang menurunkan kitab suci, menjalankan awan, mengalahkan golongan-golongan musuh, kalahkanlah pasukan salibis dan tentara-tentara murtad yang berkoalisi dengan mereka.

      Ya Allah, jadikanlah mereka dan peralatan perang mereka harta rampasan perang bagi mujahidin.

      Ya Allah, hancurkanlah mereka dan goncangkanlah mereka.

      Ya Allah, Engkaulah penguat kami dan Engkaulah penolong kami. Dengan bantuan-Mu semata kami bergerak dan berperang.

      Allahu akbar

      Kemuliaan hanyalah milik Allah, Rasul-Nya dan kaum beriman, akan tetapi orang-orang munafik tidak memahaminya.

      Yayasan Media Al-Kataib

      Gerakan Mujahidin Asy-Syabaab

      Rabu, 26 Dzulqa’dah 1434 H

      2 Oktober 2013 M

      Sumber: Shada Al-Jihad Media Center

      Global Islamic Media Front

      (muhibalmajdi/arrahmah.com)

      Source: http://www.arrahmah.com/jihad/asy-syabaab-membuka-rumah-sakit-provinsi-shabelle.html

      0 35

      MOGADISHU (Arrahmah.com) – Sebuah laporan PBB menyebutkan kemungkinan serangan mujahidin Asy-Syabaab Somalia terhadap kantor PBB di ibukota Somalia, Mogadishu. Serangan itu diperkirakan mengikuti kesuksesan serangan mujahidin Asy-Syabaab terhadap pusat bisnis Yahudi Mall West Gate di ibukota Kenya, Nairobi, dilansir Foreign Policy pada Sabtu (19/10/2013).

      Kantor PBB di ibukota Mogadishu berada dalam lokasi dengan pengamanan ekstra ketat dari pasukan penjajah salibis Uni Afrika dan pasukan rezim sekuler Somalia. Kantor PBB di Mogadishu selama ini menjadi markas para perwira militer AS dan Barat mengendalikan operasi perang melawan “teroris” mujahidin Asy-Syabaab.

      Meski berada dalam wilayah dengan pengamanan ekstra ketat, mujahidin Asy-Syabaab pernah sukses menembusnya dan melakukan serangan mematikan pada 19 Juni 2013 lalu. Serangan bom mobil disusul serangan ke bagian dalam kantor PBB itu melibatkan sejumlah mujahidin Asy-Syabaab dan menewaskan belasan perwira militer AS, Barat dan Uni Afrika.

      Los Angeles Times mengutip dari para pejabat PBB yang mengatakan pada Senin (7/10/2013) bahwa analis keamanan mereka telah menerima informasi bahwa tahun ini salah seorang komandan lapangan mujahidin Asy-Syabaab, Abdul Qadir Mohammed Abdul Qadir alias Ikrima telah memerintahkan serangan terhadap dua kantor PBB di Mogadishu.

      Laporan PBB menyebutkan saat dua tahun lalu mujahidin Asy-Syabaab mengundurkan diri dari kota-kota dan melakukan perang gerilya, dunia internasional mengira kekuatan Asy-Syabaab telah melemah. Namun kini terbukti mujahidin Asy-Syabaab lebih kuat dan lebih berbahaya dari waktu-waktu sebelumnya.

      Laporn PBB mengindikasikan mujahidin Asy-Syabaab akan mudah menyerang kantor PBB di Mogadishu setelah mereka sukses menyerang kepentingan-kepentingan ekonomi Barat di Nairobi yang memiliki pengamanan lebih ketat daripada Mogadishu.

      Sekjen PBB Ban Ki-moon telah meminta kiriman tambahan ribuan pasukan “bayaran” ke Mogadishu untuk menjaga keamanan para staf PBB.

      Pakar masalah Somalia pada Komisi Atlantik, J. Pieter Pham, mengomentari bahwa pengiriman tambahan pasukan akan menciptakan keamanan untuk jangka waktu pendek. Setelahnya kondisi akan kembali seperti sedia kala dan mujahidin Asy-Syabaab akan mengendalikan keadaan.

      Pam menggaris bawahi akar masalahnya pada dukungan PBB terhadap pemerintahan Hasan Shaikh Mohammud yang tidak memiliki legitimasi politik di kalangan mayoritas rakyat Somalia. Para pejabat dan tokoh yang mendirikan pemeritahan Somalia saat ini tidak memegang kendali apapun di tengah masyarakat.

      Secara de jure pemerintahan resmi Somalia yang diakui oleh dunia internasional dijalankan oleh Presiden Hasan Shaikh Mohammud. Secara de facto pemerintahannya hanya berkuasa di beberapa kilometer wilayah ibukota Mogadishu. Ia berkuasa dengan dukungan pasukan salibis Uni Afrika dan Barat. Sementara itu sebagian besar wilayah di Somalia dan pemerintahannya dijalankan oleh mujahidin Asy-Syabaab. (muhibalmajdi/arrahmah.com)

      Source: http://www.arrahmah.com/news/2013/10/23/takut-serangan-mujahidin-asy-syabaab-pbb-tambahan-pasukan-somalia.html

      0 58

      AZAWAD (Arrahmah.com) – Yayasan Media Al-Andalus, sayap media mujahidin Al-Qaeda in Islamic Maghrib (AQIM) pada pekan kedua September 2013 merilis video operasi jihad mereka. Video itu berdurasi 51 menit dan diberi judul “Perang Syaikh Abdul Hamid Abu Zaid”.

      Video itu mendokumentasikan operasi-operasi jihad mujahidin AQIM melawan invasi salibis pasukan Perancis dan sekutu-sekutu sekulernya di kawasan Afrika Barat. Secara khusus operasi jihad AQIM di Mali Utara dan Aljazair merupakan bagian terbesar dari operasi jihad yang didokumentasikan dalam video itu.

      Video diawali dengan pemaparan kondisi wilayah Azawad, Mali Utara selama masa pemerintahan mujahidin Anshar ad-Dien. Penerapan syariat Islam di wilayah Gao, Konna, Timbuktu, dan wilayah Azawad lainnya telah sukses menghadirkan keamanan dan keadilan di tengah masyarakat Mali Utara.

      Hal itu mengundang kekhawatiran Perancis, Barat dan rezim-rezim sekuler di Afrika Barat. Penerapan syariat ditengarai berpotensi besar membuat sistem demokrasi sekuler, barang dagangan Barat, tidak akan laku di dunia Islam. Selain itu, pemerintahan mujahidin mengancam kelangsungan perampokan kekayaan alam Afrika Barat oleh Perancis dan Barat yang bersekongkol dengan rezim-rezim boneka sekuler setempat.

      Dengan dalih memerangi teroris Al-Qaeda dan jaringannya, Perancis, Amerika dan rezim-rezim sekuler Afrika Barat melakukan invasi militer ke wilayah Azawad, Mali Utara yang berada dalam kontrol mujahidin Anshar ad-Dien. Pesawat pengangkut personil AS mengangkut pasukan salibis Perancis, mendarat di bandara Bamako, ibukota Mali. Dari sanalah pasukan Perancis bersama pasukan rezim sekuler Mali, dan kemudian disusul pasukan negara-negara sekuler Afrika Barat lainnya, menggempur kota-kota di Azawad yang dikuasai mujahidin Islam.

      Respon “positif” mujahidin

      Reaksi mujahidin sangat mengejutkan pasukan salibis Perancis dan sekutu-sekutunya. Serangan pertama pasukan salibis Perancis dan Mali dipatahkan oleh mujahidin Anshar ad-Dien dan AQIM. Dua dua helikopter tempur Perancis ditembak jatuh oleh mujahidin, pilotnya tewas dan 60 tentara rezim sekuler Mali tewas dalam pertempuran langsung pertama tersebut.

      Tindakan pengecut pasukan salibis Perancis dan sekutunya

      Ketrampilan tempur mujahidin AQIM dan Anshar ad-Dien sangat mengejutkan pasukan salibis Perancis dan sekutunya. Sebagai pelampiasan kemarahan atas kekalahan memalukan yang mereka alami pada pertempuran “ronde” pertama, helicopter-helicopter tempur Perancis membombardir secara massif terhadap rumah-rumah penduduk dan masjid-masjid di kota Konna, Mali Utara.

      Helikopter-helikopter tempur Perancis kemudian membombardir secara massif rumah-rumah penduduk, masjid-masjid dan sekolah-sekolah agama di kota Gao, Mali Utara. Pasukan rezim sekuler Mali melakukan perampokan harta, pemerkosaan wanita, pembakaran rumah dan sekolah, dan pembunuhan massal terhadap warga muslim suku Arab dan Tuarek, penduduk asli Azawad yang merasakan indahnya hidup di bawah naungan syariat Islam.

      Perang gerilya di wilayah gurun Sahara

      Agar tidak jatuh korban lebih banyak di pihak penduduk sipil, Mujahidin AQIM dan Anshar ad-Dien bergerak mundur dari desa-desa dan kota-kota utama di negeri Azawad ke wilayah padang pasir Sahara Barat. Mereka melancarkan perang gerilya jangka panjang terhadap pasukan salibis Perancis dan sekutunya.

      Video itu kemudian memperlihatkan sejumlah dokumentasi operasi jihad mujahidin AQIM sejak dicanangkannya taktik perang gerilya gurun pasir.

      1. Suasana i’dad (training militer) di kamp militer mujahidin AQIM Brigade Muwaqqi’un bid Dima’ (orang-orang yang menanda tangani dengan darah)

      2. Roket-roket mujahidin AQIM mennghantam markas-markas pasukan salibis Perancis dan sekutunya di Mali Utara.

      muwaqi'in 4

      3.ranjau-ranjau mujahidin AQIM menghancurkan kendaraan militer pasukan salibis Perancis dan sekutunya. Di antaranya ranjau AQIM menghancurkan tank pasukan salibis Perancis di utara Gao pada 15 Ramadhan 1434 H.

      muwaqi'un 3

      4. Mujahidin AQIM Brigade Muwaqqi’un bid Dima’ melakukan serangan dan penculikan terhadap para pekerja asing di perusahaan gas Ain Armenaz, Aljazair.

      muwaqi' 2
      Operasi-operasi jihad mujahidin AQIM terus berlanjut di wilayah gurun Sahara Barat yang meliputi wilayah Mauritania, Mali, Aljazair, Tunisia dan Libya.

      Puncak dari operasi itu adalah serangan regu bom syahid mujahidin AQIM Brigade Al-Muwaqqi’un bid Dima’ terhadap kamp militer Agadier, Niger. kamp militer itu berdekatan dengan pusat pengolahan Uranium Perancis di Niger. Niger adalah salah satu sekutu utama Perancis yang turut mengirimkan pasukannya untuk memerangi mujahidin di Mali Utara.

      muwaqi' 6

      (muhibalmajdi/arrahmah.com)

      Source: http://www.arrahmah.com/jihad/sepenggal-kisah-jihad-aqim-menghadang-invasi-salibis-perancis-sekutunya-afrika-barat.html

      0 60

      AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) – Para pejabat AS mengatakan 100 sampai 500 mujahidin asing tiba di Suriah setiap bulan untuk bergabung dengan pejuang oposisi dari faksi-faksi mujahidin Islam. Mereka datang dari seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Australia, Perancis, Inggris dan Belanda, serta negara-negara di Timur Tengah, Afrika Utara dan Asia.

      Para pejabat AS yang berbicara dalam kondisi anomitas karena membahas masalah intelijen tersebut mengatakan bahwa Suriah saat ini telah menjadi titik fokus global untuk pejuang Islam yang ingin mengobarkan perang suci (Jihad-Red), jauh melebihi Afghanistan, Pakistan dan Yaman.

      Mereka mengatakan bahwa saat ini para pejabat intelijen AS semakin khawatir bahwa Al-Qaidah dan kelompok-kelompok pejuang Islam lain bisa mengukir surga di Suriah yang akan menawarkan jenis perlindungan yang pernah mereka nikmati di barat laut Pakistan.

      Tujuan utama dari para mujahidin asing tersebut adalah dua kelompok afiliasi Al-Qaidah, Jabhat Al-Nusrah dan Negara Islam Irak dan Suriah sementara satu lagi adalah brigade kuat pejuang Islam yang memiliki pandangan sama dengan keduanya, Ahrar Al-Shaam.

      Kelompok Jabhat Al-Nusrah hanya memiliki beberapa ribu mujahidin, tetapi koalisi kedua dari unit-unit Islam, Ahrar Al-Sham, telah menerjunkan brigade dengan sekitar 10.000 pejuang yang “sangat bersimpati kepada pandangan dunia Al-Qaidah,” pejabat kedua AS mengatakan.

      Para Analis mengatakan bahwa pendiri kelompok Ahrar Al-Sham adalah tahanan politik Suriah yang berasal kelompok Islam yang telah ditahan selama bertahun-tahun tapi dibebaskan oleh pemerintah Bashar Al-Assad sebagai bagian dari amnesti tahun 2011.

      Kelompok yang paling keras, Negara Islam Irak dan Suriah, kecil dan tidak populer, para pejabat AS mengatakan.

      Semua mengatakan, Al-Qaidah dan sekutu-sekutu ideologisnya membuat jumlah sekitar 35 persen dari gerakan pejuang oposisi Suriah, kata seorang pejabat intelijen AS. Pihak oposisi yang memerangi rezim Bashar Al-Assad diyakini mencakup sekitar 100.000 pejuang dalam semua kesatuan baik yang berpandangan sekuler maupun Islami. (an/stripes)

      Promosikan produk anda voa-islam.com hanya Rp 20.000/hari atau Rp 500.000/bulan

      Share this post..

      Source: http://www.voa-islam.com/news/world-world/2013/10/10/27133/pejabat-as-tiap-bulan-100-hingga-500-mujahidin-asing-dari-seluruh-dunia-tiba-di-suriah/

      0 15
      kataiblogo

      (Arrahmah.com) – Innalillahi wainna ilayhi raaji’uun. Dunia jihad berduka atas kesyahidan Syaikh Godane atau Abu Zubayr pada Selasa (2/9/2014) akibat serangan udara yang dilancarkan AS durjana si kuffar.

      Pun kita ucapkan hamdallah atas kebahagiaan Syaikhuna Abu Zubayr yang telah Allah penuhi kerinduannya atas syahadah yang dinantinya.

      Terima kasih pula Muslimin sedunia sampaikan atas purna karyanya sebagai pemimpin al-Qaeda Somalia semenjak tahun 2008, setelah pendahulunya Aden Hashi Ayro syahid dalam serangan udara AS di kota selatan Dhusamareeb.

      Ummat Islam bersyukur atas pelayanannya kepada dunia. Tercatatlah dalam sejarah hampir 5 tahun pasukan jihad As-Shabab, di bawah kepemimpinannya, dapat melebarkan sayap jihadnya hingga keluar Somalia di bawah janji setia kepada al-Qaeda.

      Allahumaghfirlahu, warhamhu, wa’afihi, wafu’anhu. Aammiin.

      Beserta belasungkawa Tim Arrahmah.com, berikut disertakan rilis resmi yang dipublikasikan Al-Kataib Media Foundation, sayap media Harakah As-Shabab Al-Mujahid.

      SUNGGUH PERDAGANGAN YANG MENGUNTUNGKAN WAHAI ABU ZUBAIR

      Statemen dari Kepemimpinan Harakah As-Shabab Al-Mujahidin

      Ucapan selamat dan belasungkawa kepada Ummat Muslim mengenai syahidnya pemimpin dari Harakah As-Shabab Al-Mujahidin, Syaikh Mukhtar Abu Zubair, semoga Allah merahmatinya.

      Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

      Segala puji bagi Allah yang telah berfirman di dalam Al-Qur’an:

      “Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezeki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.” [Qs. Ali-'Imraan, 169-171]

      Dan semoga Salam dan berkah Allah tercurahkan atas Rasulullah terakhir yang bersabda:

      “Ruh-ruh mereka berada pada tembolok burung yang berwarna hijau yang memiliki sarang yang tergantung pada arsy, terbang di dalam surga kemanapun dia kehendaki, lalu dia kembali menuju lampu tersebut lalu Tuhan mereka melihat mereka dan berfirman, “Apakah yang kalian inginkan?” Mereka menjawab, “Apakah ada hal lain yang kami inginkan semantara kami telah dibebaskan terbang ke sana kemari di dalam surga ini kemanapun kami kehendaki.” Allah Subhanahu Wa Ta’ala berkata kepada mereka tiga kali, lalu pada saat mereka sudah mengetahui bahwa mereka tidak dibiarkan kecuali harus meminta sesuatu. Mereka berkata, “Wahai Rabb kami, kembalikanlah ruh-ruh kami pada tubuh-tubuh kami sehingga kami terbunuh kembali di jalan -Mu, lalu pada saat Rabb mereka mengetahui bahwa mereka tidak memiliki keperluan apapun maka merekapun ditinggalkan”. (HR. Muslim no. 1887)

      Amma Ba’du:

      Dengan hati yang penuh keridhaan dengan keputusan dan ketentuan Allah, percaya akan janji-Nya, kami mengirimkan belasungkawa yang tulus kepada Ummat Islam tercinta pada umumnya, dan kepada para Mujahidin pada khususnya, dan kepada amir mereka Amirul Mukminin, Mullah Muhammad Umar dan pemimpin dan Syaikh kami, Syaikh Ayman Azh-Zhawahiri, atas syahidnya putra mereka, ksatria yang mulia, alim, jenderal militer, pemimpin dan pendiri Harakat As-Shabaab Al-Mujahidin, Syaikh Mukhtar Abu Zubair, rahimahullah.

      Syaikh dan dua dari rekannya tewas dalam pemboman udara oleh Tentara Salib Amerika pada 7 Dzul Qa’dah-1435 Hijriah, sehingga syahidnya mereka akan masuk dalam momen bersejarah kemuliaan bagi Ummat Islam, kali ini dengan darah Syaikh Abu Zubair.

      Dan sementara kami menghaturkan belasungkawa kami kepada Ummat Islam dan menghibur diri atas penderitaan besar ini, kami tidak mengucapkan kecuali yang diridhai oleh Tuhan kami Ta’ala: Inna lillahi wa Inna Ilaihi Raaji’uun; dan kami bersyukur kepada Allah Ta’ala, yang telah menghibur kami dalam penderitaan kami jauh sebelum kejadian tersebut ketika Dia berfirman:

      “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.”

      Setelah perjalanan panjang dihiasi dengan pengorbanan tanpa pamrih, kemurahan hati dan Jihad, Syaikh akhirnya naik ke jajaran para syuhada, sebagaimana kami harapkan atasnya. Perjalanan Jihad pertama beliau dimulai di tanah Afghanistan di mana beliau menerima pelatihan militer. Adapun untuk Somalia, Syaikh mengawasi pembentukan daerah Islam dan juga mendirikan dewan untuk pemimpin suku setempat. Selain itu, Syaikh juga memainkan peran utama dalam penyebaran Dakwah dan Tauhid dan akidah al-Walaa wal Baraa antara Mujahidin dan suku-suku lokal. Semoga Allah mencurahkan rahmat besar-Nya dan menempatkannya di Jannah-Nya yang luas.

      Kata-kata ini hampir tidak cukup untuk memuliakan orang-orang seperti Syaikh Abu Zubair, beliau berhijrah dan berjihad untuk menegakkan kalimat Allah dan untuk menerapkan Syari’at Islam di negeri-negeri Muslim sehingga keadilan berlaku di seluruh dunia.

      Sederhana dalam hidupnya dan murah hati, kehidupannya dihiasi dengan jubah keberanian. Jujur dalam bicara; setia pada prinsipnya, Syaikh adalah simbol pengasingan diri dari cinta dunia dan kerendahan hati, serta teladan dalam kesabaran dan takwa. Tegas dalam tindakan, tanpa kompromi dalam keyakinan, Allah telah memberikan kepadanya kebijaksanaan besar dalam mengelola dan mengatur urusan Ummat Islam sesuai dengan Kitab Allah.

      Sang juara telah menempuh perjalanan yang sukses
      Dan hari ini dia menuai dari buah kesyahidan,
      Ia adalah sebuah batang perkasa di medan jihad, dimana sentimen kemuliaan dan keberanian orang gantungkan kepadanya.

      Apa ganjaran Allah yang menanti Anda, wahai ksatria gagah! Ia menyerang musuh-musuhnya dan memukul seperti petir.

      Seorang syaikh yang meniti jalan Nabi Muhammad shalallohu ‘alayhi wasallam. Seorang yang kami kenal dengan kesabaran dan tinggi moral.

      Teguh dalam keputusan dan teliti dalam berjihad.
      Cakap; tidak pernah dia, di masa perang, bertenang-tenang.

      Ia meninggalkan kehidupan ini dengan segala kemewahan dan kenyamanan, dan memilih untuk dihiasi dengan kezuhudan. Kalian akan menemukan dia diberkati dalam masa damai.

      [Pribadinya] lembut dari yang paling lembut.
      Dan pada saat perang melawan musuh-musuhnya,
      ia bagaikan seekor singa tanpa takut, tanpa ampun terhadap lawan-lawannya.

      Kesyahidan Syaikh datang setelah beliau menetapkan untuk kaum Muslim Afrika Timur benteng-benteng iman yang berdasarkan petunjuk Al Qur’an dan membela dengan tajamnya pedang. Pada saat kesulitan besar, Syaikh, yang berada di pucuk pimpinan kapal Jihad, berani mengarahkan menempuh badai kekerasan, mendarat dengan aman di tepi Iman dan membantunya mengatasi rencana musuh. Meskipun banyak tantangan yang menakutkan, Syaikh tetap teguh pada prinsip-prinsip tanpa mencabut atau mengorbankan imannya pada saat banyak yang bersedia untuk membuat konsesi.

      Membawa beban berat memimpin Jihad di Somalia tidak menyebabkan Syaikh melupakan kewajiban membantu saudara yang lemah dan tertindas di Palestina, Burma [Myanmar], Afrika Timur dan Republik Afrika Tengah, bahkan sering menindaklanjuti situasi mereka dan berusaha untuk mengakhiri penganiayaan dan penghinaan yang mereka hadapi di tangan Kuffar – Yahudi, Tentara Salib dan musyrik.

      Dengan kesabaran dan ketekunan, ia menjaga negara Islam dan melanjutkan Jihad melawan musuh-musuh Islam dari tentara salib dan sekutu murtad mereka sampai akhirnya ia mendapat apa yang dirindukan. Sungguh perdagangan yang menguntungkan, wahai Abu Zubair!

      “Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka tidak merubah (janjinya),” [Qs. Al -Ahzaab, 23]

      Kami dengan ini, mengambil kesempatan untuk memberitahu kepada saudara-saudara Mujahidin dan suku-suku Somalia yang berani untuk memenuhi kewajiban mereka semaksimal dan semampu mereka, sehingga dapat memukul mundur serangan gencar dari Tentara Salib yang melawan negara Islam dan melawan agresi Amerika dan Barat pada tanah kami. Kami menyerukan mereka untuk mengambil sikap bersatu melawan Tentara Salib sebagaimana mereka memerangi kita, terlepas dari perbedaan agama, ideologi dan politik mereka; membela agama Islam adalah tanggung jawab yang mengikat leher kalian.

      Jadi mengorbankan nyawa kalian untuk apa yang para pemimpin kalian telah korbankan hidup mereka untuk itu dan membalas kematian mereka, membela agama dan kehormatan kalian, untuk melancarkan Jihad melawan Amerika, sekutu tentara salib dan agen murtad adalah kewajiban individu yang paling mengikat. Waspadalah kalian terhadap rasa kenikmatan dan keselamatan yang melenakan selama hati kalian berdetak atau mata kalian berkedip.

      Dan kalian, saudara-saudara kami tercinta di Afrika Timur, Mombasa, Harar dan di tempat lain; dan untuk saudara-saudara kita yang tertindas di kota Bangui: bersabarlah dan bertahanlah. Demi Allah, kita tidak melupakan kalian; bagaimana bisa seseorang bisa melupakan keluarga dan saudara-saudaranya. Ketahuilah bahwa dengan bantuan dan kekuatan dari Allah, kami tidak akan pernah meninggalkan kalian dan kami akan membantu kalian dengan segala cara yang mungkin. Yakinlah bahwa kami tidak akan menunda dalam menghukum mereka yang telah melakukan pembantaian keji tersebut terhadap kalian dan orang yang kalian cintai. Maka bergembiralah, bantuan dan kemenangan akan segera datang.

      Demikian juga, kami mengirim kabar gembira untuk saudara-saudara kami para mujahidin di seluruh dunia dan meyakinkan mereka bahwa Jihad di Somalia tidak akan terhambat oleh syahidnya Syaikh, tapi bahkan, dengan izin Allah, akan semakin kuat dan buas. Karena agama kita adalah agama yang istiqamah dan syari’ah kita bukanlah ide inovasi yang mati dengan kematian pendirinya atau hilang dengan ketidakhadirannya, melainkan ianya berdasarkan keimanan yang kokoh, ideologi yang mengakar dan iman yang mendalam yang ditanami dengan darahnya syuhada, dibangun dengan tulangnya syuhada dan diperkuat oleh syahidnya Mujahid.

      Jihad kami tidak akan terpengaruh sedikitpun oleh kemartiran Syaikh kami dan jika Jihad itu berakhir dengan kematian seseorang, maka jihad itu akan berakhir pada hari wafatnya Rasulullah dan para sahabatnya; atau jihad itu akan tergelincir setelah syahidnya Syaikh Usamah bin Laden, Syaikh Abu Musab Az-Zarqawi, Syaikh Abu Umar Al-Baghdadi, Syaikh Mullah Dadullaah, Syaikh Baitullah Mehsud, Syaikh Dokku Umarov dan Syekh Abu Sufyan Ash-Shihri.

      Para pemimpin ini penuh keyakinan bahwa ini adalah era Jihad dan dengan demikian melompat maju, membawa kafan di atas bahu mereka dan berjubah kemuliaan. Mereka menolak untuk diatur oleh demokrasi dan sistem kufur lain dalam segala bentuknya. Mereka menolak untuk mengganti agama Allah dengan apa pun dan tidak ada yang diinginkan selain syari’at Allah. Mereka menyaksikan dengan mata kepala sendiri konglomerasi musuh Islam atas Ummat Muslim dan pemusatan mereka pada Islam dari segala arah tapi mereka (para pemimpin jihad) tidak menganggap itu sebagai alasan untuk duduk kembali, berusaha untuk irjaa’, atau mengkhianati Ummat Islam. Sebaliknya ini merangsang mereka untuk cepat-cepat membantu Ummat Islam tanpa menunda atau lalai dan berusaha untuk menghidupkan kembali semangat Jihad di kalangan Ummat Islam tanpa bosan atau lelah.

      Allah Yang Maha Perkasa, berfirman:

      “Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” [Qs. Ali Imran 144]

      Komentar Syaikh Abdurahman As-Sa’di tentang ayat ini, beliau mengatakan;
      “Ayat mulia ini adalah direktif dari Allah untuk hamba-Nya, Dia memerintahkan mereka untuk tidak goyah dalam iman mereka atau bagian dari kewajibannya karena hilangnya seorang pemimpin, terlepas dari kebesarannya. Hal ini tidak dilakukan kecuali dengan mempersiapkan, dalam setiap urusan agama, sekelompok pengganti yang berkualitas sehingga sewaktu-waktu ada kematian salah satu pemimpin, diganti dengan pemimpin lainnya. Tujuan dari Ummat Islam haruslah semata-mata berpusat pada pembentukan agama Allah dan melakukan jihad sekuat yang mereka mampu, tanpa menyibukkan diri dengan seorang pemimpin atau yang lainnya.”

      Kami juga meyakinkan pada kalian bahwa Syaikh telah meninggalkan sekelompok orang yang menolak penindasan dan menolak agama mereka dipermalukan. Mereka adalah orang-orang yang tidak akan beristirahat atau menetap sampai mereka mengatur seluruh penjuru bumi dengan syari’at Allah, memberikan keadilan, menyebarkan wakil yang adil, menyatukan Ummat Islam pada kalimat Tauhid dan memurnikan negeri Islam dari kotoran tentara salib dan sekutu murtad mereka.

      Seperti yang sudah kami katakan sebelumnya, kepemimpinan Harakah As-Shabab Al-Mujahidin dengan ini mengumumkan pengangkatan Syaikh Ahmad Umar -Abu Ubaidah- semoga Allah melindunginya dan membuatnya teguh pada kebenaran, sebagai pemimpin (amir) baru dan penerus kepemimpinan Syaikh Mukhtar Abu Zubair. Kepemimpinan ini juga memperbaharui bai’atnya (janji setia) kepada Qaa’idatul Jihad dan pemimpinnya, Syaikh Ayman Azh-Zhawaahiri, semoga Allah melindunginya.

      Tidak diragukan lagi, fajar baru dan mulia dalam waktu dekat mendekati cakrawala Ummat Muslim setelah pertumbuhan, perbaikan dan kematangan Jihad di seluruh dunia Islam. Kekejaman dan penindasan oleh Tentara Salib, Zionis dan Rafidhah di tanah kami dan tanah Palestina, Irak, Syam, Afghanistan, Semenanjung Arab, Maghreb Islam, Chechnya dan tempat lain hanya akan menumbuhkan semangat untuk Jihad di hati para pemuda Muslim di seluruh dunia. Demikian pula, banyak pengorbanan, pantang menyerah, keimanan yang kuat, dan keberanian Mujahidin dalam menghadapi kampanye jahat musuh telah meningkatkan intensitas, kemurnian dan kejelasan Jihad.

      Akhirnya, kami katakan kepada musuh-musuh Allah; (kami) berharap itu akan menyebabkan kalian menderita dan bersiaplah untuk menuai buah dari kecerobohan dan kebodohan. Pembalasan atas kematian ulama dan pemimpin kami adalah kewajiban yang mengikat di bahu kami bahwa kami tidak akan pernah melepaskan atau lupa, tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan. Dengan izin Allah, kalian pasti akan merasakan konsekuensi pahit dari tindakan kalian,

      “Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali.” [Qs. Asy-Syua'ra, 227].

      Allahu Akbar!
      Dan kemenangan itu milik Allah, Rasul-Nya, dan kaum mukminin, akan tetapi kaum munafik tidak mengetahui

      Dipersembahkan oleh :
      kataiblogo
      AL-KATAIB MEDIA FOUNDATION

      Jangan lupakan kami dalam doa kalian
      Dzul Qa’dah 1435 H

      rislis asshabab1rislis asshabab

      (adibahasan/muqawamah/arrahmah.com)

      Source: http://www.arrahmah.com/jihad/rilis-resmi-kesyahidan-amir-as-shabab-syaikh-mukhtar-abu-zubair-rahimahullah.html

      Category: berita

      0 23
      al-qaeda india 5

      (Arrahmah.com) - Pembentukan Al-Qaeda di Anak Benua India dan diperkenalkannya Ashim Umar sebagai amirnya menyoroti hubungan dekat antara Al-Qaeda dan kelompok Taliban di Afghanistan dan Pakistan. Al-Qaeda bersatu dalam jihad bersama kedua kelompok Taliban itu dalam melawan pemerintah sekuler Afghanistan dan Pakistan.

      Al-Qaeda telah mempromosikan Ashim Umar, Amir baru Al-Qaeda di anak benua India, dalam beberapa pernyataan yang dirilis oleh As-Sahab, media resmi Al-Qaeda, dalam dua tahun terakhir. Asim Umar sebelumnya diidentifikasi oleh Al-Qaeda sebagai komandan dalam Gerakan Taliban di Pakistan, sebuah kelompok jihad yang terkait erat dengan Al-Qaeda, dalam sebuah video yang dirilis oleh As-Sahab pada Juli 2013.

      Dalam video tersebut, Ashim Umar menyerukan umat Islam India untuk berpartisipasi dalam “jihad global untuk memberikan tekanan terakhir untuk peruntuhan bangunan Amerika.”

      Ashim Umar juga menyatakan AS sebagai musuh utama dan berkata “hidup dipersembahkan dalam jihad ini untuk mengalahkan Amerika dan sekutunya di mana pun.”

      Dia menyampaikan mengenai jihad yang berkembang di Suriah, dan mengatakan bahwa “setelah Irak, bendera hitam Khurasan tengah menuju Suriah.” Khurasan adalah wilayah di Asia yang meliputi Afghanistan dan Pakistan, dan dianggap sebagai medan pertempuran kunci Al-Qaeda.

      Ashim Umar juga menunjukkan dalam pidato itu bahwa Al-Qaeda tengah berintegrasi dengan kelompok-kelompok jihad lainnya dan berjihad ke Suriah.

      “Al-Qaeda dan Mujahidin lainnya telah mengambil kepemimpinan gerakan ini di tangan mereka sendiri,” katanya. “Beberapa kelompok telah pergi ke Suriah dari Afghanistan dan memimpin Jihad di sana.”

      Dalam sebuah “wawancara terbuka” dengan Ashim Umar yang dirilis pada bulan April 2014, dia diidentifikasi sebagai pejabat senior syariah Al-Qaeda di Pakistan.

      Al-Qaeda di Benua India adalah cabang terbaru dari kelompok jihad global, seperti halnya kelompok jihad resmi Jabhah Nushrah di Suriah dan Asy-Syabaab di Somalia dan Afrika Timur. Keduanya telah mengumumkan secara resmi baiat mereka kepada Al-Qaeda pusat pimpinan Syaikh Aiman Az-Zhawahiri.

      (banan/arrahmah.com)

      Source: http://www.arrahmah.com/news/2014/09/04/amir-al-qaeda-anak-benua-india-ashim-umar-adalah-mantan-komandan-taliban.html

      Category: berita

      0 453
      Tentara UNDOF yang disandera oleh Jabhah Nushrah

      QUNAITIRAH (Arrahmah.com) – Murasil Al-Manarah Al-Baidha’ melaporkan mujahidin Jabhah Nushrah bekerja sama dengan kelompok-kelompok jihad lokal di propinsi Qunaitirah, Suriah selatan melakukan operasi gabungan pada hari Rabu (27/8/2014). Mujahidin menggempur posko militer Rawadhi, kota Qunaitirah lama dan jalur penyeberangan Qunaitirah yang memisahkan antara dataran tinggi Jaulan [Golan] yang dikontrol oleh rezim Suriah dan dataran tinggi Jaulan yang dijajah oleh “Israel”.

      Melalui pertempuran sengit, mujahidin berhasil menguasai kota Qunaitirah lama dan jalur penyeberangan Qunaitirah. Dalam peristiwa tersebut Jabhah Nushrah juga menyandera 45 tentara UNDOF (United Nations Disengagement Observer Force). UNDOF adalah pasukan PBB yang dibentuk pada 31 Mei 1974, dengan tugas mengawasi proses gencatan senjata dataran tinggi Golan antara penjajah “Israel” dan rezim Nushairiyah Suriah.

      Dataran tinggi Golan sendiri jatuh ke tangan pasukan “Israel” pada perang Yom Kippur 1973 secara gratis, karena pengkhianatan rezim Nushairiyah yang menarik mundur pasukan Suriah dari dataran tinggi Golan tanpa menembakkan sebutir peluru pun kepada pasukan “Israel”. Atas pengkhianatan tersebut, Hafizh Assad akhirnya naik ke tampuk kekuasaan tertinggi Suriah atas dukungan “Israel’ dan Barat.

      Jabhah Nushrah dalam pernyataan resminya pada hari Sabtu (30/8/2014) menjelaskan alasan penyanderaan 45 tentara UNDOF.

      “Maka sebagai reaksi atas kejahatan-kejahatan PBB tersebut dan konspirasi PBB terhadap negeri Syam dan penduduk Syam, Jabhah Nushrah menyandera 45 tentara Pasukan Pengawas PBB untuk Penyelesaian Konflik Bersenjata (UNDOF), pasukan yang dipaksakan oleh PBB terhadap penduduk Syam sejak tahun 1974, untuk menjamin keamanan dan mengamankan perbatasan negara zionis “Israel” yang menjajah negeri kaum muslimin.

      Sementara pada saat yang bersamaan, Pasukan UNDOF berpura-pura tidak mengetahui sama sekali darah kaum muslimin yang ditumpahkan setiap hari di wilayah perbatasan yang berseberangan dengan wilayah perbatasan zionis “Israel” tersebut. Bahkan Pasukan UNDOF berkomplot dengan pasukan Nushairiyah, dan berulang kali memberikan kemudahan ruang kepada pasukan Nushairiyah untuk bergerak dan beroperasi menyerang kaum muslimin yang tertindas, melalui apa yang mereka namakan “kawasan netral”.”

      Berikut ini terjemahan pernyataan resmi Jabhah Nushrah terkait penyanderaan 45 tentara UNDOF, sebagaimana dirilis oleh Yayasan Media Al-Manarah Al-Baidha’.

      Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

      Penjelasan tentang penyanderaan 45 tentara Pasukan PBB untuk Pengawas Penyelesaian Konflik Bersenjata (UNDOF)

      Segala puji bagi Allah Yang telah memerintahkan kepada kita untuk memutuskan perkara diantara manusia secara adil, dan mensyariatkan kepada kita perlawanan yang semisal terhadap agresi. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada rasul yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam, nabi kita Muhammad, keluarganya dan seluruh sahabatnya yang baik lagi suci. Amma ba’du.

      Telah berlangsung lebih dari tiga tahun jihad penduduk negeri Syam yang diberkahi melawan rezim Nushairiyah yang menyerang nyawa dan harta kaum muslimin negeri Syam. Selama masa jihad tersebut, penduduk Syam telah dan masih terus mempersembahkan pengorbanan-pengorbanan besar, untuk melawan agresi biadab rezim Nushairiyah; meskipun sedikit sekali penolong, dan pihak Timur maupun Barat menelantarkan penduduk Syam. Cukuplah Allah sebagai penolong kita dan Dialah sebaik-baik pelindung.

      Selama lebih dari tiga tahun berlangsungnya jihad, PBB berlagak seolah-olah mendukung revolusi dan perlawanan penduduk Syam terhadap rezim kriminal Nushairiyah. Meskipun begitu selama masa tersebut penduduk Syam tidak mendapatkan dari PBB selain pernyataan-pernyataan ompong dan kalimat-kalimat kosong. PBB berpura-pura tidak tahu sepenuhnya terhadap kebiadaban-kebiadaban dan pembantaian demi pembantaian yang telah dan masih terus dilakukan oleh rezim kriminal Nushairiyah terhadap kaum muslimin penduduk negeri Syam yang tak bersenjata, dari kalangan anak-anak, wanita dan orang tua.

      Senjata kimia yang dipergunakan oleh rezim Nushairiyah tidak sedikit pun menggerakkan keputusan-keputusan PBB. Demikian pula bom-bom barel kematian yang membantai ribuan penduduk yang tak berdosa, foto-foto dan video-video penyiksaan keji dalam penjara-penjara rezim, puluhan pembantaian massal terhadap anak-anak dan wanita, jutaan warga yang terusir dan mengungsi tanpa mendapatkan tempat berteduh dan makanan; semua hal itu sedikit pun tidak menggerakkan PBB mengeluarkan satu pun keputusan yang membawa manfaat, yang bisa menghentikan kejahatan demi kejahatan rezim kriminal Nushairiyah terhadap penduduk negeri Syam.

      Sebaliknya, PBB justru secara sepakat mengambil sejumlah keputusan terhadap mujahidin yang menghadang kejahatan-kejahatan rezim Nushairiyah Suriah dengan nyawa, harta dan segala hal yang mereka miliki. PBB menerapkan sejumlah hukuman terhadap Jabhah Nushrah. Lalu PBB menempatkan Jabhah Nushrah dalam daftar kelompok teroris. PBB tidak menghukum Jabhah Nushrah melainkan karena Jabhah Nushrah berjihad melawan kebiadaban rezim agresor Nushairiyah, Jabhah Nushrah melawan pasukan rezim Nushairiyah dan milisi-milisi loyalisnya, dan Jabhah Nushrah membebaskan rakyat Syam dan bumi Syam dari kamp-kamp militer, posko-posko militer dan penjara-penjara rezim Nushairiyah. Maka barangsiapa membela rakyat yang dizalimi dan melindungi rakyat yang tak berdosa, dalam pandangan PBB adalah para teroris: “Sungguh buruk sekali vonis yang mereka jatuhkan.”

      Bahkan baru-baru ini PBB memasukkan Jabhah Nushrah dalam pasal ketujuh, yang merupakan langkah operasional PBB untuk melakukan intervensi militer secara langsung dan mengaborsi jihad penduduk negeri Syam. PBB mulai melakukan persiapan-persiapan operasional dan menggalang aliansi internasional untuk menyerang penduduk negeri Syam dan mengaborsi proyek islami [penegakan daulah Islamiyah dan penerapan syariat Islam, edt] yang sedang diperjuangkan oleh mujahidin dan menjadi harapan seluruh kaum muslimin.

      Semua langkah itu dilakukan PBB untuk memantapkan kekuasaan rezim kriminal Nushairiyah yang sampai saat ini bercokol dan melakukan tragedi pembantaian baru terhadap penduduk negeri Syam untuk mencerai-beraikan usaha-usaha dan pengorbanan-pengorbanan yang telah dicurahkan oleh penduduk Syam, bahkan oleh seluruh umat Islam, selama tiga tahun lebih ini.

      Sepanjang sejarah kontemporer, kami tidak melihat pasal ketujuh diterapkan PBB kecuali terhadap kaum muslimin. Kejahatan pembantaian terhadap umat Islam di Republik Afrika Tengah dan Burma [Rohingnya] telah didengar dan disaksikan oleh seluruh penduduk dunia, namun PBB sedikit pun tidak bergerak. Bombardir zionis “Israel” terhadap Gaza dan pembantaian-pembantaian mereka terhadap rakyat Gaza masih terus berlanjut, namun kita sedikit pun tidak mendengar pasal ketujuh [diterapkan oleh PBB terhadap "Israel", edt]!

      Kebiadaban dan kejahatan rezim Nushairiyah Suriah dan sekutunya seperti milisi Syiah “Hizbu Iran” dan lain-lain terjadi setiap hari, menurut pengakuan PBB sendiri dan organisasi-organisasi internasional lainnya, namun sedikit pun kita tidak mendengar pasal ketujuh!

      Hal itu agar kaum muslimin mengetahui bahwa keputusan-keputusan internasional seperti itu tidak diterapkan kecuali untuk melawan kaum muslimin dan melawan jihad kaum muslimin, agar kaum muslimin tetap lemah, hina dan mengekor kepada kekuatan negara-negara besar yang merampok kekayaan alam mereka dan mengatur kehidupan mereka menurut kemauan negara-negara besar tersebut.

      Maka sebagai reaksi atas kejahatan-kejahatan PBB tersebut dan konspirasi PBB terhadap negeri Syam dan penduduk Syam, Jabhah Nushrah menyandera 45 tentara Pasukan Pengawas PBB untuk Penyelesaian Konflik Bersenjata (UNDOF), pasukan yang dipaksakan oleh PBB terhadap penduduk Syam sejak tahun 1974, untuk menjamin keamanan dan mengamankan perbatasan negara zionis “Israel” yang menjajah negeri kaum muslimin.

      Sementara pada saat yang bersamaan, Pasukan UNDOF berpura-pura tidak mengetahui sama sekali darah kaum muslimin yang ditumpahkan setiap hari di wilayah perbatasan yang berseberangan dengan wilayah perbatasan zionis “Israel” tersebut. Bahkan Pasukan UNDOF berkomplot dengan pasukan Nushairiyah, dan berulang kali memberikan kemudahan ruang kepada pasukan Nushairiyah untuk bergerak dan beroperasi menyerang kaum muslimin yang tertindas, melalui apa yang mereka namakan “kawasan netral”.

      Kami menegaskan bahwa para tentara Pasukan UNDOF yang disandera berada di tempat yang aman, dalam kondisi kesehatan yang sangat baik, dan kepada mereka diberikan layanan makanan dan medis yang mereka butuhkan. Sebab agama kami, Islam, memerintahkan kepada kami untuk memperlakukan para tawanan secara baik. Allah Ta’ala berfirman:

      وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَى حُبِّهِ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا * إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللهِ لَا نُرِيدُ مِنْكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا

      Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.

      Sesungguhnya kami memberi makanan kepada kalian hanyalah untuk mengharapkan wajah Allah. Kami tidak menghendaki balasan dari kalian dan tidak pula ucapan terima kasih. (QS. Al-Insan [76]: 8-9)

      Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada nabi kita Muhammad, keluarganya dan sahabatnya

      Tentara UNDOF yang disandera oleh Jabhah Nushrah

      Tentara UNDOF yang disandera oleh Jabhah Nushrah

      Kartu identitas ke-45 tentara UNDOF yang disandera oleh Jabhah Nushrah

      Kartu identitas ke-45 tentara UNDOF yang disandera oleh Jabhah Nushrah

      Allah Maha Menguasai urusan-Nya akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahaminya

      Jabhah Nushrah

      Yayasan Media Al-Manarah Al-Baidha’

      Janganlah melupakan kami dalam doa kebaikan kalian

      Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam

      Sabtu, 4 Dzulaq’dah 1435 H / 30 Agustus 2014 M

      (muhib al majdi/arrahmah.com)

      Source: http://www.arrahmah.com/jihad/inilah-alasan-jabhah-nushrah-menyandera-45-tentara-pbb-di-dataran-tinggi-golan.html

      Category: berita